Selasa, 16 Oktober 2012

Keterangan tempat tak tentu

Keterangan tempat tak tentu

Keterangan tempat tak tentu. Kata-kata some, any, every dan no dapat dirangkai dengan where menjadi: somewhere, anywhere, everywhere dan nowhere. kata-kata tersebut adalah keterangan tempat tak tentu (Idefinite Adverb of Place), yaitu suatu keterangan yang menyatakan tempat yang tidak pasti di mana itu. Misalnya:
- somewhere = di/ke suatu tempat
- anywhere = di/ke suatu tempat
- everywhere = di/ke mana-mana
- nowhere = tidak di/ke manapun

Penggunaan keterangan tempat tak tentu

Untuk keterangan tempat tak tentu dalam kalimat positive dipergunakan somewhere.
Contoh:
1. I met your father somewhere in town this morning.
2. Tono lost his pen somewhere in the street.
3. Mr. Hasan lives somewhere in this village.
4. There is a stove somewhere in the kitchen.
5.  You can buy ice cream somewhere on Jalan Merdeka.

Bentuk negative (-) dan Interrogative (?)

(+) Tono went somewhere in town last night.
(-) Tono didn't go anywhere in town last night.
(?) Did Tono go anywhere in town last night?
Yes, he did. atau: Yes, he went somewhere in town last night.
No, he didn't. atau: No, he didn't go anywhere in to town last night.

(+) The purse is somewhere around here.
(-) The purse isn't anywhere around here.
(?) Is the purse anywhere around here?
Yes, it is. atau: Yes, it is somewhere around here.
No, it isn't. atau: No, it isn't anywhere around here.
Jalani proses untuk berhasil

Jalani proses untuk berhasil

Jalani proses untuk berhasil. Sanggup melewati kegagalan satu atau dua kali bukanlah hal yang mengherankan. Tetapi bagaimana jika kegagalan terus mengikuti, sepuluh kali dan bahkan mungkin ratusan kali? Saya yakin tak banyak yang sanggup melalui itu.


Kegagalan adalah hal yang menyakitkan, menjengkelkan dan seabrek rasa tak enak mencengkeram dalam rasa. Sehingga tak mengherankan hanya orang-orang tertentu yang memiliki tekad besar yang selalu sanggup melewatinya dengan senyum.


Bacalah kisah orang-orang sukses di dunia. Mereka mengalaminya bukan hanya satu, dua atau tiga kali. Mereka mengalaminya ratusan kali sebelum dia benar-benar diakui dunia karena sesuatu yang ditemukannya.  Mengapa mereka begitu kuat menjalani kegagalannya sebegitu banyaknya? Karena mereka menyadari bahwa kegagalan sebenarnya proses menuju sukses.


Coba anda pikirkan, misalnya saja anda suka mendaki dan suatu saat ingin menundukkan sebuah gunung yang tinggi. Maka tindakan yang harus dilakukan adalah mendakinya dari kaki gunung hingga nanti sampai di puncaknya. Ketika mulai mendaki berbagai jalan terjal pasti dilewati, rasa lelah, lapar dan haus pastilah anda rasakan. Istirahat, mengisi perut lalu melanjutkan perjalanan kembali. Sampai di manakah anda mampu bertahan dengan berbagai kendala yang dilalui?


Jika anda mampu melewati berbagai kendala yang ada yakinlah anda akan sanggup mencapai puncak gunung dengan senyum merekah. Tetapi, jika seperempat, setengah dan bahkan tiga perempat dari jalan yang dilalui ternyata anda tak mampu menyelesaikan berbagai kendala pastilah anda tak akan pernah mencapai puncak.


Dari sekilas contoh di atas dapat dilihat bahwa proses perjalananlah yang utama. Maksudnya, tanpa kita mampu menyelesaikan lalu melewati berbagai kendala yang ada di perjalanan, maka kita tak kan pernah sampai di puncak. Meski telah mencapai 99% namun jika yang 1% tak diselesaikan maka kita takkan pernah sampai pada 100%.


Hal paling berat untuk mencapai suatu keinginan memanglah proses yang harus dijalani. Tanpa mau menjalani proses yang begitu rumit kita takkan tahu apa-apa. Justru dengan mengalami kegagalanlah kita bertambah ilmu sehingga hari yang akan datang akan tahu bagaimana kita membuat persiapan untuk menghindari kegagalan selanjutnya.


Semakin tinggi keinginan yang kita inginkan biasanya membutuhkan proses semakin rumit yang harus dijalani dan diselesaikan. Janganlah trauma karenanya. Kekuatan diri yang kita bangun sedikit demi sedikit lambat laun akan mampu menyelesaikan berbagai kendala yang datang silih berganti.

Senin, 15 Oktober 2012

Perbedaan Tenses

Perbedaan Tenses

Perbedaan Tenses. Agar kita dapat mengingat kembali bentuk-bentuk kata kerja yang sudah kita pelajari sebelumnya, maka perhatikanlah sekali lagi bentuk-bentuk kata kerja di bawah ini dalam tenses yang sudah kita pelajari. Perhatikan keterangan waktunya! Keterangan waktu ini berpengaruh atas bentuk kata kerjanya.

a. Simple Present Tense

Keterangan waktunya: everyday, once a week, in the morning, always dan sebagainya.
Bentuk kata kerja: V-I/V1 + s/es.
Contoh:
I walk to school every morning.
Dewi works in the kitchen in the evening.
Ho comes here everyday.

b. Simple Pas Tense

Keterangan waktunya: yesterday, last week, a week ago dan sebagainya.
Bentuk kata kerja: V-2 (Kata kerja bentuk 2).
Contoh:
I walked to school yesterday.
Dewi worked in the kitchen this morning.
He came here last night.

c. Present Continuous Tense

Keterangan waktunya: now, at present, at the moment.
Bentuk kata kerja: be + V-1 + ing.
Contoh:
I am walking to school now.
Dewi is working in the kitchen at present.
He is coming here at the moment.

d. Future Tense

Keterangan waktunya: next ..., tomorrow, soon dan sebagainya.
Bentuk kata kerja: be going to + V-1.
Contoh:
I am going to walk to school tomorrow.
Dewi is going to work in the kitchen tomorrow afternoon.
He is going to come here soon.

Sabtu, 13 Oktober 2012

Future Tense:to be going to

Future Tense:to be going to

Future Tense:to be going to. Jika kita ingin menyatakan suatu rencana atau perbuatan yang akan datang, kita gunakan Future Tense dengan bantuan shall atau will ditambah dengan infinitive.

Contoh:
a. I shall go to Bogor next week. (orang pertama, tunggal)
b. We shall return soon. (orang pertama, jamak)
c. You will do it again. (orang kedua, tunggal dan jamak)
d. He will come at five. (orang ketiga, tunggal)
e. They will call us later. (orang ketiga, jamak)
f. The train will arrive soon. (orang ketiga/benda, tunggal)

Hanya saja masyarakat sekarang condong menggunakan bentuk kata kerja, seperti berikut:
am/are/is + going to + V-I (kata kerja bentuk I)
Contoh:
1. I am going to study French. (Saya akan belajar bahasa Prancis)
2. Tono is going to play pingpong. (Tono akan bermain tenismeja)
3. The children are going to write some sentences. (Anak-anak akan menulis beberapa kalimat)

Catatan:
Kata to be yang berbentuk am - are - is, harus disesuaikan dengan subjeknya. V-I harus berbentuk kata dasar, yaitu kata kerja yang belum berubah: study, play, write dan sebagainya.

Pola kalimat yang dibentuk dari be + Going to + V-I disebut Future Tense. Future Tense ini akan jelas jika diberi keterangan waktu yang mempunyai makna akan datang, misalnya:
  • tomorrow = besok
  • tomorrow morning = besok pagi
  • tomorrow evening = besok petang/malam
  • next = yang akan datang
  • next Monday = hari Senin yang akan datang
  • next week = minggu yang akan datang
  • next month = bulang yang akan datang
  • next year = tahun yang akan datang
  • this = nanti
  • this afternoon = nanti sore
  • this evening = nanti petang
  • this week = minggu mendatang

Harap diingat arti: this morning = tadi pagi, menunjukkan waktu lampau.

  • tonight = nanti malam
  • soon = segera
  • as soon as possible = secepat mungkin
  • they day after tomorrow = hari sesudah besok, lusa besok.

Kadang-kadang, keterangan waktu tersebut ditempatkan di depan, misalnya:
1. Next month we are going to have a picnic to Kopeng.
2. Tomorrow I am going to give her a present.
3. They day after tomorrow my sister is going to sew her own dress.
4. This week the girls are going to cut the flowers.
5. Tonight Dewi is going to call up her friend.

Selasa, 09 Oktober 2012

Adsense umpan dihapus

Adsense umpan dihapus

Adsense umpan dihapus. Halo rekan-rekan blogger, bagaimana kabar? Masih sebagai penayang google adsense? Bagi yang masih salam sukses, bagi yang mungkin dinonaktikan atau dibanned, bersabarlah he he., masih banyak jalan menuju Roma.


Tak putus asa, serius, tekun dan banyak senyum adalah modal utama untuk keberhasilan kita sebagai blogger. Tanpa itu tentulah ngeblog hanyalah tinggal pamrih. Padahal kita sebagai blogger kita harus tetap berbagi untuk dunia tentang berbagai hal pengetahuan.


Kembali pada pokok bahasan di atas, tahukah anda bahwa adsense untuk umpan akan segera di tiadakan? Kalau anda belum tahu coba anda masuk ke akun blogger anda. Ini akan terlihat bagi yang mengaktifkan adsense untuk blogger.


Di sana anda akan menemukan sebuah pembertahuan yang terbaca "AdSense untuk umpan akan ditiadakan. AdSense akan berhenti menayangkan iklan umpan pada tanggal 3 Desember". Menurut Hal ini akan google support adsense, penghapusan adsense untuk umpan ini akan berlangsung dua tahap.


Hal ini tentu akan mempengaruhi pendapatan anda sebagai penayang iklan ini. Pendapatan anda oleh umpan akan tetap dibayarkan hingga atas akhir tanggal 3 Desember 2012. Untuk selengkapnya anda bisa membacanya di: http://support.google.com/adsense/bin/answer.py?hl=id&answer=2777193. Waduh, pendapatan kita akan berkurang dong? Mungkin iya dan mungkin juga tidak.


Untuk itu, bagi anda rekan penayang tak usah berkecil hati, mungkin mbah google punya rencana lain yang lebih heboh, dan semoga saja bisa meningkatkan kehidupan para blogger ekonomi lemah seperti saya ini he he, bukan sebaliknya.  Yang penting tetap semangat, tak ada kata menyerah. Salam Blogger.

Senin, 08 Oktober 2012

Kata kerja bantu(auxiliary) can-may-must-should

Kata kerja bantu(auxiliary) can-may-must-should

Kata kerja bantu(auxiliary) can-may-must-should. Pada posting kali ini kita akan mempelajari kata kerja yang mempunyai fungsi istimewa atau khusus. Kelompok kata kerja khusus ini sering disebut sebagai kata kerja khusus (special Verbs/S.V). Sebagian dari Special Verbs ini telah kita kenal, yaitu: am-are-is-was-were-do-does dan did. Kata-kata ini berfungsi sebagai kata kerja bantu (auxiliary verbs).

Sekarang akan kita pelajari sebagian lagi dari special verbs, yaitu: can-my-must-dan should. Kata-kata ini biasa disebut sebagai modals atau modal verbs.

Yang harus diperhatikan dalam Special Verbs ini adalah:
1. Kata-kata tersebut harus diikuti oleh kata kerja bentuk I (V-I).
2. Kata-kata tersebut dapat dipakai untuk semua objek, dengan demikian tidak mendapat tambahan s/es untuk pokok ketiga tunggal.
3. Bentuk negative dibuat dengan cara menambahkan not saja.
4. Bentuk interrogative dibuat dengan cara menempatkan kata kerja khusus tersebut di depan subjek. Untuk menjawabnya cukup dengan mengulangi kata kerja khusus tersebut.

Berikut pelajari kalimat-kalimatnya
1. Can
a. artinya: dapat, pandai, sanggup (menyatakan kemampuan).
1. He can  lift this heavy suitease. (Ia dapat mengangkat koper berat ini)
2. Pance can play the organ. (Pance pandai bermain organ)
3. They can pull the cart. (Mereka sanggup menghla gerobak itu)

b. Boleh
1. You can use my bike. (Kamu bolh menggunakan sepeda saya)
2. We can borrow book from the library. (Kita boleh pinjam buku-buku dan perpustakaan)
3. You can come to my house at any time you like. (Kamu boleh datang ke rumah saya setiap waktu kamu sukai)

CATATAN:
Can dapat diganti dengan be able to, yang berarti: dapat, sanggup.
1. He can lift the box. = He is able to lift the box.
2. Tono can mend the roof. = Tono is able to mend the roff.
3. The boys can pull the cart. = The boys are able to pull the cart.

Bentuk Negative dan Interrogative

Untuk bentuk negativenya (-) cukup dengan menambah not saja. Sedang untuk bentuk interrogativenya (?) cukup menempatkannya di depan subjek.
Contoh:
(+) You can drive a tractor.
(-) You cannot drive a tractor.
(?) Can you drive a tractor?
Yes, I can. Atau: Yes, I can drive a tractor.
No,  I can't. Atau: No, I can't drive a tractor.

(+) Dewi can sew her own dress.
(-) Dewi cannot sew her own dress.
(=) Can Dewi sew her own dress?
Yes, she can. Atau: Yes, she can sew her own dress.
No, she cannot. Atau: No, she can't sew her own dress.

CATATAN:
Kata cannot tidak boleh dipisahkan tetapi boleh disingkat menjai can't.

2. May, artinya:
a. boleh
1) You may borrow my ew English book. (Kamu boleh meminjam buku bahasa Inggrisku yang baru)
2) He may stay here or go outside. (Ia boleh tinggal di sini atau pergi ke luar)
3) The children may copy the lessons. (Anak-anak boleh menyalin pelajaran-pelajaran itu)

b. mungkin
1) The report may be true. (Laporan itu mungkin benar)
2) Erlina is absent, She may be ill. (Erlina tidak hadir, Ia mungkin sakit)

c. semoga, menyatakan keinginan/harapan
1) I hope you may succeed. (Saya harap semoga anda berhasil)
2) May God bless your forever. (Semoga Tuhan memberkati anda selamanya)

CATATAN
May yang berarti boleh dapat diganti dengan be allowed to.
1) He may stay here. = He is allowed to stay her.
2) The children may copy the lessons. = The children are allowed to copy lessons.
3) I may leave at six a.m. = I am allowed to leave at six a.m.

Bentuk negative (-) dan interrogative (?)

Bentuk negative cukup dengan menambahkan not saja. Bentuk interrogative dengan cara menempatkannya di depan subjek.
Contoh:
(+) You may enter the room.
(-) You may not enter the room. (may not = mayn't)
(?) May you enter the room?
Yes, I may. Atau: Yes, I may enter the room.
No, may not. Atau: No, I may not enter the room.

(+) The children may copy the text.
(-) The children may not copy the text.
(?) May the children copy the text?
Yes, they may. Atau: Yes, they may copy the text.
No, they may not. Atau: No, they may not copy the text.

(+) He is allowed to have is lunch in a restaurant.
(-) He isn't allowed to have is lunch in a restaurant.
(?) Is he allowed to his lunch in a restaurant?
Yes, he is. Atau: Yes, he is allowed to have his lunch in a restaurant.
No, he isn't. Atau: No, he isn't allowed to have his lunch in a restaurant.

3. Must, artinya: harus, perlu
1. You must study hard. (Kamu harus belajar giat)
2. Dewi must wash her own dress. (Dewi harus mencuci pakaiannya sendiri)
3. You are sick. You must take the pill. (Kamu sakit. Kamu perlu minum tablet itu)
4. It's raining. We must take an umbrella. (Hujan sedang turun. Kita perlu membawa payung)
5. We must help others. (Kita perlu menolong orang lain0

Bentuk negative (-) dan interrogative (?)
Cara pemakaiannya sama dengan cara can dan may. Kata must not (=musn't), artinya: tidak boleh, tidak perlu. Jawaban No untuk pertanyaan dengan Must tidak mempergunakan mustn'n, tetapi needn't yang artinya: tidak perlu.
Contoh:
(+) Dewi must come early.
(-) Dewi mustn't come early.
(?) Must Dewi come early?
Yes, she must. Atau: Yes, she must come early.
No, she needn't. Atau: No they nedn't come early.

(+) The children must make noise.
(-) The children mustn't make noise
(?) Must the children make noise?
Yes, they must. Atau: Yes, they must make noise.
No, They needn't. Atau: No, they needn't make noise.

CATATAN
Must yang berarti: harus, perlu dapat diganti dengan have to. Kata "have to" adalah kata kerja biasa, maka bentuk negative dan interrogativenya harus dibantu oleh: do, does atau did.
Contoh:
(+) You have to leave soon.
(-) You don't have to leave soon.
(?) Do you have to leave soon?

(+) Dewi has to attend the meeting.
(-) Dewi doesn't have to attend the meeting.
(?) Does Dewi have to attend the meeting?

4. Should, artinya: seharusnya, untuk menyatakan suatu anjuran atau juga untuk menyatakan keharusan seperti must.
Contoh:
1. We should drink a lot of fresh water. (Kita seharusnya minum banyak air putih)
2 They should leave for Semarang at six a.m. (Mereka seharusnya berangkat ke Semarang pada jam 6 pagi).
3. You should be careful. (Kamu harus berhati-hati).
4. Dewi should be obedient. (Dewi harus patuh)Bentuk negative (-) dan interrogative (?)
Sama sepeti pemakaian can.
Contoh:
(+) They should do their homework now.
(-) They should not (=shouldn't) do their homework now
(?) Should they do their homework now?
Yes, they should. Atau: Yes, they should do their homework now.
No, they shouldn't. Atau: No, they shouldn't do their homework now.

CATATAN
Should boleh diganti dengan: ought to.
Contoh:
1. They should leave early. = They ought to leave early.
2. We should be punctual. = We ought to be punctual.
3. Tono should be careful. = Tono ought to be careful.

Minggu, 07 Oktober 2012

Pelajaran perjalanan hidupku

Pelajaran perjalanan hidupku

Pelajaran perjalanan hidupku. Mempelajari sesuatu yang sama sekali belum pernah dikenal bukanlah hal mudah. Jika mungkin ada orang yang membimbing mungkin beban pikiran kita akan lebih ringan. Tetapi bagaimana jika mempelajari sesuatu tanpa bimbingan seseorang tetapi hanya belajar lewat buku?


Pastilah merupakan tantangan bagi seseorang yang suka belajar. Pernahkah anda mengalami itu? Jika saya pernah sekali. Dan itu menjadikan pengalaman terbesar bagi saya, meski mungkin saja orang lain memandangnya sebagai sesuatu yang tidak menarik.


Saya hanya ingin berbagi saja tentang pengalaman yang pernah saya alami hingga saat ini. Dulunya, saya hanyalah anak seorang petani kampung yang di sekolahkan ke sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri di Wuryantoro, kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah (anda bisa baca About Me) 3 tahun saya berhasil membawa pulang selembar ijazah SMA, tanggalnya saya lupa yang jelas tahun 1995. Berbagai kenangan tak banyak aku ingat semasa itu. Dalam benak saya yang ada hanyalah membawa selembar ijazah SMA ke Jakarta dan melamar pekerjaan di sana.


Diiringi linangan air mata simbok, sayapun pergi ke Jakarta dengan tujuan ke tempat saudara. Saat itu Jakarta belum seperti sekarang, bisa dikatakan persaingan ekonomi maupun pekerjaan masih lebih longgar.


Singkat cerita saya diterima bekerja pada sebuah pabrik YKK yang memproduksi resletting, dengan gaji kalau nggak salah 275 ribu perbulan. Maklum UMR pada waktu itu memang masih seputaran segitu. Dua tahun bekerja di sana, pada tahun 1997 terjadi krisis moneter yang mengakibatkan pabrik banyak melakukan pengurangan karyawan, termasuk saya.


Tak berpikir panjang sayapun pulang kampung dengan tangan hampa. Orang tuapun tidak pernah mempermasalahkan itu, justru mereka senang jika saya tak pergi lagi dari kampung. Sempat bingung juga selama 2 tahun biasa bekerja dan sekarang tak tahu apa yang harus dikerjakan.


Maklum, kampungku sulit mencari pekerjaan selain bekerja ke sawah, padahal sawah hanya mengandalkan tadah hujan saja. Sempat juga membolak-balik ijazah yang pernah saya dapatkan selama 3 tahun. Saya tak dapat berbuat banyak dengan ijazah itu.


Selama beberapa bulan menganggur, mulai timbul rasa jenuh. Mulai mencari-cari pekerjaan apapun yang sekiranya bisa dikerjakan. Setelah beberapa hari saya punya keinginan jualan HIK (hidangan istimewa kampung) di daerah Nguter, kabupaten Sukoharjo, yang jaraknya dengan rumah saya kurang lebih 25km.


Jika anda tinggal disekitar Solo pasti paham apa itu HIK. Satu tahun berlalu, pergi sore pulang malam. Berangkat dari rumah jam 16.00, sampai tkp mulai menyiapkan dagangan, mulai berjualan, habis tak habis jam 00.00-01.00 pulang lagi ke rumah. Lama-lama terasa jenuh juga, hanya itu, itu dan itu saja yang ku kerjakan.


Saat berjualan banyak teman yang aku kenal, terutama para makelar sepeda motor. Mencoba memahami bagaimana menjadi makelar motor, tak lama saya pun berhenti berjualan HIK dan mencoba merintis pekerjaan menjadi makelar. Bermodalkan sedikit uang pinjaman dari BRI pelan-plan usaha saya berjalan.


Satu tahun berjalan, saya banyak ditipu teman. Mereka mengambil motor dari saya dijual, lalu mbayarnya tak tentu waktunya, setiap ditagih ada saja alasannya. Belum lagi saya kena tipu dari rekan makelar juga, motor yang saya beli ternyata aspal. Padahal motor tersebut dibeli tetangga saya, saat dipajakkan ki SAMSAT ternyata motor tersebut aspal.


Tak mau banyak ribet, akupun menukar sepeda motor yang ditahan Polres tersebut dengan uang saya sendiri. Saat itulah terakhir kali saya kecewa pada teman-teman makelar dan akhirnya saya berhenti menjadi makelar.


Pengangguran kembali ku jalani, padahal tiap bulan saya harus setoran ke BRI karena pinjaman saya. Beberapa saat menganggur menjadikan saya bingung setengah mati, tak bisa setoran adalah hal pertama yang aku pikirkan.


Berjalan beberapa bulan membuatku semakin gusar karenanya. Suatu hari saya bertemu rekan yang memperkenalkanku pada barang yang dulunya ku anggap barang mewah, yaitu komputer. Saya tak tahu sama sekali apa itu komputer, jangankan mengoperasikan, sedangkan menghidupkan saja saya tak tahu bagaimana caranya.


Berkat bimbingan sahabat saya tersebut saya mulai bisa bagaimana menghidupkan komputer. Tertarik pada satu program grafis coreldraw, saya mulai pingin bisa mengoperasikannya. Kebetulan sahabat saya tahu bagaimana menjalankan program ini. Dengan sabar dia memberikan dasar-dasar program ini.


Sedikit demi sedikit saya belajar berbagai bidang grafis dengan program ini. Setelah berjalan beberapa saat, saya mulai jenuh, pelajaran hanya itu-itu saja, sedangkan tak mungkin saya menyuruh teman saya untuk menunggui saya tiap hari belajar. Ide membeli buku membayangi tiap malam. Tetapi, setelah saya tanya-tanya buku komputer rata-rata mahal harganya. Disaat-saat seperti ini saya kacau, menginginkan sesuatu tetapi sulit mendapatkannya.


Kampungku termasuk kampung pelestari budaya seni karawitan, terbukti semenjak saya kecil tetangga saya mempunyai gamelan meski hanya gamelan yang terbuat dari besi. Bersamaan dengan itu, setiap malam minggu para pemuda mengadakan latihan menabuh gamelan, karena saya juga suka dengan seni gamelan saya pun tak mau ketinggalan.


Sambil setiap hari belajar komputer, setiap malam minggu saya ikut latihan menabuh gamelan. Setahun lebih belajar gamelan sekaligus komputer, pada suatu saat saya diajak teman untuk ikut job campursari. Setelah beberapa bulan, semakin banyak saja rekan yang mengajak job campursari. Anda bisa melihat buktinya di youtube, beberapa video ketika saya menabuh saya upload di sana, berikut linknya : http://www.youtube.com/Priproful.





Nah, saat inilah saat terpenting bagi saya. Uang hasil job saya kumpulkan dan akhirnya saya bisa membeli berbagai buku komputer. Buku yang pertama kali saya beli adalah buku coreldraw, baru kemudian menyusul buku-buku lainnya seperti photoshop, microsoft word dan tak ketinggalan buku-buku tentang bagaimana merakit dan memperbaiki komputer yang rusak.

Dengan buku-buku tersebut akhirnya kemajuan tak terduga terjadi dalam hidupku. Setelah hampir 2 tahun saya bisa mengoperasikan banyak program komputer, merakit sekaligus memperbaikinya ketika terjadi kerusakan ringan baik sofware maupun hardware.

Bukan itu saja, setelah itu saya mengenal dunia internet yang hampir tak terbatas. Sedikit demi sedikit saya mulai membuka-buka internet, rasanya seperti gila saja. Rasa penasaran selalu saja mengganggu. Hampir setiap malam saya pergi ke warnet.

Namun, karena saya pikir ke warnet boros, akhirnya saya membeli modem sendiri. Dengan memiliki modem saya lebih leluasa membuka internet, mencari artikel tentang apa saja, berkelana di dunia maya. Saya bebas berhenti di mana saja saya suka dan berjalan kembali ketika saya menginginkannya.

Dari perjalanan panjang di dunia internet akhirnya saya berpikir, bagaimana ya cara membuat blog yang memuat berbagai artikel seperti ini? Kembali pikiranku dipenuhi rasa penasaran. Mulai utak-atik menerapkan tutorial membuat blog pun saya jalankan. Hari demi hari, minggu berganti bulan akhirnya saya bisa membuat blog sendiri meski masih acak-acakan.

Tetapi paling tidak saya sudah bisa posting dan menerapkan beberapa kode HTML, seperti membuat tulisan berjalan, bagaimana membuat menu dan beberapa hal kecil lainnya. Hingga sampai saat ini saya telah memiliki beberapa blog kebanggaan saya.

He hee..., saya hanya cerita. Lalu mana endingnya? Jalan hidupku masih panjang.

4 tips mendirikan usaha di kampung

4 tips mendirikan usaha di kampung

4 tips mendirikan usaha di kampung. Pada dasarnya, manusia normal terlahir di dunia ini adalah sama. Tak memandang apakah dia dilahirkan oleh seorang presiden atau dilahirkan sebagai anak seorang rakyat jelata. Yang Kuasa adalah adil benar adanya.


Tetapi mengapa orang setelah orang terlahir mereka menjadi berbeda-beda? Ada yang menjadi Guru, polisi ataupun petani. Itulah adilnya Yang Maha Kuasa. Manusia dikaruniai akal budi untuk mengembangkan hidupnya masing-masing. Baik tidaknya sebuah kehidupan ditentukan oleh manusia itu sendiri.


Mengembangkan diri secara maksimal bukanlah hal mudah dalam kehidupan ini. Banyak hal yang akan mempengaruhinya. Mulai dari latar belakang pendidikan, pergaulan, kebiasaan dan sebagainya.


Manusia hidup tidak harus menjadi ini dan itu, manusia diberikan wewenang mutlak untuk menjadikan dirinya sebagai apa saja. Namun, mayoritas masyarakat di sekitar saya ingin membuat anaknya menjadi seperti dirinya. Misalnya saja, orang tua yang berprofesi sebagai guru, maka dia akan berusaha menjadikan anaknya sebagai guru.


Lebih parahnya lagi keinginan ini terkadang terkesan memaksa, sehingga anaknya sendiri pun terkadang merasa tidak nyaman. Mengapa demikian? Mereka mengira bahwa dengan menjadikan anaknya sebagai guru maka hidup anaknya akan bahagia. Karena yang dia alami begitu.


Tetapi, mereka tidak memikirkan bahwa setiap manusia di dunia ini dikarunia bakat masing-masing. Bisa jadi seorang anak guru akan mengalir darah guru dalam dirinya. Tetapi itu tidak mutlak bukan? Tak usah saya jelaskan saya yakin mengerti maksudnya.


Lalu bagaimana caranya agar kita bisa mengembangkan diri dengan maksimal? Nah, untuk itu saya ingin berbagi tips bagaimana agar kita mampu berkembang dengan tenaga kita sendiri tanpa bergantung pada siapapun.


Jika anda mampu berkembang karena dengan berbagai pengalaman perjalanan yang dialami, saya yakin anda akan menjadi orang yang kuat, Anda punya pengalaman bukan meminjam pengalaman. Berikut beberapa tips pengembangan diri:


1. Bertanyalah kepada orang yang sukses
Coba tengoklan salah satu orang sukses di sekitar anda, yang kesuksesannya bukan warisan orang tua. Maksudnya, dia menjadi pengusaha sukses bukan karena dulu orang tuanya sudah kaya dan memberikan modal untuk anaknya.


Carilah orang yang sukses karena benar-benar dari usahanya sendiri. Setelah anda menemukan orang yang tepat, cobalah untuk bisa dekat dengannya, lalu carilah waktu saat dia santai, ajak dia bicara dan coba tanyakan secara detail perjalanannya mulai dari nol hingga dia menjadi sukses seperti itu.


Catatlah bila perlu, pelajari dan jadikan itu wacana. Tetapi ingat, janganlah berusaha menjadi seperti dia, karena anda punya jati diri, dan tentunya saya yakin anda justru akan kesulitan jika anda menginginkan itu.


Orang yang sukses karena usahanya sendiri yang dan berangkat dari nol besar akan lebih berpengalaman dari pada mereka yang sukses karena warisan orang tua. Sebab, orang tersebut benar-benar tahu bagaimana cara membangun sebuah pondasi hingga ia mempunyai sebuah rumah sukses.


2. Bertanyalah kepada orang yang bangkrut
Tak ada yang pantas disebut besar jika tak ada kecil, begitupun "tak ada orang yang patut disebut sukses jika tak ada orang yang bangkrut". Kebanyakan orang pastilah akan selalu mencontoh orang yang sukses-sukses saja, tetapi mereka tak menengok ke orang yang bangkrut dalam usahanya.


Orang bangkrut mempunyai segudang pengalaman pahit yang patut kita pelajari. Jika kita tahu mengapa bisa bangkrut, tentu kita akan menghindari penyebabnya. Ibarat anda naik motor, jika anda tahu bahwa 100m lagi anda tahu ada lubang pastilah anda sudah bersiap untuk menghindarinya.


Tanyalah pada orang yang bangkrut tersebut, perhatikan dan pahami secara seksama semua ceritanya. Jangan potong pembicaraannya sebelum dia berhenti dan memberikan kesempatan kepada anda untuk bertanya.


Janganlah sedikitpun mencela apa yang telah dia lakukan hingga dia mengalami kebangkrutan. Ingat! Tak ada seorangpun yang ingin mengalaminya. Kebangkrutan terjadi bukan karena sengaja, kecuali orang yang tidak waras. Catat atau rekam semua ceritanya, pahami kata-katanya meski hanya sepatah. Saya yakin kata-kata yang keluar dari seorang yang mengalami kebangkrutan biasanya mengandung makna tertentu.


Setelah selesai, janganlah anda langsung pergi begitu saja, sampaikan rasa keprihatinan anda dan berikan motivasi untuknya. Orang yang lagi bersedih akan sangat senang jika ada seseorang yang memberikan dukungan kepadanya.


3. Pertimbangkan omongan orang jika perlu
Setelah anda tahu bagaimana orang menuju sukses dan bagaimana orang yang bangkrut meski hanya sebuah cerita, tentunya anda akan bersiap melangkah mewujudkan keinginan anda. Rasa percaya diri adalah modal utama.


Biasanya, suatu langkah menuju cita-cita pasti akan banyak kendala khususnya berbagai omongan teman maupun tetangga yang bisa meluluh lantakkan semangat anda sendiri. Seperti yang pernah saya alami sendiri di kampung yang sepi ini.


Saya mendirikan usaha rental komputer di rumah saya sendiri yang terletak di tengah perkampungan berjarak sekitar 50 meter dari jalan raya. Banyak orang berkata "usaha kok di dalam kampung, nggak bakalan laku". Itulah yang tiap hari aku dengan setiap hari ketika pertama kali saya mendirikan usaha ini.


Saya tersenyum saja. Karena saya percaya, jikalau rejeki takkan lari ke mana. Setelah beberapa bulan pelan-pelan mulai banyak orang yang datang untuk menggunakan jasa saya. Setelah itu, omongan itu tak pernah terdengar kembali.


Memang letak yang strategis berpengaruh pada kelancaran suatu usaha, tetapi saya berfikir bahwa jika usaha yang kita dirikan jarang orang yang bisa menyaingi saya yakin dimanapun itu pasti dicari orang. Tak bijak rasanya jika kita tak mempedulikan saran orang lain jika perlu. Namun, terkadang tantangan lebih mengundang kenekatan bagi jiwa pengusaha.


4. Berjiwalah jujur
Dari segi apa saja kejujuran tetaplah modal utama untuk berkembang. Karena dengan kejujuran semuanya akan berjalan apa adanya tanpa manipulasi diri. Pengusaha yang jujur akan sangat disukai koleganya.


Maka selalu bersikaplah jujur agar usaha dan hidup anda tidak dibayangi berbagai hal negative yang justru akan menghancurkan apa yang mulai dirintis. Dengan kejujuran anda akan selalu tenang dalam menghadapi berbagai kendala dalam kondisi apapun.


Nah, dari keempat hal tersebut di atas semoga bisa menjadikan bahan pertimbangan jika anda ingin mengembangkan sebuah usaha yang anda ingini. Jangan takut mendirikan usaha meski itu di kampung yang sepi.


Baca juga artikel :
1. Peluang kerja mandiri tanpa ijazah
2. Jenis jenis usaha di Indonesia


Jaman ini maju semakin pesat, suatu saat masyarakat desa akan mendapatkan apa yang mereka cari yang selama ini hanya terdapat di kota-kota besar. Salam sukses.

Jumat, 05 Oktober 2012

Ternyata Blogku kena Google Sandbox

Ternyata Blogku kena Google Sandbox

Ternyata Blogku kena Google Sandbox. Dua hari terakhir saya sempat curiga dengan blog saya, mulai dari disable adsense pada blog dan kunjungan yang menurun. Lalu saya pergi ke webmaster saya coba mengeceknya di sana, semua baik-baik saja. padahal setelah adsense saya didisable saya mencoba memperbaiki maupun menghapus semua artikel yang dianggap melanggar kebijakan google.


Kenapa diwebmaster tidak terdapat kesalahan? Tetapi, perasaan saya tetap saja tidak enak, rasanya ada hal-hal yang tidak wajar. Tak dapat memecahkan masalah sayapun langsung terbang di serp mencari apa gerangan penyebabnya. Tak lama-lama, salah satu blog saya buka. Di sana menshare tentang "Google Sandbox".


Apa itu "Google Sandbox"? Bagi para blogger senior pastilah sudah tahu, tetapi bagi yang pemula mungkin belum paham. Menurut semua berita yang saya kumpulkan, semua mengatakan bahwa Google Sandbox adalah penjara suatu URL baik artikel maupun blog dari mesin pencari.


Kembali ke topik, agak kaget juga setelah saya membacanya. Saya jarang sekali mengecek satu ataupun semua blog saya. Yang saya kerjakan paling browsing sebentar dan posting itu saja. Tak berpikir panjang, saya pun lari ke Sandbox Checker (http://www.searchenginegenie.com/sandbox-checker.htm).


Blog yang saya anggap paling kecil traffiknya pun saya cek untuk pertama kali. Badala, blog tersebut masuk Google Sandbox. Terhenti sebentar lalu saya lanjutkan mengecek blog-blog saya yang lain. Badala yang kedua kali he he.., semua blog saya masuk Google Sandbox. Mati deh aku.


Apakah gerangan yang membuat begini? Saya koreksi sebentar, memang saya banyak melakukan penghapusan artikel yang dianggap melanggar kebijakan google adsense. Tetapi setiap hari saya pun tetap rajin posting entah pada blog yang mana saja, menurut mood saya saat itu.


Berhenti sebentar lalu mencari artikel yang bersangkutan. Baca sana sini mencari artikel bagaimana cara mengatasi Google Sandbox. Dari sekian banyak artikel yang saya baca dan saya dapat menyimpulkan bahwa saya telah membuat tindakan yang salah di mata mbah Google.


Walaupun saya tak tahu pasti tindakan mana yang membuat blog saya dipenjara, tetapi saya dapat meraba, hal paling utama adalah karena saya banyak menghapus artikel yang dianggap melanggar kebijakan adsense. Tak, banyak yang bisa saya perbuat kecuali tetap berusaha dan berdo'a semoga blog-blog saya segera lepas dari penjara mbah google he he.


Nah, dari pengalaman saya di atas semoga bagi rekan-rekan blogger khususnya yang masih pemula, semoga tak mengalami hal ini. Untuk menghindari hal tersebut saya sarankan kepada rekan pemula agar tidak menghapus artikel sembarangan, pertimbangkan resikonya.


Kedua, jangan melakukan hal-hal yang membuat sibuk mbah google. Dari kegiatan saya mengedit artikel maupun menghapus artikel, dapat saya perkirakan mungkin jengkel trhadap saya. Tetapi hal ini saya lakukan bukan karena sengaja, sebenarnya maksud saya hanya ingin membuat artikel-artikel saya normal dan wajar di mata mesin pencari.


Namun, nasi telah menjadi bubur. Semoga blog-blog saya segera lepas dari penjara mbah Google.

Rabu, 03 Oktober 2012

Bentuk negative dan interrogative untuk The Simple Present Tense

Bentuk negative dan interrogative untuk The Simple Present Tense

Bentuk negative dan interrogative untuk The Simple Present Tense. Bentuk negative dan interrogative untuk The Simple Present Tense mempunyai pola/susun tertib sebagai berikut:

1. Jika kata kerjanya berbentuk V-I, maka untuk negative dan interrogative dibantu oleh do.
Bentuk negative: do + not menjadi do not atau disingkat don't.
Bentuk interrogative: tempatkan do di depan subjek.

Contoh:
(+) You go to the movie once a week.
(-) You do not (don't) go the movies once a week.
(?) Do you go to the movies once a week?
Yes, I do.
No, I don't.

(+) The children watch TV every evening.
(-) The children do not (don't) watch TV every evening.
(?) Do the children watch TV every evening?
Yes, they do.
No, they don't.

2. Jika kata kerjanya berbentuk V-I + s/es, maka untuk negative dan interrogative dibantu oleh does.
Bentuk negative: does + not menjadi does not atau disingkat doesn't.
Bentuk interrogative: tempatkan does di depan bentuk subjek.

Contoh:
(+) Tono studies his lessons everyday.
(-) Tono does not (doesn't) study his lessons everyday.
(?) Does Tono study his lessons everyday.
Yes, he does.
No, he doesn't.

(+) Mrs. Hasan gets up at five in the morning.
(-) Mrs. Hasan does not (doesn't) get up at five in the morning.
(?) Does Mrs. Hasan get up at five in the morning?
Yes, she does.
No, she doesn't.

Catatan:
Kata kerja V-I + s/es jika dibantu oleh does kehilangan s/es nya.

Perhatikan letak keterangan waktu: always, generally dan sebagainya pada kalimat-kalimat berikut:
(+) I always help my mother aftr school.
(-) I don't always help my mother aftr school.
(?) Do I always help my mother aftr school?

(+) Mr. Hasan often drinks beer at night.
(-) Mr. Hasan doesn't often often drinks beer at night
(?) Does Mr. Hasan often drinks beer at night?

Selasa, 02 Oktober 2012

Menambahkan them dan mengatur margin

Menambahkan them dan mengatur margin

Menambahkan them dan mengatur margin



Menambahkan them


Them adalah seperangkat elemen desain yang terdiri dari warna dan jenis font yang disertai graphic. Them adalah fasilitas baru microsoft word 2007 untuk mempercantik dokumen.


Pengaturan Themes berkaitan dengan cara pengaturan style pada dokumen. Adapun beberapa tahapan untuk menambahkan theme yaitu:
1. Pada baris menu klik Home, klik anak panah pada group Styles hingga ditampilkan Task Panes Styles.
2. Selanjutnya, tentukan kalimat yang akan dijadikan Heading atau body text dengan cara menyeleksi kalimat dan pilih bentuk "Normal" pada task Panes Styles.
3. Klik Page Layout pada baris menu dan klik anak panah di group Style > Theme. Kemudian pilih salah satu bentuk Theme yang diinginkan.
4. Setelah salah satu Theme dipilih, akan diperoleh hasilnya.



Mengatur margin


Margin halaman adalah ruang kosong di sekeliling teks dokumen hingga tepi kertas. Pengaturan margin biasa dilakukan untuk menentukan posisi naskah pada lembar kerja/kertas. Untuk menentukan margin, lakukan langkah seperti berikut:
1. Pada baris menu, klik Page Layout > Group Page Setup > Margin, lalu pilih salah satu bentuk margin.
2. Untuk mengatur margin secara manual, pilih Custom Margin, hingga muncul kotak dialog Page Setup dengan menu sebagai berikut:




  • Top: untuk mengatur margin atas.

  • Left: untuk mengatur margin kiri.

  • Buttom: untuk mengatur margin bawah.

  • Right: untuk mengatur margin kanan.

  • Gutter: untuk menambah tempat binder di kiri/atas dokumen.

  • Gutter Position: untuk menentukan posisi gutter.


3. Setelah itu, tentukan kertas pada pilihan Orientation diantaranya:


  • Potrait: untuk mengatur kertas secara vertikal/tegak.

  • Landscape: untuk mengatur kertas secara horizontal/mendatar.


4. Setelah selesai, klik OK untuk mengakhiri.
Mengapa didisable adsense?

Mengapa didisable adsense?

Mengapa didisable adsense?. Penasaran sekali menjadi puhlisher google adsense. Dengan susah payah, tahan banting, tak putus asa melamar google adsense. Berpuluh kali ditolak, bikin penasaran saja ya he he.


Namun entah karena apa pengajuan yang terus menerus dengan segala perbaikan blog akhirnya keterima juga. Seneng banget rasanya. Hampir setiap hari bisa ngecek penghasilan di akun adsense.


Tahukah anda bahwa tak mudah mendapatkan penghasilan yang banyak dari adsense? Terkadang saya berfikir, yang ngelamar saja susah payah berbulan-bulan ternyata pendapatannya segitu-segitu saja. Tetapi mau bagaimana lagi, daripada blog nganggur he hee.


Hampir 4 bulan menjadi penayang adsense. Berkelana ke sana kemari di dunia maya mencari berbagai tips bagaimana agar pendapatan bisa meningkat. Al-hasil, hampir semua tips yang dijalankan sama.


Rasa penasaran kembali menghinggapi, benarkah menerapakan tips ini dan itu bisa meningkatkan pendapatan adsense? Banyak mengoreksi blog membenahi artikel, menghapus artikel dan nguprek-uprek seluruh isi blog adalah usaha yang pertama kali saya lakukan.


Tetapi, tak disangka kemarin ketika saya mmbuka email beberapa blog saya ternyata penayangan iklannya didisable. Kaget? Biasa saja he he... Tak sedikit yang mengalami hal ini. Dasar otak penasaran, mau nggak mau dalam hati saya bertanya mengapa didisable adsense?


Setahuku tidak pernah melakukan kecurangan di blog saya. Postingan-postingan terbarupun membahas hal biasa yang tidak melanggar kebijakan. Adakah hal yang saya lakukan dan ini melanggar kebijakan adsense?


Hemm.., akhirnya ngrenung juga. Eh ya, kemarin saya dimintain tolong tetangga untuk membenahi internetnya  yang error. Sesampai di sana saya langsung menghidupkan komputer.


Komputer pun terkoneksi dengan internet. Betul juga, ternyata koneksi internetnya nyambung putus. Padahal pakai speedy. Setelah saya benahi beberapa saat akhirnya rampung juga, koneksinya lancar kembali.


Setelah lancar, sayapun coba masuk facebook dan akun google saya. Keluar masuk dengan ringan, maklum koneksi speedy kan lain dengan modem saya yang lemot. Setelah itu, tak lama saya pun keluar dari kedua akun tersebut.


Tak lupa saya membersihkan historynya agar apa yang pernah saya buka tak menjadikan masalah bagi blog saya. Hampir magrib saya pamit pulang. Sampai dirumah saya pun menghidupkan komputer dan langsung koneksi dengan internet.


Tak beda ketika di tempat tetangga saya, sayapun masuk facebook dan akun google saya. Masuk facebook lancar, masuk email pun lancar. Tetapi saya lihat di kotak masuk email ada pemberitahuan dari team google adsense bahwa iklan untuk blog saya dinonaktifkan dengan disertai contoh URL artikel yang konon melanggar kebijakan adsense.


Padahal artikel itu saya posting jauh sebelum saya mendaftarkannya ke adsense. Semoga bisa menjadikan pelajaran bagi rekan-rekan semua, berhati-hatilah dalam membuat artikel jika anda berencana blog akan didaftarkan ke adsense. Mungkin suatu saat akan menjadi masalah buat anda sendiri. Salam blogger.

Contact Me

Nama

Email *

Pesan *