Selasa, 31 Maret 2015

69 istilah bidang geografi

Dalam ilmu geografi sering kita mendengar banyak istilah yang mungkin tidak kita mengerti apa maksudnya. Padahal, tanpa mengetahui maksud dari suatu istilah pastinya kita akan susah memahami kalimat yang disampaikan. Untuk itu, kali ini Enjangcom akan memberikan informasi online mengenai hal tersebut yang terangkum dalam 69 istilah bidang geografi, semoga menjadi info yang bermanfaat menambah pengetahuan khususnya bidang geografi. Berikut daftar istilahnya :
  1. Ablasi : pengikisan oleh tiupan angin.
  2. Angin : udara yang bergerak dari daerah maksimum ke daerah minimum.
  3. Angin laut : angin yang bertiup dari laut bergerak menuju ke darat yang biasanya terjadi pada waktu siang hari.
  4. Angin darat : angin yang berasal dari darat bergerak menuju ke laut yang biasanya terjadi pada waktu malam hari. Itulah yang menjadi penyebab mengapa para nenek moyang bangsa kita dahulu selalu berlayar di waktu malam.
  5. Angin gunung : angin yang datang dari gunung menuju ke lembah yang biasanya terjadi di sore dan malam hari.
  6. angin lembah : angin yang berasal dari lembah menuju ke gunung yang biasa terjadi di waktu siang hari.
  7. Angka ketergantungan : perbandingan penduduk yang tidak produktif dan yang produktif menggambarkan beban tanggungan penduduk pada umumnya.
  8. Cagar alam : tempat perlindungan bagi tumbuhan atau hewan.
  9. Cuaca : keadaan udara dalam situasi tertentu.
  10. Demografi : gambaran tentang penduduk.
  11. Emigrasi : perpindahan penduduk dari tanah air ke luar negeri.
  12. Evakuasi : perpindahan penduduk dalam rangka mengungsi untuk menghindari bahaya yang mengancam, misalnya bencana alam gunung berapi.
  13. Emigran : orang yang meninggalkan tanah tumpah darahnya dan akan menetap di negara yang dituju.
  14. Erosi : pengikisan lapisan tanah oleh air.
  15. Fertilitas penduduk : tingkat kesuburan penduduk.
  16. Fauna : dunia hewan.
  17. Flora : dunia tumbuh-tumbuhan.
  18. Forensi : orang-orang yang tinggal di luar kota (pinggiran kota) tetapi memiliki mata pencaharian di kota.
  19. Garis lintang : garis-garis yang melintang melingkari permukaan bumi.
  20. Garis katulistiwa (ekuator) : garis yang membagi permukaan bumi menjadi dua belahan yang sama luas.
  21. Garis lintang utara (LU) : garis-garis lintang di belahan bumi utara.
  22. Garis lintang selatan (LS) : garis-garis lintang di belahan bumi selatan.
  23. Garis bujur (meridian) : garis-garis membujur yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan.
  24. Geopolitik : suatu politik yang dikaitkan dengan ihwal geografi.
  25. HPS : Harga Patokan Setempat.
  26. Hemisfer : belahan bumi (sehingga ada hemisfer utara dan selatan)
  27. Hutan homogen : hutan yang memiliki satu jenis tanaman (pohon) tertentu.
  28. Hutan heterogen : hutan yang terdiri atas bermacam-macam jenis tanaman.
  29. Hutan alam : hutan yang keadaan vegetasinya belum dipengaruhi manusia.
  30. HPH : Hak Pengusaha Hutan.
  31. Industri : sekumpulan perusahaan yang menghasilkan barang sejenis.
  32. Imigrasi : perpindahan penduduk dari suatu negara masuk ke negara lain.
  33. Imigran : orang yang melakukan imigrasi.
  34. Iklim : rata-rata keadaan udara dalam waktu tertentu.
  35. Kualitas penduduk : keadaan penduduk (kehidupannya) dalam kaitannya dengan kemampuan memenuhi kebutuhan hidupnya (hal yang utama).
  36. Kaldera : kawah gunung api yang sangat luas.
  37. Letak ekonomis : letak suatu negara ditinjau dari kehidupan ekonomi negara tersebut terhadap negara lain.
  38. Letak geologis : letak suatu daerah (wilayah) ditinjau dari batu-batuan yang ada pada bumi di wilayah tersebut.
  39. Letak maritim : letak suatu tempat bila dikaitkan dengan situasi lautan.
  40. Letak sosiologis : letak negara dilihat dari keadaan sosial dan kebudayaan daerah yang bersangkutan terhadap daerah lain.
  41. Migrasi : perpindahan penduduk.
  42. Migrasi lokal : perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain di wilayah suatu negara.
  43. Mortalitas : angka kematian : jumlah orang yang meninggal dunia dari setiap 1000 orang (penduduk) dalam satu tahun.
  44. Orban : orang yang melakukan urbanisasi.
  45. Mangrove : hutan bakau.
  46. Peta : gambaran permukaan bumi dalam bidang datar.
  47. Padigogo : penanaman padi di tanah kering di musim penghujan.
  48. PUSRI : Pupuk Sriwijaya.
  49. Padigogo rancah : sistem penanaman padi pada permulaan musim hujan, hingga sampai tergenang air.
  50. Pendapatan nasional : pendapatan seluruhnya dalam suatu negara yang dihitung dalam satu tahun.
  51. Penduduk (populasi) : jumlah manusia yang berada pada daerah tertentu dan dalam waktu tertentu.
  52. Pertambahan penduduk alami : selisih antara jumlah kelahiran dan jumlah kematian penduduk.
  53. Piramida penduduk : grafik balok yang dibuat horisontal mengenai komposisi jumlah, berdasarkan kelompok umur, jenis kelamin, matapencaharian, tempat tinggal, dan lain-lain.
  54. Romusha : kerja paksa pada zaman penjajahan Jepang.
  55. Remigrasi : kembalinya para emigran ke negara asalnya.
  56. Sensus penduduk : pencacahan jiwa : perhitungan jiwa penduduk secara resmi.
  57. Sensus deyure : pencacahan jiwa hanya dikenakan pada mereka yang benar-benar berdiam atau bertempat tinggal di daerah atau negara yang bersangkutan.
  58. Sensus defakto : pencacahan yang dikenakan pada setiap orang yang pada waktu diadakan pencacahan berada di dalam daerah atau negara yang bersangkutan.
  59. Sumber daya alam : semua kekayaan alam baik berupa benda mati, makhluk hidup pada suatu daerah dan bermanfaat bagi manusia.
  60. Sumber alam biotik : sumber daya alam yang dapat diperbarui (hutan, hewan, semua makhluk hidup).
  61. Sumber alam abiotik : sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.
  62. Subak : sistem pengairan di Bali.
  63. Skala (pada peta) : perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di bumi.
  64. Transmigrasi : perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain masih dalam lingkup negara (antar propinsi).
  65. Transmigrasi umum : pengiriman transmigrasi yang pelaksanaannya di tanggung pemerintah.
  66. Transmigrasi swakarsa : transmigrasi yang pembiayaannya ditanggung oleh transmigran itu sendiri.
  67. Transmigrasi lokal : pemindahan penduduk dalam propinsi yang sama.
  68. Transmigrasi bedol desa : perpindahan penduduk yang meliputi seluruh penduduk desa termasuk seluruh perangkat atau pejabat desa ke daerah transmigrasi.
  69. Urbanisasi : perpindahan penduduk dari desa ke kota.
69 istilah bidang geografi
Itulah 69 istilah bidang geografi yang dapat kami berikan. Kami menyadari masih banyak istilah yang lain yang tidak tercantum disini karena keterbatasan pengetahuan penulis. Alangkah senangnya jika anda mau berbagi dengan kami. Semoga sedikit informasi ini bermanfaat bagi anda.Bagi anda yang sedang belajar Bahasa Indonesia silahkan baca juga :

Related Posts

69 istilah bidang geografi
4/ 5
Oleh

Contact Me

Nama

Email *

Pesan *