Selasa, 25 Maret 2014

Reproduksi Bryophyta dan Pteridophyta

Reproduksi Bryophyta dan Pteridophyta - Bryophyta dan Pteridophyta mengadakan reproduksi dengan metagenesis, yaitu terjadinya pergiliran keturunan antara fase vegetatif dan fase generatif. Keturunan kawin disebut gametofit, selnya bersifat haploid. Sedangkan keturunan tak kawin disebut sporofil selnya bersifat diploid.

Bryophyta
Reproduksi generatif pada tumbuhan lumut dengan menghasilkan sel kelamin jantan disebut anteridium dan sel kelamin betina disebut arkegonium. Pertemuan antara anteridium dan arkegonium menghasilkan zigot (2n) yang akan berkembang menjadi sporogonium. Reproduksi vegetatif dengan spora.

Diagram reproduksi

diagram reproduksi
Pteridophyta
Tumbuhan paku yang kita lihat sehari-hari merupakan generasi sporofil (2n) yang terbentuk melalui fase vegetatif. Berdasarkan sporanya, Pteridophyta dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :
1. Paku Homospora
2. Paku Heterospora
3. Equesetinae, peralihan antara homospora ke heterospora.

Siklus hidup paku homospora


Siklus hidup paku homospora

Siklus hidup paku heterospora

Siklus hidup paku heterospora


Siklus hidup equisetinae (paku peralihan)


Keterangan
  • Sporogonium adalah kotak spora pada lumut.
  • Sporangium adalah kotak spora pada paku.
  • Sorus adalah kumpulan kotak spora pada paku.
  • Indusium adalah selaput penutup sorus.
  • Anulus adalah deretan sel yang bentuknya seperti gelang/cincin, melingkari kotak spora pada paku.
  • Sporocarpium adalah sporofit yang berubah bentuk menjadi bulir.

Demikian ulasan Reproduksi Bryophyta dan Pteridophyta, semoga menambah pengetahuan.

Related Posts

Reproduksi Bryophyta dan Pteridophyta
4/ 5
Oleh

Contact Me

Nama

Email *

Pesan *