Minggu, 31 Mei 2015

Ini dia makanan terbaik untuk bayi

Ini dia makanan terbaik untuk bayi

Makanan terbaik untuk bayi. Coba anda renungkan pertanyaan berikut! Bagaimanakah dengan bayi yang baru lahir? Apakah sudah dapat mencernakan makanan seperti orang dewasa? Berdasarkan pengamatan di sekitar anda, tentu kalian telah mengetahui bahwa sumber makanan yang baik bagi bayi adalah air susu ibu (ASI).

Dalam 30 detik sampai 1 menit setelah bayi menghisap payudara, air susu mulai mengalir. Proses itu disebut ejeksi air susu atau pengeluaran (let down) air susu. Air susu ibu (ASI) inilah yang menjadi makanan utama bayi yang baru lahir.

Dalam tubuh bayi telah terdapat glukosa yang disimpan dalam bentuk glikogen hati dan glikogen otot. Glikogen tersebut hanya dapat dimanfaatkan bayi sebagai sumber energi beberapa jam saja. Sebagai sumber energi berikutnya berasal dari air susu ibu (ASI) yang banyak mengandung laktosa dibandingkan air susu sapi.

Selain itu, dalam tubuh bayi terjadi pertukaran air rata-rata tujuh kali lebih cepat dibandingkan orang dewasa. Air susu ibu berperan pula sebagai sumber air untuk menggantikan cairan tubuh yang berkurang.

Pada umumnya, metabolisme bayi tidak berbeda jauh dengan anak yang lebih besar, tetapi terdapat pengecualian, yaitu sebagai berikut :
  1. Sekresi amilase dari pankreas belum cukup sehingga bayi belum kuat memanfaatkan amilum sebagai sumber energi.
  2. Absorpsi lemak pada saluran pencernaan bayi kurang, berarti ASI dengan kandungan lemak rendah lebih baik dan utama sebagai sumber nutrisi bayi.
  3. Fungsi hati belum sempurna sehingga konsentrasi gula darah pada bayi belum stabil.

Manfaat ASI

Secara garis besar, manfaat ASI terhadap bayi adalah sebagai berikut :
  1. Sumber nutrisi (glukosa, protein, dan lemak).
  2. Sumber pengganti cairan tubuh yang berkurang.
  3. Sumber mineral dan vitamin, misalnya kalsium (Ca) dan vitamin D yang berperan penting dalam osifikasi atau pembentukan tulang rangka tubuh.
  4. Menambah kekebalan tubuh bayi.
  5. Bayi yang memperoleh ASI akan merasa aman dan nyaman dalam dekapan ibunya.

Itulah sekilas tentang makanan terbaik untuk bayi, semoga menjadi tambahan pengetahuan bagi para pembaca.

Jumat, 29 Mei 2015

Fungsi makanan dan jenis makanan

Fungsi makanan dan jenis makanan

Fungsi makanan dan jenis makanan. Secara umum makanan terbagi atas dua kelompok besar berdasarkan nutrisi yang dikandungnya, yaitu makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang relatif banyak, sedangkan mikronutrien dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit.

Meski demikian, mikronutrien sangat dibutuhkan keberadaannya dalam tubuh. Makronutrien terdiri atas karbohidrat, protein dan lemak. Sedangkan mikronutrien terdiri atas garam mineral dan vitamin. Selain nutrien tersebut, tubuh juga membutuhkan air dan serat untuk menjaga keseimbangannya.

Makronutrien

1. Karbohidrat
Makanan yang mengandung karbohidrat biasanya dikelompokkan sebagai makanan pokok, antara lain tepung, biji-bijian, gula, sagu, dan selulosa. Sumber karbohidrat untuk setiap daerah berbeda-beda. Sumber karbohidrat masyarakat Indonesia bagian barat berbeda dengan masyarakat daerah timur. Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam organ hati dan otot.

2. Protein
Protein merupakan substansi paling penting untuk membentuk benda hidup. Protein merupakan molekul rumit yang berukuran besar dan tersusun dari unit-unit kecil yang disebut asam amino. Tumbuhan dapat membuat asam amino sendiri, tetapi manusia dan hewan tidak. Mereka mendapatkannya dari makanan yang dimakan. Protein terbagi dua, yaitu protein hewani dan protein nabati.

Kekurangan protein dapat mengakibatkan busung lapar. Penderita busung lapar biasanya sangat kurus dan kulitnya keriput. Busung lapar ditandai oleh pembengkakan tubuh dan membuncitnya perut.

3. Lemak
Lemak merupakan sumber kalori terbesar dalam makanan. Makanan yang banyak mengandung lemak antara lain : daging, telur, minyak, susu, kedelai, ikan, mentega, kemiri, dan avokad. Lemak berfungsi sebagai sumber energi dan pelarut vitamin. Kelebihan lemak akan disimpan di jaringan bawah kulit.

Mikronutrien

1. Garam mineral
Tubuh sangat membutuhkan garam mineral. Garam mineral berfungsi sebagai pengatur tekanan osmosis cairan tubuh. Pada umumnya, garam mineral larut dalam air. Garam mineral yang dibutuhkan tubuh terbagi dua, yaitu makroelemen dan mikroelemen.

Makroelemen dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang relatif banyak oleh tubuh, seperti natrium (Na), magnesium (Mg), fosfor (P), kalium (K), klor (Cl), dan belerang (S).

Mikroelemen dibutuhkan tubuh dalam jumlah relatif sedikit, contohnya : klorium (Kr), fluor (F), iodium (I), brom (Br), mangan (Mn), kobalt (Co), besi (Fe), tembaga (Cu), dan molibdenum (Mo).

Jika tubuh kita kekurangan salah satu unsur tersebut, maka dapat mengakibatkan gangguan pada tubuh seperti banyak penyakit gondok yang diakibatkan karena kekurangan iodium (I).

2. Vitamin
Tubuh sangat membutuhkan vitamin, tetapi tubuh tidak dapat membentuk vitamin sendiri. Vitamin diperoleh dari luar tubuh berupa makanan. Vitamin terbagi dua, yaitu vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C) dan vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K).

Vitamin yang larut dalam air tidak dapat disimpan lama dalam tubuh. Oleh karena itu, mengkonsumsi vitamin yang cukup sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan fungsi tubuh. Kekurangan vitamin (avitaminosis) dapat mengakibatkan fungsi tubuh menjadi tidak normal.

3. Serat
Tubuh kita juga membutuhkan makanan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh, tetapi membantu menyingkirkan produk buangan makanan dan melancarkan pencernaan. Itulah sebabnya serat penting bagi tubuh.

Serat adalah bagian dari makanan yang berasal dari tumbuhan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Buah, sayur, gandum, dan beras mengandung banyak serat. Serat menyerap air di dalam tubuh dan membantu mengumpulkan dan melunakkan kotoran yang padat di dalam perut, kemudian kotoran dapat dengan mudah dikeluarkan melalui anus.

4. Air
Air merupakan pelarut dan pengatur keseimbangan cairan dalam tubuh. Air memegang peranan penting dalam pencernaan tubuh. Selain itu, air berfungsi sebagai pengatur asam basa dalam sistem pencernaan. Fungsi makanan dalam tubuh sangat kompleks dan saling terkait.

Demikian informasi mengenai Fungsi makanan dan jenis makanan, semoga menjadi tambahan pengetahuan untuk kesehatan hidup anda.

Selasa, 26 Mei 2015

Tentang lambung, usus halus, usus besar beserta bagian dan fungsinya

Tentang lambung, usus halus, usus besar beserta bagian dan fungsinya - Setelah sebelumnya telah kita bahas tentang rongga mulut pada manusia, pada artikel ini akan kita bahas sistem pencernaan selanjutnya yaitu lambung, usus halus, usus besar beserta bagian-bagian sekaligus fungsinya. Agar lebih jelas langsung saja kita bahas satu-persatu.

Lambung

Lambung terletak di dalam rongga perut sebelah kiri, terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian atas di sebut kardia, bagian tengah disebut fundus, dan bagian bawah di sebut pilorus. Pada lambung bagian atas terdapat otot sfingter kardia dan pada bagian bawah terdapat otot sfingter pilorus.

Sfingter kardia terbuka jika ada makanan mendekati lambung dan akan menutup kembali untuk mencegah makanan tidak kembali ke kerongkongan dan mulut. Sfingter pilorus berfungsi untuk mengatur makanan agar ke luar dari lambung dan masuk ke usus dua belas jari atau yang disebut duodenum. Makanan di dalam lambung akan bertahan lebih kurang lima jam.

Pada dinding lambung terdapat kelenjar-kelenjar kecil penghasil getah lambung. Getah lambung mengandung zat-zat sebagai berikut :

a. Asam Klorida (HCl)
Asam Klorida berfungsi sebagai berikut :
  1. membantu membunuh mikroorganisme yang masuk bersama makanan.
  2. mengaktifkan pepsinogen menjadi enzim aktif berupa pepsin.
  3. menyederhanakan protein jaringan ikat sehingga mudah dicerna.
b. Pepsinogen
Pepsinogen setelah aktif menjadi pepsin menguraikan protein menjadi pepton.

c. Renin
Renin berfungsi untuk menggumpal protein susu (kasein) dari air susu.

Tentang lambung, usus halus, usus besar beserta bagian dan fungsinya

Usus halus

Usus halus (intestinum) dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu usus dua belas jari, usus kosong, dan usus penyerapan.

a. Usus Dua Belas Jari (Duodenum)
Pada usus dua belas jari (duodenum) bermuara dua saluran, yaitu :
1) Saluran empedu, menyalurkan getah empedu untuk mengemulsikan lemak.
2) Saluran pankreas, menyalurkan getah pankreas yang mengandung enzim.
  • amilasi : untuk menguraikan karbohidrat menjadi glukosa.
  • tripsin : untuk menguraikan protein menjadi asam amino.
  • lipase : untuk menguraikan lemak menjadi asam lemak dan gliserol.b. Usus kosong (Jejunum)
Usus kososng atau Jejunum merupakan tempat pencernaan makanan terakhir sebelum sari makanan diserap.

c. Usus penyerapan (Ileum)
Pada usus penyerapan (ileum) terdapat tonjolan-tonjolan (jonjot-jonjot) untuk memperluas bidang penyerapan sehingga kesempatan menyerap makanan lebih besar. Dalam tonjolan terdapat pembuluh kapiler dan pembuluh kil.

Pembuluh kapiler berisi darah dan pembuluh kil berisi getah bening. Dalam dinding usus halus terdapat pula kelenjar untuk menghasilkan getah usus. Bahan yang terkandung di dalam getah usus tersebut adalah sebagai berikut :
  1. erepsin : untuk menguraikan pepton menjadi asam amino.
  2. amilase : untuk menguraikan karbohidrat menjadi glukosa.
  3. lipase : untuk menguraikan lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
  4. enterokinase : untuk mengaktifkan trpsinogen menjadi tripsin.

Hati

Hati merupakan pusat pelayanan tubuh. Organ ini diresapi oleh darah yang kaya zat hara dari sistem pencernaan. Jika tubuh membutuhkan lebih banyak energi, hati mengubah simpanan glukogen menjadi glukosa dan mengirimkannya ke aliran darah.

Hati menyimpan vitamin dan membuat protein dari asam amino di dalam darah. Hati juga mengubah racun, misalnya alk*hol menjadi bahan yang tidak berbahaya.

Proses pencernaan selesai sampai pada jejunum dan dilanjutkan dengan proses penyerapan (apsorpsi) oleh ileum. Pembuluh kapiler berisi darah menyerap asam amino dan glukosa, sedangkan asam lemak dan gliserol diserap getah bening melalui pembuluh kil.

Usus besar

Setelah terjadi penyerapan sari makanan di usus halus, sisa makanan didorong ke usus besar. Usus besar  (kolon) dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu bagian naik, mendatar, dan menurun. Pada daerah pangkal usus besar terdapat usus buntu (sekum) dan umbai cacing (apendiks). Bagian akhir usus besar adalah poros usus (rektum). Rektum bermuara di dubur (anus)

Di dalam usus besar terdapat bakteri pembususk (Escherichia coli). Bakteri tersebut membantu proses pembususkan sisa makanan dan sintesis vitamin K. Di sini terjadi proses pembususkan sisa makanan menjadi feses dan pengaturan kadar air dalam sisa makanan. Jika sisa makanan terlalu lama berada di usus besar, maka kemungkinan terjadinya penyerapan air semakin besar, sehingga feses menjadi padat dan keras.

Sebaliknya, jika terjadi gangguan dalam usus besar, misalnya akibat makanan banyak mengandung cabai, maka penyerapan air sangat sedikit. Akibatnya, feses yang keluar menjadi cair. Keadaan demikian disebut diare.

Setelah terjadi pembusukan, feses di dorong masuk ke dalam rektum untuk ditampung sementara. Selanjutnya akan dikeluarkan melalui anus.

Tokoh

Ivan Petrovich Pavlov, lahir pada tanggal 14 September 1849 di Ryazan, Rusia. Ayahnya adalah seorang pendeta desa. Pavlov belajar di sekolah gereja, kemudian mengikuti seminari agama di Ryazan.

Ivan Petrovich Pavlov tokoh fisiologi pencernaan
Pavlov sangat tertarik dengan bidang fisiologi yang sesungguhnya menjadi dasar penting dalam hidupnya. Pada laporan pertama yang bekerja sama dengan teman belajarnya, Afanasyev, Pavlov meneliti tentang fisiologi sistem saraf. Karya tersebut mendapat sambutan luas dan memberinya sebuah medali emas penghargaan.

Pada tahun 1891 - 1900 di Institute Experimental Medicine, Pavlov melakukan penelitian tentang fisiologi pencernaan. Ia mengembangkan metode pembedahan sehingga membuka jalan menuju tataran baru teori dan praktik kedokteran. Dengan sangat jelas ia menunjukkan bahwa sistem saraf memainkan peran dominan dalam mengatur proses pencernaan. Hasil penelitian ini menjadi dasar teori fisiologi modern tentang pencernaan.

Pada tahun 1904 Pavlov memenangkan hadiah Nobel di bidang fisiologi dan kedokteran. Setelah Revolusi Oktober terjadi di Rusia, turunlah dekrit pemerintah yang ditandatangani Lenin tertanggal 24 Januari 1921 yang menyatakan bahwa Pavlov telah berjasa besar dalam bidang pengetahuan ilmiah yang merupakan sumbangan sangat berharga bagi seluruh dunia.

Jika anda ingin lebih jauh mengenal biografi Pavlov, silahkan baca di artikel : Ivan Petrovich Pavlov dan Teori Classic Conditioning

Pavlov terus bekerja dengan tak kenal lelah guna mewujudkan pembaharuan di bidang ilmu pengetahuan. Ia bekerja keras agar institut fisiologi pimpinannnya menjadi pusat ilmu pengetahuan ilmiah di dunia dan akhirnya ia bisa mewujudkannya.

Alat pencernaan dan kelenjar pencernaan pada rongga mulut manusia

Alat pencernaan dan kelenjar pencernaan pada rongga mulut manusia. Di dalam rongga mulut terdapat beberapa alat pencernaan dan kelenjar pencernaan, yaitu sebagai berikut :

a. Lidah
Lidah mempunyai banyak tonjolan (papila) dan sel sensoris. Lidah berfungsi sebagai indra pengecap makanan, mengatur makanan pada waktu mengunyah dan menelan makanan, serta membantu bersuara (berbicara).

b. Kelenjar ludah (Glandula Salivaris)
Kelenjar ludah menghasilkan air ludah (saliva) yang di dalamnya terdapat enzim ptialin atau amilase. Enzim tersebut berfungsi untuk mengubah karbohidrat menjadi maltosa. Air ludah berfungsi untuk membasahi makanan, mencegah kekeringan mulut, serta melancarkan fungsi pengecap.

c. Gigi (Dentis)
Gigi berfungsi dalam proses pencernaan makanan secara mekanis, sehingga makanan menjadi halus, mudah dicerna secara kimiawi, dan mudah ditelan. Berdasarkan bentuk dan fungsinya, gigi manusia dibedakan sebagai berikut :
  1. gigi seri (insisivus), bentuk seperti pahat, untuk memotong-motong atau menggigit makanan.
  2. gigi taring (kaninus), bentuk runcing, untuk merobek dan mengoyak makanan.
  3. gigi geraham muka (premolar) dan geraham belakang (molar), bentuk rata pada permukaan, akar gigi bercabang, untuk menggilas atau menghaluskan makanan.

Bagian pada struktur gigi
Adapun bagian-bagian yang terdapat pada struktur gigi yaitu sebagai berikut :
  1. Email adalah merupakan lapisan keras sebagai pelindung gigi.
  2. Dentin adalah bagian gigi berupa tulang yang tersusun dari kalsium karbonat.
  3. Rongga gigi (pulpa gigi), berisi pembuluh darah dan sel saraf.
  4. Semen : merupakan pelekat gigi dengan tulang rahang.
  5. Gusi : merupakan penutup dan pelindung gigi.
  6. Pembuluh darah dan saraf : pengantar sari makanan ke gigi dan saraf sebagai indra perasa.
Alat pencernaan dan kelenjar pencernaan pada rongga mulut manusia

Menjaga kesehatan gigi

Agar gigi tetap sehat maka harus selalu bersih dari sisa-sisa makanan. Sisa makanan dapat mengundang mikroorganisme perusak gigi. Jika terdapat mikroorganisme, maka dapat menyebabkan gigi berlubang. Tanda awal gigi berlubang terlihat berupa bercak hitam

Jika gigi berlubang dibiarkan saja tanpa diperbaiki, maka lubang dapat membesar hingga ke rongga gigi. Lubang yang sampai menembus pembuluh darah dan saraf dapat menimbulkan rasa sakit dan nyeri. Kerusakan gigi demikian dapat dihindari dengan segera menambalnya. Agar gigi tetap sehat biasakanlah menggosok gigi sebelum tidur atau setelah makan. Selain itu, biasakanlah memeriksa gigi secara berkala teratur setiap enam bulan sekali ke dokter spesialis gigi.

Susunan gigi anak-anak berbeda dengan susunan gigi orang dewasa. Gigi pada anak berjumlah 20 buah, sedangkan pada orang dewasa berjumlah 32 buah. Gigi pada manusia mengalami pergantian satu kali seumur hidup. Setelah gigi susu atau gigi sulung pada anak-anak tanggal, akan digantikan oleh gigi baru atau gigi tetap. Selanjutnya, jika gigi tersebut tanggal kembali, maka tidak ada pergantian gigi baru.

Rumus gigi susu

Rumus gigi pada anak-anak dan orang dewasa adalah sebagai berikut :


Rumus Gigi Susu

G

T

S

S

T

G

Rahang atas

2

1

2

2

1

2

Rahang bawah

2

1

2

2

1

2

Keterangan :
S : gigi seri
T : gigi taring
G : gigi geraham


Rumus Gigi Tetap

GB

GD

T

S

S

T

GD

GB

Rahang atas

3

2

1

2

2

1

2

3

Rahang bawah

3

2

1

2

2

1

2

3

Keterangan :
GD : gigi geraham depan
GB : gigi geraham belakang

Kerongkongan

Pada pangkal kerongkongan terdapat faring atau tekak, sebagai persimpangan jalan napas dan makanan. Kerongkongan merupakan penghubung rongga mulut dengan lambung. Dinding kerongkongan dapat mengeluarkan lendir (mukosa/musin) untuk membasahi makanan.

Setelah masuk ke dalam kerongkongan, gerakan makanan dikendalikan oleh otot kerongkongan. Otot kerongkongan melakukan kontraksi sehingga menimbulkan gerakan seperti meremas-remas dan mendorong. Gerakan demikian disebut gerakan peristaltik. Dengan gerakan tersebut, makanan didorong menuju lambung. Gerakan peristaltik tersebut dapat melawan gaya gravitasi.

Jumat, 22 Mei 2015

3 cara pencernaan secara umum

3 cara pencernaan secara umum

3 cara pencernaan secara umum. Bagaimanakah rasanya jika kita terlambat makan? Tentu kita merasa lapar. Setiap makhluk hidup memerlukan makanan. Manusia sebagai makhluk hidup memerlukan makanan yang sesuai untuk keperluan hidupnya.

Makanan baru berguna bagi tubuh jika makanan tersebut telah dicerna dan dapat diserap ke dalam sel-sel tubuh. Proses pengubahan makanan menjadi bentuk sederhana hingga dapat diserap oleh sel-sel tubuh disebut proses pencernakan makanan. Zat makanan tersebut diperlukan untuk menghasilkan tenaga, pembentukan sel baru, serta memelihara dan melancarkan kerja organ dan alat tubuh lain.

Berdasarkan tempat terjadinya, proses pencernaan makanan dibedakan menjadi pencernaan intrasel dan pencernaan ekstrasel.
- Pencernaan intrasel adalah proses pencernaan yang terjadi di dalam sel. Makanan dimasukkan ke dalam sel kemudian dicerna dengan bantuan enzim, seperti pencernaan yang terjadi pada organisme bersel tunggal.

- Pencernaan ekstrasel adalah pencernaan yang terjadi di luar sel. Proses pengubahan makanan tersebut berlangsung pada saluran pencernaan. Dengan adanya enzim pencernaan, makanan diubah menjadi bentuk yang lebih sederhana hingga nantinya mudah diserap oleh sel-sel tubuh.

Secara umum proses pencernaan dibedakan menjadi 3 cara, yaitu sebagai berikut :
1. Pencernaan mekanis
Bertujuan untuk mengubah bentuk makanan menjadi kecil (halus) agar mudah ditelan dan dicerna lebih lanjut.

2. Pencernaan kimiawi
Dilakukan dengan bantuan enzim pencernaan untuk menguraikan makanan menjadi bentuk yang lebih luas sehingga mudah diserap oleh sel-sel tubuh.

3. Pencernaan biologis
Dilakukan dengan menggunakan bantuan organisme lain untuk menguraikan dan membusukkan makanan.

Demikian informasi online mengenai 3 cara pencernaan secara umum. Semoga menjadi info yang bermanfaat.

Osteoporosis tidak hanya menyerang perempuan

Selama ini, ada anggapan bahwa osteoporosis merupakan penyakit yang hanya menyerang para perempuan lanjut usia. Namun, pernyataan tersebut kini tidak dapat dibenarkan karena ternyata kaum laki-laki pun terkena penyakit osteoporosis.

Dalam sebuah diagnosis yang telah dilakukan untuk mengetahui apakah penyakit ini juga menyerang kaum laki-laki, ternyata ditemukan angka bahwa tiap 1 perempuan banding 10 laki-laki berusia di atas 80 tahun telah menderita penyakit tulang ini.

Reumatolog Dr. Michele Meltzer dan Dr Monica Luchi menjelaskan cara mencegah dan mengobati penyakit osteoporosis ini pada kaum laki-laki dalam tanya jawab sebagai berikut :


Osteoporosis tidak hanya menyerang perempuan


Apa saja karakteristik osteoporosis pada laki-laki?

Ada beberapa bentuk tulang laki-laki yang berbeda dengan perempuan, dan pada usia yang sama perubahan tulang juga berbeda dari yang terjadi pada wanita. Penyakit ini juga menyerang laki-laki yang kurang bergerak dan kurang nutrisi. Mereka sangat kurang olah raga dan inilah yang menjadi faktor utama osteoporosis.

Laki-laki yang telah lanjut usia kemungkinan juga memiliki masalah kesehatan yang lain atau penyakit itu telah muncul karena berbagai pengobatan yang turut mengembangkan resiko tersebut.

Faktor apa yang berperan penting dalam osteoporosis?

Rendahnya kadar testosteron merupakan salah satu faktor resiko osteoporosis pada kaum laki-laki. Salah satu penyebab utama yang menyebabkan rendahnya testosteron adalah hypogonadism, ketika jaringan testis mereka tidak lagi memproduksi testosteron yang seharusnya masih memproduksi.

Selain itu, karena orchiectomy atau operasi jaringan testis, laki-laki yang menderita kanker prostat akan mengalami perubahan pada jaringan testisnya. Ketika anda melakukan operasi, secara tidak langsung anda juga memindahkan hormon laki-laki anda sehingga mereka tidak akan bisa memproduksi testosteron dalam jumlah cukup. Sementara itu, penyebab lain dikarenakan kecelakaan atau mengalami keretakan pada tulang.

Dari beberapa laki-laki yang didiagnosis dengan sinar X diketahui bahwa mereka memiliki tulang yang rapuh. Ini disebabkan tulang mereka kekurangan mineral.

Tindakan apa yang pertama kali harus dilakukan untuk mengobati laki-laki yang terkena osteoporosis?

Perlu diyakinkan bahwa laki-laki perlu memiliki atau mengkonsumsi cukup kalsium dan vitamin D, sehingga akan meningkatkan kadar hormon testosteronnya. Ukurannya, untuk seorang laki-laki membutuhkan sekitar 2.000 mg kalsium perhari. Namun sebaiknya harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Demikian informasi online mengenai Osteoporosis tidak hanya menyerang perempuan, semoga menjadi info yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan anda semua.

Senin, 11 Mei 2015

Jenis otot manusia berdasarkan hubungan kerjanya

Jenis otot manusia berdasarkan hubungan kerjanya

Setelah kita mengetahui 3 macam otot manusia, Enjangcom kali akan memberikan informasi online Tentang Jenis otot manusia berdasarkan hubungan kerjanya. Apabila mendapat rangsang saraf, maka otot akan bekerja dengan cara berkontraksi. Kontraksi otot ditandai dengan otot yang memendek, menegang, dan menggembung di bagian tengahnya.

Sebaliknya, bila otot tidak bekerja, maka otot akan kembali mengendur. Otot dalam keadaan istirahat bisa disebut relaksasi. Pada saat otot bekerja, otot yang melekat pada rangka berkontraksi, sehingga tulang tertarik dan bergerak pada sendinya. Artinya, kontraksi suatu otot dapat menyebabkan tulang bergerak ke suatu arah. Untuk mengembalikan tulang ke posisi semula, perlu adanya bantuan gerakan dari otot lain yang sifat kerjanya berlawanan.

Otot antagonis dan otot sinergis

Berdasarkan hubungan kerjanya, otot dibedakan atas otot antagonis dan otot sinergis.
1. Otot antagonis
Otot antagonis merupakan otot yang hubungan kerjanya bersifat berlawanan. Otot ini dapat melibatkan dua otot atau lebih. Otot antagonis dapat dilihat dari kerja otot biseps dan otot triseps yang terdapat pada lengan.

Otot biseps adalah otot yang memiliki dua ujung (tendon) yang melekat pada tulang. Sedangkan otot triseps adalah otot yang memiliki tiga tendon. Jika otot biseps berkontraksi dan otot triseps relaksasi, maka lengan bawah akan bergerak ke atas. Sebaliknya jika otot biseps relaksasi dan otot triseps berkontraksi, maka posisi lengan bawah kembali ke keadaan semula (lurus).

2. Otot sinergis
Otot sinergis merupakan dua otot yang dapat bekerja sama atau bekerja secara bersamaan. Contoh otot sinergis adalah otot pronator yang terdapat pada lengan bawah. Kerja otot pronator dapat menyebabkan gerakan telapak tangan menengadah dan menelungkup.

Dari semua penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa semua gerakan tubuh kita melibatkan otot, tulang, dan sendi. Jadi, apabila otot yang melekat pada tulang melakukan kontraksi atau relaksasi, maka tulang akan kontraksi atau relaksasi, maka tulang akan bergerak dengan perantaraan sendinya.

Demikian informasi mengenai Jenis otot manusia berdasarkan hubungan kerjanya, semoga menjadi informasi online yang bermanfaat bagi anda semua.
3 macam otot manusia dan ciri cirinya

3 macam otot manusia dan ciri cirinya

3 macam otot manusia dan ciri cirinya. Rangka dapat berfungsi sebagai alat gerak bila ada otot. Dengan adanya otot, rangka tubuh dapat digerakkan. Melalui saraf, otot mengkoordinasikan gerakan tersebut sehingga kita dapat bergerak dengan teratur dan terarah. Itulah sebabnya rangka disebut alat gerak pasif. Otot melekat pada rangka dan menggerakkan rangka dikenal sebagai alat gerak aktif.

Otot merupakan sekumpulan sel-sel otot yang membentuk berkas otot. Otot yang bekerja sama dengan rangka tubuh dan berfungsi sebagai alat gerak adalah jenis otot lurik. Otot demikian disebut otot rangka. Otot rangka juga dikenal sebagai otot daging atau daging.

Macam-macam otot

Berdasarkan struktur dan kerja otot, otot dibedakan atas otot polos, otot lurik dan otot jantung. Pembahasan selengkapnya sebagai berikut :

1. Otot polos
Otot polos memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Terdiri atas sel-sel otot polos.
  • Terdapat satu inti pada setiap selnya.
  • Berbentuk gelondong, pada bagian tengah menggembung, sedangkan pada kedua ujungnya meruncing.
  • Tidak melekat pada rangka tubuh.
  • Bekerja tidak dengan perintah otak sehingga disebut otot tak sadar.
  • Terdapat pada bagian-bagian organ dalam, misalnya alat pencernaan makanan, pembuluh darah, alat pernafasan, dan alat ekskresi.

Karena otot polos merupakan otot tak sadar jangan heran ketika saat kita tidur otot polos tetap bekerja.

2. Otot lurik
Otot lurik memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Terdiri atas sel-sel otot lurik.
  • Sel memiliki banyak inti.
  • Berbentuk silindris panjang, terdapat garis-garis terang dan gelap yang melintang sehingga disebut juga otot serat lintang.
  • Bekerja diperintah oleh otak atau menurut kehendak kita, sehingga disebut otot sadar.
  • Melekat pada rangka tubuh, yakni bagian kedua ujungnya yang mengecil. Bagian ujung otot demikian disebut urat otot (tendon).
  • Terdapat pada otot rangka, misalnya pada otot kaki, otot lengan. otot leher, dan otot dada.

3. Otot jantung
Otot jantung adalah otot yang terdapat hanya pada jantung yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Terdiri atas sel-sel otot lurik.
  • Kerjanya tidak diperintah oleh otak, sehingga termasuk otot tak sadar.
  • Berbentuk silindris, panjang, dan bercabang-cabang.
  • Memiliki banyak inti sel dan masing-masing inti sel terdapat di tengah-tengah serabut otot.
  • Gerakannya tidak cepat, tetapi teratur.
Otot jantung tergolong otot istimewa sebab otot ini tersusun dari sel-sel otot lurik, tetapi kerjanya tanpa dipengaruhi oleh otak. Selain itu, otot jantung merupakan otot yang bekerja tanpa henti.

Demikian informasi online yang dapat kami sampaikan mengenai 3 macam otot manusia dan ciri cirinya. Semoga bermanfaat menjadi tambahan pengetahuan anda.

Daftar istilah

Setelah kita mempelajari otot manusia dan 3 macam sendi dan hubungan antartulang, mungkin ada beberapa istilah yang kurang dimengerti. Untuk itu, berikut pengertian istilah yang berhubungan dengan otot dan tulang pada manusia :
  • artikulasi : hubungan antartulang.
  • eksoskeleton : rangka yang terdapat di luar tubuh (rangka luar).
  • endoskeleton : rangka yang terdapat di dalam tubuh (rangka dalam).
  • kanalikuli : saluran-saluran kecil yang menghubungkan lakuna dengan lakuna lainnya.
  • kartilago : tulang rawan.
  • kifosis : kelainan tulang punggung yang membengkok ke belakang.
  • kolagen : protein yang berbentuk serabut dan berfungsi sebagai zat perekat.
  • kondrosit : sel-sel tulang rawan.
  • kontraksi otot : mengeras, memendek, dan membesarnya otot (otot bekerja).
  • lakuna : rongga bekas sel-sel tulang yang telah mati.
  • lordosis : kelainan tulang punggung yang membengkok ke depan.
  • osteosit : sel-sel tulang.
  • otot antagonis : otot yang bekerja saling berlawanan.
  • otot biseps : otot yang memiliki dua tendon.
  • otot sinergis : otot yang bekerja sama atau saling membantu.
  • otot triseps : otot yang mempunyai tiga tendon.
  • relaksasi otot : melunak, memanjang, dan mengecilnya otot (otot istirahat).
  • saluran Havers : saluran yang terdapat di dalam tulang keras dan memiliki pembuluh darah dan saraf.
  • skoliosis : kelainan tulang yang membengkok ke samping kiri atau ke kanan.
  • tendon : bagian ujung otot lurik yang melekat pada tulang dan dapat menarik tulang untuk bergerak.

Sabtu, 09 Mei 2015

3 macam sendi dan hubungan antartulang

3 macam sendi dan hubungan antartulang

3 macam sendi dan hubungan antartulang. Kerangka tubuh manusia dapat berbentuk karena hubungan antara tulang yang satu dengan tulang yang lain. Hubungan antartulang tersebut dinamakan persendian (artikulasi). Dari sifat geraknya persendian dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu sendi mati, sendi kaku, dan gerak. Berikut penjelasannya :

1. Sendi mati
Sendi mati adalah hubungan antartulang yang sudah tidak dapat digerakkan lagi. Misalnya persendian pada tulang tengkorak kepala.

2. Sendi kaku
Sendi kaku adalah hubungan antartulang yang memungkinkan adanya sedikit gerakan (terbatas). Misalnya adalah persendian pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki, hubungan tulang rusuk dengan tulang belakang dan tulang dada serta hubungan tulang kelamin.

3. Sendi gerak
Sendi gerak adalah hubungan antartulang  yang memungkinkan gerakan lebih bebas. Struktur sendi gerak tersusun dari mangkuk sendi, bongkol sendi, ikat sendi, (ligamen), dan cairan sendi (cairan sinovial).

Bongkol sendi masuk ke dalam mangkuk sendi lalu dibungkus dengan ligamen. Agar sendi mudah digerakkan, di dalam sendi terdapat cairan sinovial yang berfungsi sebagai pelumas sendi.

4 macam sendi berdasarkan sifatnya

Berdasarkan sifat geraknya sendi ini dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu sendi engsel, sendi peluru, sendi putar, dan sendi pelana. Selengkapnya sebagai berikut :

1. Sendi engsel
Sendi engsel adalah persendian yang memungkinkan gerakan satu arah, seperti gerakan pada pintu. Misalnya adalah persendian pada siku dan sendi lutut.

2. Sendi peluru
Sendi peluru merupakan hubungan dua tulang, yang satu berbentuk mangkuk sendi, sedangkan tulang yang lain berbentuk bonggol yang bersesuaian. Selain itu juga terdapat cairan sendi yang berfungsi sebagai pelumas dan jaringan ikat sendi (ligamen). Sendi peluru merupakan persendian yang dapat bergerak ke segala arah. Misalnya adalah persendian pada lengan atas dengan gelang bahu dan tulang paha dengan gelang pinggul.

3. Sendi putar
Sendi putar merupakan persendian yang mengakibatkan salah satu tulang dapat berputar terhadap tulang yang lain sebagai poros sendi. Misalnya adalah persendian pada tulang atlas dengan tulang pemutar dan tulang hasta dengan tulang pengumpul.

4. Sendi pelana
Sendi pelana adalah merupakan persendian yang memungkinkan gerakkan ke dua arah. Misalnya adalah persendian pada tulang telapak tangan dengan ibu jari.

Dari penjelasan di atas, jika mungkin ada salah satu atau beberapa istilah yang kurang dimengerti silahkan lihat di artikel informasi online : 3 macam otot manusia dan ciri cirinya

Demikian informasi online yang dapat kami sampaikan melalui pembahasan tentang 3 macam sendi dan hubungan antartulang. Semoga menambah pengetahuan kita mengenai sendi dan tulang yang berada pada tubuh kita.
Tulang rangka tubuh manusia, fungsi dan macamnya

Tulang rangka tubuh manusia, fungsi dan macamnya

Tulang rangka tubuh manusia - Manusia memiliki lebih kurang 206 tulang. Semua tulang itu saling bersambungan membentuk suatu rangka. Berdasarkan letaknya, rangka tubuh manusia termasuk dalam (endoskeleton). Susunan rangka demikian tidak dapat dilihat dari luar karena terdapat di dalam tubuh dan ditutupi oleh daging. Rangka merupakan komponen penunjang tubuh manusia.

Fungsi rangka

Tubuh manusia tanpa kerangka di dalamnya ibarat seonggok daging yang tidak berbentuk. Oleh sebab itu, fungsi kerangka bagi manusia sangatlah penting, antara lain sebagai berikut :
  1. Menegakkan berdirinya tubuh
  2. Memberi bentuk tubuh.
  3. Sebagai alat gerak pasif. Artinya rangka dapat berfungsi sebagai alat gerak bila ada kontraksi atau relaksasi dari otot.
  4. Tempat melekatnya otot/daging.
  5. Melindungi organ-organ tubuh yang sangat penting, misalnya jantung, paru-paru, dan otak.
  6. Tempat pembuatan sel darah merah dan sel darah putih.
  7. Tempat penimbunan kapur.

Macam-macam tulang

Rangka tubuh manusia tersusun dari berbagai macam tulang. Untuk dapat membedakan bentuk tulang satu sama lainnya perlu adanya pengelompokan. Secara umum, pengelompokan tulang dapat dilakukan berdasarkan bentuk, letak, dan jenisnya.

A. Tulang berdasarkan bentuknya
Berdasarkan bentuknya, tulang dapat digolongkan menjadi 3 macam, yaitu tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek.

1) Tulang pipa
  • Bentuknya panjang bulat seperti pipa.
  • Pada kedua ujungnya berbonggol.
  • Di dalamnya berisi sumsum kuning dan lemak. Sumsum kuning merupakan cadangan untuk pembentukan sumsum merah.
  • Contoh tulang pipa adalah tulang paha, tulang lengan atas, tulang kering, tulang betis, ruas jari tangan/ruas jari kaki, tulang hasta, dan tulang pengumpil.
2) Tulang pipih
  • Berbentuk pipih atau tipis.
  • Di dalamnya berisi sumsum merah, tempat pembuatan sel darah merah dan sel darah putih.
  • Contoh dari tulang pipih, yaitu tulang kepala (tengkorak), tulang rusuk, tulang dada, dan tulang belikat.
3) Tulang pendek
  • Bentuknya pendek dan bulat.
  • Di dalamnya berisi sumsum merah, tempat pembuatan sel darah merah dan sel darah putih.
  • Contoh dari tulang pendek, yaitu ruas-ruas tulang belakang, tulang pergelangan tangan, dan tulang pergelangan kaki.

B. Tulang berdasarkan letaknya
Berdasarkan letaknya, tulang-tulang yang menyusun kerangka tubuh manusia dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu tulang kepala (tengkorak), tulang badan, dan tulang anggota gerak.

1) Tulang kepala (tengkorak)
Tengkorak terdiri atas tulang-tulang pipih yang tersusun sambung-menyambung hingga membentuk suatu rongga yang disebut rongga otak. Di dalam rongga itulah otak tersimpan aman. Susunan tulang-tulang pipih pada tengkorak dihubungkan oleh sendi mati sehingga tidak dapat digerakkan lagi, kecuali pada tulang rahang bawah.

Tulang tengkorak dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu tulang tengkorak pelindung otak dan tulang tengkorak pembentuk wajah.

a) Tulang tengkorak pelindung otak, yaitu :
  • 1 tulang dahi
  • 2 tulang ubun-ubun
  • 2 tulang tapis
  • 2 tulang baji
  • 2 tulang pelipis
  • 1 tulang kepala belakang

b) Tulang tengkorak pembentuk wajah, yaitu :
  • 2 tulang rahang atas
  • 2 tulang rahang bawah
  • 2 tulang hidung
  • 2 tulang pipi
  • 2 tulang air mata
  • 2 tulang langit-langit
  • 1 tulang lidah

2) Tulang badan
Tulang pembentuk badan terdiri atas ruas-ruas tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulang gelang bahu, dan tulang gelang pinggul/panggul.

a) Tulang belakang tersusun oleh ruas-ruas tulang pendek berjumlah 33 ruas yang terdiri atas :
  • 7 ruas tulang leher
  • 12 ruas tulang punggung
  • 5 ruas tulang pinggang
  • 5 ruas tulang kelangkan (menyatu)
  • 4 ruas tulang ekor (menyatu, melengkung ke dalam)
Ruas tulang leher pertama disebut atlas dan yang kedua disebut aksis. Bentuk dan susunan kedua ruas tulang leher itu memungkinkan kepala bergerak leluasa. Semua ruas tulang punggung (12 ruas) merupakan tempat melekatnya 12 pasang tulang rusuk.

Tulang belakang manusia berfungsi sebagai tiang penegak berdirinya tubuh. Bentuknya yang agak melengkung memungkinkan untuk menyangga berat badan.

b) Tulang dada
Tulang dada berbentuk pipih, bagian atas agak lebar dan bagian bawah mengecil. Tulang dada dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :
  1. Bagian hulu, yaitu bagian atas yang dilekati oleh sepasang tulang selangka.
  2. Bagian dada, yaitu bagian tengah yang dilekati oleh 7 pasang tulang rusuk sejati.
  3. Bagian taju pedang, yang terbuat dari tulang rawan.
c) Tulang rusuk
Manusia memiliki 12 pasang rusuk yang terdiri sebagai berikut :
(1) Tujuh pasang rusuk sejati
Bagian depan tulang rusuk ini melekat pada tulang dada, sedangkan bagian belakang melekat pada tulang punggung.

(2) Tiga pasang rusuk palsu
Bagian depan tulang rusuk ini melekat pada tulang-tulang rusuk di atasnya, sedangkan bagian belakang melekat pada tulang punggung.

(3) Dua pasang rusuk melayang
Bagian depan tidak melekat, sedangkan bagian belakang melekat pada tulang punggung.

d) Tulang Gelang bahu
Tulang Gelang bahu terdiri atas :
(1) Sepasang tulang selangka
Tulang selangka kanan dan kiri bagian depan menempel pada tulang dada pada bagian bulu, sedangkan bagian ujung tulang selangka menempel pada tulang belikat.

(2) Sepasang tulang belikat
Tulang belikat kanan dan kiri berbentuk pipih segitiga, pada bagian atas terdapat tonjolan yang bentuknya menyerupai paruh gagak.

e) Tulang gelang panggul
Tulang gelang panggul disebut juga gelang pinggul yang terdiri atas :
  • Sepasang tulang usus
  • Sepasang tulang duduk (kedudukan)
  • Sepasang tulang kemaluan
Ketiga pasang tulang tersebut bergabung menjadi satu.

3) Tulang anggota gerak
Tulang anggota gerak pada manusia terdiri atas anggota gerak atas dan anggota gerak bawah.
a) Tulang-tulang pembentuk anggota gerak atas (tangan atau lengan), terdiri atas :
  • 2 tulang lengan atas
  • 2 tulang pengumpul
  • 2 tulang hasta
  • 16 atau 2x8 tulang pergelangan tangan
  • 10 atau 2x5 tulang telapak tangan
  • 28 atau 2x14 tulang ruas jari tangan

Pada jari tangan, banyaknya ruas pada masing-masing ibu jari ada dua ruas, sedangkan pada jari-jari lain ada tiga ruas. Jadi masing-masing jari tangan ada 14 ruas.

b) Tulang-tulang pembentuk anggota gerak bawah (kaki atau tungkai), terdiri atas :
  • 2 tulang paha
  • 2 tulang tempurung lutut
  • 2 tulang kering
  • 2 tulang betis
  • 14 atau 2x7 tulang pergelangan kaki
  • 10 atau 2x5 tulang telapak kaki
  • 28 atau 2x14 tulang ruas jari kaki
Seperti halnya ruas jari tangan, pada ibu jari kaki ada dua ruas, sedangkan pada jari kaki yang lain ada tiga ruas.

C. Tulang berdasarkan jenisnya
Berdasarkan jenisnya, rangka tubuh manusia tersusun dari dua jenis tulang, yaitu tulang keras dan tulang rawan.

1) Tulang keras
Tulang keras tersusun dari jaringan tulang keras berupa sel-sel tulang (osteosit) yang membentuk lingkaran. Di tengah-tengah sel tulang terdapat saluran Havers. Di dalam saluran Havers terdapat pembuluh kapiler yang berfungsi untuk mengangkut sari makanan dan oksigen pada sel tulang.

Pada tulang keras banyak mengandung zat kapur (kalsium) dan sedikit mengandung zat perekat.Sel-sel tulang keras yang telah mati akan membentuk rongga bekas sel tulang, yang disebut lakuna. Setiap lakuna dapat berhubungan satu sama lainnya melalui saluran-saluran kecil yang disebut kanalikuli.

Untuk kesehatan dan pertumbuhan sel-sel tulang keras dibutuhkan vitamin D. Proses pembentukan vitamin D dalam tubuh sangat dipengaruhi oleh sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet yang jatuh mengenai kulit tubuh manusia mengubah provitamin D yang terdapat pada tubuh menjadi vitamin D.

2) Tulang rawan
Tulang rawan atau kartilago tersusun dari jaringan tulang rawan. Sel-sel tulang rawan (kondrosit) tidak membentuk lingkaran sehingga pada tulang rawan tidak terdapat saluran Havers. Pada tulang rawan banyak mengandung zat perekat (kolagen) dan sedikit mengandung zat kapur. Itulah sebabnya tulang rawan bersifat lentur.

Pada masa bayi, atau masa pertumbuhan sebagian besar tulang masih berupa tulang rawan. Seiring pertumbuhan bayi dan pertambahan usia, tulang-tulang rawan mengalami penulangan sehingga tulang tidak lentur lagi, melainkan tumbuh menjadi keras. Akan tetapi tidak semua mengalami penulangan dan tetap berupa tulang rawan. Misalnya adalah pada bagian persendian, daun telinga, cuping hidung, dan ruas-ruas tulang belakang.
Demikian informasi online yang dapat kami sampaikan mengenai Tulang rangka tubuh manusia, fungsi dan macamnya, semoga menjadi tambahan pengetahuan sehingga kita lebih mengenal dengan tubuh kita sendiri.

Jumat, 08 Mei 2015

Bayi tabung, Louise Brown seorang hasil teknologi reproduksi

Bayi tabung, Louise Brown seorang hasil teknologi reproduksi

Bayi tabung. Teknologi reproduksi kini telah menembus berbagai metode canggih untuk menolong pasangan yang kesulitan mendapatkan keturunan. Gebrakan pertama terjadi saat metode "bayi tabung" pertama melahirkan Louise Brown asal Inggris pada tahun 1978. Setelah itu, banyak teknik lain yang mengagumkan berturut-turut ditemukan, termasuk metode penyuntikan satu sel sperma terhadap satu sel telur secara in vitro.


Sukses besar teknik IVF (In Vitro Fertilization) konvensional ternyata masih belum memuaskan dunia kedokteran, apalagi kalau mutu dan jumlah sperma yang hendak digunakan kurang. Oleh karena itu, sekarang telah dikembangkan teknik lain seperti PZD (Partial Zona Dessection) dan SUZI (Subzonal Sperm Intersection).


Pada teknik PZD, sperma disemprotkan ke sel telur setelah dinding sel telur dibuat celah untuk mempermudah kontak sperma dengan sel telur. Teknik SUZI dengan menyuntikkan sperma langsung ke dalam sel telur. Namun, teknik pembuahan mikromanipulasi di luardi luar tubuh inipun masih dianggap kurang memuaskan hasilnya.


Sekitar 18 tahun yang lalu Belgia membuat gebrakan lain yang disebut ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection). Teknik canggih ini ternyata sangat tepat diterapkan pada kasus mutu dan jumlah sperma yang minim.


Jika pada IVF konvensional diperlukan 50.000 - 100.000 sperma untuk membuahi sel telur, pada ISCI hanya dibutuhkan satu sperma dengan kualitas nomor wahid. Melalui pipet khusus, sperma disuntikkan ke dalam satu sel telur yang juga dinilai bagus. Langkah selanjutnya mengikuti cara IVF konvensional.


Pada teknik ini, jumlah embrio yang ditanamkan cuma 1-3 embrio. Setelah embrio berhasil ditanamkan dalam rahim, si calon ibu tinggal di rumah sakit selama satu malam.


Biaya mengikuti program IVF memang tidak murah. Pada akhir tahun 1980an biayanya sudah mencapai 5 juta. Sekarang pastilah sudah berpuluh kali lipat. Harga obat suntik perangsang indung telur harganya selalu naik. Padahal suntikan yang dibutuhkan selama dua minggu mencapai 45 ampul.


Teknologi reproduksi in vitro ternyata sangat membantu pasangan yang mengalami gangguan reproduksi. Mengupayakan pasangan suami istri agar bisa memiliki anak sungguhan merupakan perbuatan mulia dan membahagiakan, sekalipun pembuahannya dilakukan di laboratorium.


Seperti halnya Louise Brown, mungkin hanyalah anak yang dilahirkan melalui teknik ini ikut bersyukur bahwa kedua orang tuanya mengikuti program tersebut.


Itulah informasi online mengenai bayi tabung lewat artikel Bayi tabung, Louise Brown seorang hasil teknologi reproduksi. Semoga dengan ini kita akan lebih menyadari pentingnya ilmu dan teknologi untuk menolong manusia dari berbagai kesulitan.

Kamis, 07 Mei 2015

Masa perkembangan anak pubertas

Masa perkembangan anak pubertas

Masa perkembangan anak pubertas. Pubertas adalah masa ketika anak laki-laki dan perempuan matang secara s*ksu*l. Pada masa ini terjadi rangkaian perubahan fisiologi yang mengubah manusia belum matang menjadi mampu berproduksi atau menghasilkan keturunan. Hampir setiap organ atau sistem tubuh dipengaruhi oleh perubahan.

Pada anak perempuan, pubertas berlangsung antara usia 9-13 tahun. Pada masa tersebut anak perempuan mengalami perubahan fisik psikologis yang memungkinkan perkembangbiakan (reproduksi) berlangsung. Perkembangan fisik anak perempuan pada masa ini ditandai dengan perkembangan pinggul, buah d*d*, serta pematangan kemampuan reproduksi yang ditandai dengan terjadinya menstruasi.

Sedangkan pada anak laki-laki, pubertas berlangsung antara usia 10-14 tahun. Pada masa tersebut anak laki-laki mengalami perubahan fisik yang ditandai dengan dada menjadi bidang, perubahan suara, tumbuh kumis, serta pematangan kemampuan reproduksi yang ditandai dengan dihasilkannya sel sp*rma.

Pubertas pada anak laki-laki dan anak laki-laki dan perempuan dipicu oleh hormon yang dihasilkan oleh hipofisis. Perubahan hormonal pada saat pubertas sering menyebabkan kulit wajah menjadi berminyak dan berjerawat.

Perbedaan masa pubertas perempuan dan laki-laki

Perubahan yang terjadi dan urutan perkembangan fisik remaja pada masa pubertas selengkapnya silahkan anda bandingkan di bawah ini :
1. Anak perempuan
  • Buah d*d* mulai berpucuk, rata-rata usia 10 tahun, rentang usia 8-13 tahun.
  • Tinggi badan mulai melonjak, rata-rata usia 10 tahun, rentang usia 8-13 tahun.
  • Rambut *v mulai tumbuh, rata-rata usia 10,5 tahun, rentang usia 8-14 tahun.
  • Puncak lonjakan kekuatan, rata-rata usia 11,6 tahun, rentang usia 9,5-14 tahun.
  • Puncak lonjakan tinggi badan, rata-rata usia 11,7 tahun, rentang usia 10-13,5 tahun.
  • Menstruasi pertama, rata-rata usia 12,8 tahun, rentang usia 10,5-15,5 tahun.
  • Tinggi badan dewasa tercapai, rata-rata usia 13 tahun, rentang usia 10-16 tahun.
  • Pertumbuhan dada tuntas, rata-rata usia 14 tahun, rentang usia 10-16 tahun.
  • Pertumbuhan rambut k*m*lu@n tuntas, rata-rata usia 14,5 tahun, rentang usia 14-15 tahun.

2. Anak laki-laki
  • Buah z*k*r mulai membesar, rata-rata usia 11,5 tahun, rentang usia 9,5-13,5 tahun.
  • Tinggi badan mulai melonjak, rata-rata usia 12,5 tahun, rentang usia 10,5-16 tahun.
  • Rambut *p tumbuh, rata-rata usia 12 tahun, rentang usia 10-15 tahun.
  • *P membesar, rata-rata usia 12 tahun, rentang usia 10,5-14,5 tahun.
  • Puncak lonjakan tinggi badan, rata-rata usia 14 tahun, rentang usia 12,5-15,5 tahun.
  • Penyemburan pertama air m*n1, rata-rata usia 13 tahun, rentang usia 12-16 tahun.
  • Rambut wajah mulai tumbuh, rata-rata usia 14 tahun, rentang usia 12,5-15,5 tahun.
  • Suara mulai terdengar dalam , rata-rata usia 14 tahun, rentang usia 12,5-15,5 tahun.
  • Pertumbuhan *p tuntas, rata-rata usia 14,5 tahun, rentang usia 12,5-16 tahun.
  • Puncak lonjakan kekuatan, rata-rata usia 14,5 tahun, rentang usia 12-16 tahun.
  • Tinggi badan dewasa tercapai, rata-rata usia 15,5 tahun, rentang usia 13,5-17,5 tahun.
  • Pertumbuhan rambut k*m*lu@n tuntas, rata-rata usia 15,5 tahun, rentang usia 14-17 tahun.

Dari keterangan di atas dapat kita bandingkan bahwa ternyata benar, bahwa anak perempuan akan mencapai dewasa secara hormonal lebih cepat dibanding anak laki-laki.

Peru diketahui juga bahwa urutan kejadian pubertas pada umumnya sama untuk setiap orang, tetapi waktu terjadinya dan kecepatan berlangsungnya kejadian bisa bervariasi. Rata-rata anak perempuan memulai pubertas 1,5 hingga 2 tahun lebih cepat daripada anak laki-laki.

Baca juga: Perkembangan balita dan anak-anak hingga usia 3 tahun

Kecepatan perubahan itu juga bervariasi, ada yang selisih waktu 1,5 hingga 2 tahun untuk mencapai kematangan reproduksi, tetapi ada juga yang sampai 6 tahun. Dengan adanya perbedaan-perbedaan ini ada anak yang telah matang sebelum anak lain yang sama usianya mengalami pubertas.

Perkembangan balita dan anak-anak hingga usia 3 tahun

Perkembangan balita dan anak-anak hingga usia 3 tahun. Pertumbuhan pascaembrionik (baca kembali : 5 tahap utama perkembangan bayi dalam kandungan) adalah masa setelah bayi lahir. Begitu lahir, bayi segera bernafas yang ditandai dengan menangis, hal tersebut menunjukkan bahwa paru-paru mulai berfungsi. Pertumbuhan berlangsung cepat selama beberapa tahun pertama kehidupan, masa ini disebut masa balita.

Pertumbuhan terus berjalan sampai menuju masa dewasa. Sebelum menginjak masa dewasa, manusia mengalami masa anak-anak dan masa remaja. Berikut perkembangan masa balita dan anak-anak.

Perkembangan balita dan anak-anak hingga usia 3 tahunMasa empat minggu pertama setelah lahir dikenal periode "neonatal", artinya kelahiran baru. Pada periode ini bayi berada pada lingkungan yang berbeda, yaitu di luar uterus (rahim). Kegiatan fungsional tubuh seperti pernapasan, pencernaan, dan ekskresi telah dilakukan oleh bayi itu sendiri.

Masa pertumbuhan dan perkembangan berikutnya adalah bayi, yaitu periode dari masa neonatal ke usia satu tahun. Dalam periode ini bayi mengalami pertumbuhan dan perkembangan, baik secara mental maupun dalam keterampilan fisik.

Keterampilan awal yang dimiliki biasanya adalah kemampuan untuk tersenyum yang terjadi kira-kira di usia enam minggu. Pada usia empat bulan bayi sudah dapat tertawa, terjaga ketika mendengar sesuatu dan telah mengenal wajah ibunya.

Perkembangan balita usia 6 bulan, 9 - 12 bulan, 18 bulan, 2 - 3 tahun
Berikut perkembangan balita menurut usianya :
1. Usia 6 bulan
Bayi dapat duduk jika telah dapat menopang dan mengendalikan bobot kepalanya.

2. Usia 9 - 12 bulan
Kebanyakan bayi sudah dapat merangkak dan menegakkan diri sendiri dan mungkin dapat berdiri sendiri tanpa bantuan.

3. Usia 18 bulan
Anak dapat berjalan tanpa dibantu, memanjat tangga, dan mengetahui sedikitnya enam kata.

4. Usia 2 - 3 tahun
Anak dapat memegang pensil, mencoret-coret, dan meniru bentuk-bentuk sederhana. Mampu berbicara dalam kalimat sederhana.

Demikian informasi tentang Perkembangan balita dan anak-anak hingga usia 3 tahun, semoga menjadi info yang bermanfaat bagi anda ibu yang ingin memahami pertumbuhan anaknya.

Rabu, 06 Mei 2015

5 tahap utama perkembangan bayi dalam kandungan

5 tahap utama perkembangan bayi dalam kandungan

5 tahap utama perkembangan bayi dalam kandungan. Perkembangan apa yang terjadi bila embrio terus berkembang? Perkembangan embrionik adalah masa pembuahan sampai lahir. Sebelum sel sperma membuahi sel telur, sel sperma itu berjalan dari saluran @v menuju rahim dan masuk tabung Fallopi. Setelah terjadi pembuahan yaitu meleburnya sel sperma dengan sel telur akan membentuk zigot.

Zigot akan berkembang menjadi embrio dan selanjutnya embrio terus berkembang menjadi bayi. Perkembangan embrio sampai menjadi bayi yang dilahirkan adalah sebagai berikut :

1. Bulan pertama
Terdapat beberapa perubahan dalam bulan pertama. Perut, otak, dan jantung mulai terbentuk. Hati dan telinga saja nampak. Kelenjar tiroid juga terbentuk. Jantung selalu berdenyut yang dapat dilihat seperti tonjolan di depan lengan. Kita dapat memperhatikan awal perkembangan mata. Titik gelap yang ada pada kepala merupakan mata embrio. Lengan dan kaki telah berkembang. Embrio memiliki berat 0,02 gram dengan ukuran kira-kira 4 mm.

2. Bulan kedua
Selama bulan kedua, lengan dan kaki terbentuk serta jari-jari kecil tumbuh. Mata mempunyai kelopak. Mulut mempunyai bibir dan hidung mempunyai lubang hidung. Otot dan tulang mulai terbentuk. Artinya, pada bulan kedua ini semua organ utama telah terbentuk dan jantung bayi berdenyut. Embrio dapat bergerak pada bulan ini. Berat embrio kira-kira 1,0 gram dengan ukuran kira-kira 30 mm.

3. Bulan ketiga
Pada awal bulan ketiga, embrio mulai disebut bayi (fetus). Bayi adalah embrio yang telah memiliki sistem kelengkapan tubuh. Organ tubuh belum lengkap, tetapi semuanya telah ada. Bayi dapat menggerakkkan kepala dan anggota gerak, tetapi sang ibu belum dapat merasakannya. Pada bulan ini berat bayi baik laki-laki maupun perempuan adalah 14 gram dengan ukuran kira-kira 87 mm.

4. Bulan keempat
Pada bulan keempat bayi agak aktif. Seorang ibu mulai dapat merasakan gerakan tersebut. Pada akhir bulan keempat ukuran bayi mencapai 140 mm dan berat 100 gram.

5. Bulan kelima
Perkembangan bayi berlanjut hingga bulan kelima. Bayi memberikan reaksi terhadap suara keras dengan cara menendang dan menggeliat.

Pada bulan keenam, bayi terus mengalami pertumbuhan dan biasanya bayi membalikkan kepalanya ke bawah, siap untuk kelahiran. Setelah 38 minggu atau kira-kira 266 hari, kelahiran akan segera tiba. Bayi kira-kira 350 mm dan berat 3.000 gram. Setelah kelahiran bayi akan tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa.

Info tambahan
Telur yang dibuahi mula-mula tidak sekadar membelah diri. Ia melakukan diferensiasi agar membentuk pelbagai tipe sel yang membangun tubuh manusia. Para ilmuwan masih belum memahami hal tersebut dapat terjadi.

agaknya informasi sandi yang diperlukan itu terdapat dalam kromosom awal yang berjumlah 46. Diperkirakan bahwa sekali kelompok sel-sel itu terbentuk mempengaruhi terhadap susunan kelompok sel lainnya. Proses diferensiasi hampir selesai tiga bulan setelah pembuahan. Waktu yang enam bulan lagi hanya merupakan soal pertumbuhan.


Sewaktu lahir, setiap bayi perempuan secara alamiah memiliki 200-400 ribu telur di dalam indung telur (ovarium). Setelah mencapai pubertas atau kedewasaan, telur sejumlah itu akan tinggal sekitar 10.000. Dari sejumlah telur yang tersisa akan dilepaskan sekitar 400 yang dilepaskan sebutir setiap 28 hari sekali.

Selasa, 05 Mei 2015

Ringkasan tentang pertumbuhan, perkembangan hewan dan tumbuhan

Ringkasan tentang pertumbuhan, perkembangan hewan dan tumbuhan

Sebelumnya telah kita ulas beberapa artikel mengenai pertumbuhan dan perkembangan hewan maupun tumbuhan pada :


Dari beberapa pembahasan tersebut dapat kita ambil ringkasannya sebagai berikut:

Pertumbuhan adalah penambahan ukuran atas isi sel yang tidak dapat balik kembali (irreversible). Pertumbuhan menyangkut aspek kuantitatif suatu perkembangan sehingga dapat diukur dengan alat ukur panjang, berat, dan jumlah.

Perkembangan adalah perubahan pada makhluk hidup menuju kedewasaan. Perkembangan menyangkut aspek kualitatif kelengkapan organ tubuh menjadi makhluk yang sempurna dan dewasa. Contohnya adalah proses menetasnya telur dan perkembangan anak ayam menjadi ayam dewasa serta keluarnya akar dari biji yang berkecambah.

Tahapan umum perkembangan makhluk hidup menjadi makhluk dewasa adalah pembelahan sel zigot, morfogenesis, diferensiasi, dan pertumbuhan. Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup dipengaruhi oleh faktor internal dari makhluk hidup, yaitu gen dan hormon serta faktor lingkungan (faktor eksternal).

Bertambah tingginya tumbuhan ditentukan oleh aktivitas tunas terminal di daerah pucuk batang. Munculnya cabang, ranting, daun, atau bunga ditentukan oleh aktivitas tunas lateral. Pada batang berkayu, bertambah besarnya diameter batang ditentukan oleh aktivitas kambium yang terletak di antara xilem dan floem.

Titik tumbuh akar terletak di daerah ujung akar. Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan ada yang terjadi di luar tubuh (fertilisasi eksternal) dan ada yang di dalam tubuh (fertilisasi internal).

Proses pertumbuhan dan perkembangan pada manusia dimulai dari masa pembuahan sampai lahir, masa setelah lahir, dan masa remaja.

Metamorfosis merupakan proses yang menunjukkan perubahan bentuk yang berbeda pada beberapa tahapan pertumbuhan dan perkembangan untuk mencapai dewasa. Metamorfosis sempurna pada serangga dimulai dari telur, larva, pupa dan hewan dewasa. Metamorfosis tidak sempurna hanya meliputi pembentukan telur, nimfa, dan hewan dewasa.

Metageneseis merupakan proses pergiliran antara generasi haploid dan diploid yang dialami makhluk hidup dalam satu siklus. Generasi penghasil spora disebut fase sporofit. Generasi penghasil gamet disebut fase gametofit.

Istilah dalam pertumbuhan, perkembangan hewan maupun tumbuhan

Dalam membicarakan pertumbuhan, perkembangan hewan dan tumbuhan dapat kita temui beberapa istilah biologi yang mungkin belum anda ketahui. Untuk itu, bersama ringkasan ini kami informasikan arti dari istilah tersebut untuk membantu pemahaman anda dalam belajar biologi. Berikut istilah dan artinya :
  • Blastosoel : rongga blastula
  • Blastula : tingkat dini perkembangan hewan dengan satu (biasanya) lapis sel yang mengelilingi rongga berisi cairan sehingga membentuk bola kosong.
  • Diferensiasi : memodifikasi struktural dan fungsional suatu sel tidak khusus menjadi sel yang khusus.
  • Etiolasi : tumbuhan yang tidak berklorofil sehingga berwarna kuning pucat karena tidak mendapat cahaya matahari.
  • Gametofit : tingkat haploid yang menghasilkan gamet dalam daur hidup tumbuhan.
  • Gastrula : tingkat pertumbuhan embrio dengan tiga lapis benih berupa ektoderm, endoderm, dan mesoderm.
  • Gen : bagian kromosom yang mengendalikan ciri suatu organisme dan bersifat menurun dari induk kepada keturunannya.
  • Meristem : pembelahan sel menjadi dua sel anakan pada pembelahan biner dan setiap sel anakan mempunyai kandungan kromosom yang sama persis dengan sel induknya.
  • Morfogenesis : perkembangan bentuk tubuh.
  • Morula : tingkat pertumbuhan awal embrio yang mirip setangkai anggur.
  • Plumula : daun pertama kecambah.
  • Sporofit : tingkat diploid yang menghasilkan biji atau spora dalam daur hidup suatu tumbuhan.
  • Sporangium : struktur yang di dalamnya menghasilkan spora.

Demikian beberapa istilah yang dapat kami informasikan, jika istilah biologi yang anda cari tidak terdapat pada daftar di atas, silahkan lihat di 60 istilah bidang biologi beserta penjelasan singkatnya. Semoga anda menemukan yang dicari.

Contact Me

Nama

Email *

Pesan *