Skip to main content

Istilah bidang pemerintahan dan penjelasannya

Dalam dunia pemerintahan terdapat istilah-istilah yang mungkin kurang atau bahkan tidak anda mengerti. Karena memang anda bukan terjun dibidang pemerintahan, jadi sewajarnya jika tidak mengerti maksudnya. Untuk itu, kali ini Enjangcom akan memberikan info tentang istilah-istilah yang terdapat atau biasa digunakan dalam bidang pemerintahan.

70 istilah bidang pemerintahan
Di sini kami hanya mampu memberikan 70 istilah dalam bidang pemerintahan dan penjelasann singkatnya, sehingga diharapkan anda mengerti inti dari pengertian istilah tersebut. Berikut daftar istilah pemerintahan.

Tips pencarian istilah : Khusus bagi anda yang menggunakan komputer, untuk mempercepat pencarian istilah, silahkan tekan Ctrl + F. Setelah muncul kotak di pojok kanan atas silahkan ketikkan kata atau istilah yang anda maksud, dengan cepat kata/istilah akan ditandai dengan blok warna kuning.
  1. Aparat : alat negara.
  2. Aspirasi : kehendak yang keras.
  3. Asisten : pembantu, wakil.
  4. Akselerasi : meningkatkan kecepatan waktu.
  5. Administrasi : segala kegiatan yang berkaitan dengan surat-menyurat.
  6. BUN : Bendahara Umum Negara.
  7. BAKN : Badan Administrasi Kepegawaian Negara.
  8. Birokrasi : cara kerja yang penuh prosedural (berliku-liku).
  9. Bimas : bimbingan massal.
  10. Beslah : menyita.
  11. Beslit : surat keputusan, pengangkatan, dan sebagainya.
  12. Dispenda : Dinas Pendapatan Daerah.
  13. Disbun : Dinas Perkebunan.
  14. Gubernur : Kepala daerah tingkat I (propinsi).
  15. Figur : tokoh atau gambaran, sosok tubuh.
  16. Fasilitas : segala hal yang dapat memudahkan (perkara, kegiatan, dan lain-lain).
  17. Fedweral : pemerintahan yang terdiri dari beberapa negara bagian.
  18. Feodal : tata kehidupan masyarakat yang dikuasai kaum bangsawan, tuan tanah.
  19. Fonds : dana, anggaran.
  20. Fungsionaris : pejabat (pegawai, anggota pengurus) yang menduduki fungsi (kedudukan).
  21. Gubernemen : pemerintahan (zaman Belanda).
  22. Guyub : rukun.
  23. Hadir : ada, datang.
  24. Hakim : orang yang memutuskan (mengadili) perkara.
  25. Hansip : pertahanan sipil.
  26. inventarisasi : penyusunan daftar barang-barang yang ada di kantor, gudang, dan sebagainya.
  27. Insransi : badan pemerintahan umum (kantor, jawatan).
  28. Kiprah : melakukan gerakan dengan penuh semangat.
  29. Kompartemen : pembagian menjadi bagian-bagian wilayah.
  30. Kodam : komando daerah militer.
  31. Kodau : komando daerah udara.
  32. Kompeten : berwenang, berkuasa (memutuskan) sesuatu.
  33. Kondiute : perikelakuan, kemampuan ; tata tertib
  34. Kolega : teman sejawat, sekerja.
  35. Konvensi : permufakatan.
  36. Korupsi : melakukan penyalahgunaan jabatan, barang-barang, dan lain-lain, demi keuntungan sendiri.
  37. Koruptor : orang yang melakukan korupsi.
  38. Karo : kepala biro.
  39. Konsolidasi : usaha memperkuat kedudukan.
  40. Lapor : memberitahu.
  41. Leader : pemimpin.
  42. Legislatif : berwenang membuat undang-undang.
  43. Liberal : bersifat bebas.
  44. Manajemen : pengelolaan.
  45. Manipulasi : perbuatan curang (menggelapkan, menimbun) barang untuk spekulasi.
  46. Memorandum of understand : perjanjian saling pengertian.
  47. Mutasi : (pegawai) perpindahan tugas.
  48. Muspika : musyawarah pimpinan kecamatan.
  49. Otoritas : kekuasaan.
  50. Pangreh praja : pegawai negeri zaman Belanda.
  51. Pamong desa : perangkat desa ; abdi negara di desa.
  52. Pemda : pemerintah daerah.
  53. Posko : pos komunikasi.
  54. Swapraja : daerah istimewa.
  55. Swakarsa : dikerjakan berdasarkan inisiatif sendiri.
  56. Swasembada : memenuhi kebutuhan sendiri.
  57. Swadaya : kemampuan atau kekuatan sendiri.
  58. Warakawuri : janda pahlawan.
  59. Rekomendasi : saran yang membenarkan (menguatkan).
  60. Retribusi : biaya pungutan untuk kendaraan yang memanfaatkan jasa (jalan, tempat-tempat tertentu, dan lain-lain).
  61. Trayek : jalur perjalanan.
  62. JIM : Jakarta Informal Meeting.
  63. Humas : hubungan masyarakat.
  64. Kabag : kepala bagian
  65. Kasi : kepala seksi.
  66. LMD : lembaga masyarakat desa.
  67. LKMD : lembaga ketahanan masyarakat desa.
  68. Siskamling : sistem keamanan lingkungan.
  69. Ipeda : iuran pembanguann daerah.
  70. PAD : pendapatan asli daerah.
Itulah istilah-istilah yang sering digunakan dalam bidang pemerintahan khususnya di Indonesia. Semoga menjadikan tambahan wawasan. Bagi anda yang sedang belajar bagaimana menggunakan istilah yang baik dan benar dalam kalimat silahkan baca artikel :

Popular posts from this blog

67 Istilah Pertanian Lengkap

Dalam bidang pertanian dikenal banyak istilah pertanian yang biasa diterapkan dalam kalimat yang tentunya berhubungan dengan dunia pertanian. Namun, meski kita sering mendengar dan tahu maksud istilah tersebut, saat kita ditanya dan disuruh mendeskripsikan ternyata kesulitan. Untuk itu, kali ini Enjangcom akan memberikan informasi tentang istilah-istilah dalam bidang pertanian dan penjelasannya. Istilah-istilah tersebut kami rangkum dalam 67 istilah pertanian, selengkapnya sebagai berikut : Agrobisnis : melakukan usaha perdagangan dalam bidang hasil-hasil pertanian.Agraria : urusan pertanian atau tanah pertanian.Airdas : pengairan dasar.Amubu : alat memupuk dan menabur.Amuru : alat memupuk dan menggaru.Apiani : peternak lebah.Agrisilvikultur : pertanian rakyat yang dilakukan di areal kehutanan.Agroindustri : industri di bidang pertanian.Ammonifikasi : proses peruraian bahan organik oleh mikro-organisme menjadi amoniak.Benih : bibit tanaman yang akan ditebar, diternak, dan lain-lain.Da…

75 istilah ekonomi lengkap

Setelah sebelumnya admin telah memberikan informasi tentang istilah bidang kesenian dan kebudayaan, selanjutnya admin akan menuliskan info tentang istilah ekonomi lengkap. Dalam artikel tentang ekonomi atau berita ekonomi indonesia sering kita dengar istilah-istilah yang kurang kita mengerti, atau sebenarnya kita mengetahui maksudnya namun tak mampu menjelaskan atau menjabarkannya secara rinci kepada orang lain.

Untuk itu, berikut kami tuliskan daftar istilah dalam bidang ekonomi dalam 75 istilah ekonomi : Aset : kekayaan.Akumulasi : proses penambahan modal (uang tunai, mesin-mesin, dsb.Bankir : orang yang memperdagangkan uang ; cukong.Bank : kantor penyimpanan, perkreditan keuangan.Banker : direktur bank.Barter : perdagangan dengan saling menukar barang.Bonanza : sumber rejeki (keuntungan, kebahagiaan).Bonus : honor tambahan di luar gaji (uang ekstra).Brankas : lemari tempat menyimpan uang, barang-barang berharga.Bursa : tempat memperjualbelikan saham.Butik : toko yang menjual barang…

7 perbedaan koperasi dengan badan usaha lain

7 perbedaan koperasi dengan badan usaha lain. Selain koperasi, ada beberapa badan usaha lain yang bergerak dalam bidang ekonomi, antara lain toko, firma, persekutuan komanditer (CV), dan perseroan Terbatas (PT). Usaha yang dilakukan koperasi berbeda dengan yang dilakukan badan usaha lain tersebut.
Perbedaan koperasi dengan badan usaha lain ada tujuh, yang tentu saja jika dibandingkan lebih menguntungkan koperasi, perbedaan yaitu sebagai berikut :
NoKoperasiBadan Usaha Lain1Mengutamakan kesejahteraan anggotaMengutamakan kepentingan perusahaan2Keanggotaan bersifat sukarelaKeanggotaan terbatas3Modal dari simpanan anggotaModal dari penjualan saham, perorangan, atau kelompok4Berbadan hukumAda yang tidak berbadan hokum5Pengurus dipilih anggotaPengurus ditentukan oleh pemegang saham6Terdapat pembagian SHU menurut jasa anggotaTidak ada pembagian SHU7Keuangan bersifat terbukaKeuangan bersifat tertutup
Dari, ketujuh perbedaan tersebut, mungkin anda terdorong untuk mendirikan usaha koperasi? Jika…