Skip to main content

Kehidupan politik masyarakat tradisional suku Jawa

Kehidupan politik masyarakat tradisional suku Jawa. Secara administratif, suatu desa di Jawa biasanya disebut Kelurahan yang dikepalai oleh seorang Lurah (lurah = petinggi, bekel atau glondong). Seorang Lurah sebelum disahkan oleh pejabat yang berwenang, harus dipilih oleh warga desa yang telah punya hak pilih yang pelaksanaanya seperti pada Pemilihan Umum.


Calon yang mendapat suara terbanyak itulah yang akan disahkan sebagai lurah oleh Bupati Kepala Daerah Tingkat II setempat. Seorang Kepala Desa dibantu oleh beberapa pejabat pembantunya, yakni :
1. Seorang Carik (sekretaris desa), tugasnya mengurusi soal-soal administrasi desa (surat menyurat, pembukuan, arsip, dan sebagainya).


2. Beberapa Kamituwa, yaitu kepala-kepala dukuh dalam desa itu tugasnya adalah sebagai wakil lurah di dukuh tersebut.


3. Beberapa Jagabaya, yaitu koordinator keamanan desa, tugasnya membagi tugas ronda malam (siskamling) dan mengawasinya.


4. Seorang Modin atau Kaum, yaitu pejabat desa yang mengurusi soal-soal nikah, talak, rujuk, upacara keagamaan/kematian.


5. Beberapa Kebayan, yaitu pejabat desa yang tugasnya menyampaikan perintah dari atasan kepada para warga desanya.


6. Beberapa Ulu-ulu, yaitu pejabat desa yang bertugas membagi air di sawah-sawah para petani dalam desa yang bersangkutan.


Para pejabat pembantu Kepala Desa tersebut disebut Pamong Desa. Untuk desa-desa di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, perangkat desa itu masih ditambah lagi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Kelurahan, yakni suatu badan yang merupakn wakil dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.


Jika pemerintah desa hendak membuat peraturan khusus atau pungutan kepada masyarakat warga desa, maka Kepala Desa harus mengadakan permusyawaratan dengan tokoh-tokoh yang mewakili warga desa yang disebut Rembug Desa atau Musyawarah Desa.


Untuk memelihara dan membangun masyarakat desanya para pamong desa terutama kepala dukuhnya harus sering mengerahkan bantuan tenaga warga desa yang disebut gugur gunung atau kerig desa guna bekerja sama untuk membuat, memperbaiki atau memelihara jalan-jalan desa, jembatan, saluran air, bendungan desa, balai desa, rumah-rumah ibadah dan sebagainya.


Secara adat, masyarakat desa di Jawa masih banyak yang melakukan bersih desa atau sedekah bumi atau rasulan sekali dalam setahun. Dalam upacara tersebut, di samping mengadakan selamatan juga sering kali diadakan hiburan rakyat berupa tayuban, wayang, ataupun ketoprak.


Untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ekonomi di desa, banyak desa yang telah memiliki koperasi pertanian, koperasi konsumsi sejak lama.

Popular posts from this blog

75 istilah ekonomi lengkap

Setelah sebelumnya admin telah memberikan informasi tentang istilah bidang kesenian dan kebudayaan, selanjutnya admin akan menuliskan info tentang istilah ekonomi lengkap. Dalam artikel tentang ekonomi atau berita ekonomi indonesia sering kita dengar istilah-istilah yang kurang kita mengerti, atau sebenarnya kita mengetahui maksudnya namun tak mampu menjelaskan atau menjabarkannya secara rinci kepada orang lain.

Untuk itu, berikut kami tuliskan daftar istilah dalam bidang ekonomi dalam 75 istilah ekonomi : Aset : kekayaan.Akumulasi : proses penambahan modal (uang tunai, mesin-mesin, dsb.Bankir : orang yang memperdagangkan uang ; cukong.Bank : kantor penyimpanan, perkreditan keuangan.Banker : direktur bank.Barter : perdagangan dengan saling menukar barang.Bonanza : sumber rejeki (keuntungan, kebahagiaan).Bonus : honor tambahan di luar gaji (uang ekstra).Brankas : lemari tempat menyimpan uang, barang-barang berharga.Bursa : tempat memperjualbelikan saham.Butik : toko yang menjual barang…

67 Istilah Pertanian Lengkap

Dalam bidang pertanian dikenal banyak istilah pertanian yang biasa diterapkan dalam kalimat yang tentunya berhubungan dengan dunia pertanian. Namun, meski kita sering mendengar dan tahu maksud istilah tersebut, saat kita ditanya dan disuruh mendeskripsikan ternyata kesulitan. Untuk itu, kali ini Enjangcom akan memberikan informasi tentang istilah-istilah dalam bidang pertanian dan penjelasannya. Istilah-istilah tersebut kami rangkum dalam 67 istilah pertanian, selengkapnya sebagai berikut : Agrobisnis : melakukan usaha perdagangan dalam bidang hasil-hasil pertanian.Agraria : urusan pertanian atau tanah pertanian.Airdas : pengairan dasar.Amubu : alat memupuk dan menabur.Amuru : alat memupuk dan menggaru.Apiani : peternak lebah.Agrisilvikultur : pertanian rakyat yang dilakukan di areal kehutanan.Agroindustri : industri di bidang pertanian.Ammonifikasi : proses peruraian bahan organik oleh mikro-organisme menjadi amoniak.Benih : bibit tanaman yang akan ditebar, diternak, dan lain-lain.Da…

7 perbedaan koperasi dengan badan usaha lain

7 perbedaan koperasi dengan badan usaha lain. Selain koperasi, ada beberapa badan usaha lain yang bergerak dalam bidang ekonomi, antara lain toko, firma, persekutuan komanditer (CV), dan perseroan Terbatas (PT). Usaha yang dilakukan koperasi berbeda dengan yang dilakukan badan usaha lain tersebut.
Perbedaan koperasi dengan badan usaha lain ada tujuh, yang tentu saja jika dibandingkan lebih menguntungkan koperasi, perbedaan yaitu sebagai berikut :
NoKoperasiBadan Usaha Lain1Mengutamakan kesejahteraan anggotaMengutamakan kepentingan perusahaan2Keanggotaan bersifat sukarelaKeanggotaan terbatas3Modal dari simpanan anggotaModal dari penjualan saham, perorangan, atau kelompok4Berbadan hukumAda yang tidak berbadan hokum5Pengurus dipilih anggotaPengurus ditentukan oleh pemegang saham6Terdapat pembagian SHU menurut jasa anggotaTidak ada pembagian SHU7Keuangan bersifat terbukaKeuangan bersifat tertutup
Dari, ketujuh perbedaan tersebut, mungkin anda terdorong untuk mendirikan usaha koperasi? Jika…