Rabu, 12 Maret 2014

Teori Urey dan teori Oparin

Teori Urey dan teori Oparin. Harold Urey (1983) adalah seorang ahli kimia dari Amerika Serikat. Ia berpendapat bahwa kehidupan terjadi di atmosfer. Pada suatu saat dalam sejarah perkembangan bumi terbentuk atmosfer yang kaya akan molekul-molekul Ch4 (metan), NH3 (amoniak), H2 (hidrogen), dan H2O, yang semuanya berada pada dalam bentuk gas.

Oleh loncatan listrik yang ditimbulkan halilintar dan radiasi sinar kosmik, molekul-molekul tersebut bereaksi membentuk asam amino. Tersedianya asam amino memungkinkan terjadinya bentuk kehidupan. Bentuk kehidupan yang pertama diperkirakan sama dengan virus yang setelah melalui proses evolusi berkembang menjadi berbagai jenis makhluk hidup.

Pendapat Urey ini telah berhasil diuji kebenarannya oleh Stainley Miller (1953) dengan percobaannya. Dengan alat seperti terlihat pada gambar di bawah ini, Miller menciptakan suatu kondisi yang sesuai dengan kondisi pada awal terbentuknya bumi.
model alat percobaan Stainley Miller
model alat percobaan Stainley Miller
Miller melakukan percobaan selama satu minggu terus-menerus. Pada akhir percobaannya ia mendapatkan bahwa larutan yang semula tidak berwarna menjadi berwarna merah. Setelah dianalisis ternyata dijumpai berbagai macam zat organik yang beberapa di antaranya adalah asam amino dan ada pula beberapa zat organik yang tidak dapat diidentifikasi.


Seorang ahli ilmu pengetahuan dari Rusia, yaitu Oparin mempunyai pendapat yang sama dengan Urey mengenai terbentuknya kehidupan pertama. Tetapi Oparin yang telah melakukan percobaan lebih dulu tidak berhasil membuktikan bahwa reaksi antara CH4, NH3, H2 dan H2O itulah yang menghasilkan asam amino secara alamiah.

Related Posts

Teori Urey dan teori Oparin
4/ 5
Oleh

Contact Me

Nama

Email *

Pesan *