67 Istilah Pertanian Lengkap

Dalam bidang pertanian dikenal banyak istilah pertanian yang biasa diterapkan dalam kalimat yang tentunya berhubungan dengan dunia pertanian. Namun, meski kita sering mendengar dan tahu maksud istilah tersebut, saat kita ditanya dan disuruh mendeskripsikan ternyata kesulitan. Untuk itu, kali ini Enjangcom akan memberikan informasi tentang istilah-istilah dalam bidang pertanian dan penjelasannya. Istilah-istilah tersebut kami rangkum dalam 67 istilah pertanian, selengkapnya sebagai berikut :
  1. Agrobisnis : melakukan usaha perdagangan dalam bidang hasil-hasil pertanian.
  2. Agraria : urusan pertanian atau tanah pertanian.
  3. Airdas : pengairan dasar.
  4. Amubu : alat memupuk dan menabur.
  5. Amuru : alat memupuk dan menggaru.
  6. Apiani : peternak lebah.
  7. Agrisilvikultur : pertanian rakyat yang dilakukan di areal kehutanan.
  8. Agroindustri : industri di bidang pertanian.
  9. Ammonifikasi : proses peruraian bahan organik oleh mikro-organisme menjadi amoniak.
  10. Benih : bibit tanaman yang akan ditebar, diternak, dan lain-lain.
  11. Damar : getah-getah cair yang berasal dari pohon-pohon tertentu yang biasanya digunakan untuk campuran minyak wangi, plitur, dll.
  12. Daerah surplus : daerah subur (produktif) sebagai penghasil pertanian.
  13. Diversifikasi : penganekaragaman.
  14. Diversifikasi : penganekaragaman tanaman dalam rangka meningkatkan hasil pertanian.
  15. Disbun : dinas perkebunan.
  16. Empon-empon : jenis tanaman umbi lapis yang besarnya sama dengan jari, misalnya ; lempuyang, kencur, jahe, kapulogo, kunci, laos, temu lawak, dsb.
  17. Gabah : bulir padi yang sudah lepas dari tangkainya.
  18. Getah liar : getah yang diperoleh dari aneka pohon liar.
  19. Gabah kering : gabah yang sudah kering.
  20. Geha : nama salah satu jenis varietas gabah.
  21. Genjah : cepat berbuah dan masak.
  22. Gogo rancah : teknik bertanam padi dengan menggunakan benih (bukan bibit) pada tanah kering.
  23. Hara : zat yang diperlukan tumbuhan atau hewan untuk pertumbuhan.
  24. Gulma : tanaman pengganggu.
  25. Hortikultura : pembudidayaan tanaman buah, bunga dan sayuran.
  26. Hidroponik : sistem bercocok tanam yang menggunakan air sebagai medianya.
  27. Hibrida : tanaman hasil penyilangan (tanaman yang dikawinkan)
  28. Hutan lindung : Hutan yang dilindungi (dilarang untuk dibuka, ditebang dll)
  29. Hutan produksi : hutan yang disiapkan untuk diambil hasil hutannya.
  30. Humus : sisa-sisa tumbuhan yang diubah mikroorganisme dalam tanah menjadi tanah yang subur.
  31. Empang : pematang penahan air ; tambak.
  32. Insektisida : obat pembasmi serangga.
  33. Intensifikasi pertanian : usaha-usaha meningkatkan produk pertanian melalui pancausaha pertanian.
  34. Irigasi : pengairan.
  35. IR 54 : salah satu jenis tanaman pada unggul.
  36. Kompos : pupuk alam yang terbuat dari sampah organik, dll.
  37. Klompencapir : kelompok pendengar, pembaca, dan pemirsa.
  38. Kroto : telur semut rangrang.
  39. KUD : Koperasi Unit Desa.
  40. Pasca panen : masa sesudah panen ; lepas panen.
  41. Lahan : tanah garapan.
  42. Lahan kritis : areal pertanian yang tandus tak ada tanamannya dan membahayakan.
  43. Mekanisme pertanian : usaha penggunaan mesin-mesin modern di bidang pertanian
  44. Musim paceklik : musim kekurangan pangan sebab pertanian mengalami kegagalan hasil panen.
  45. Nener : bibit ikan yang baru berumur beberapa hari.
  46. Nitrifikasi : proses perombaan amoniak menjadi nitrat (makanan terbaik buat tanaman).
  47. Palawija : jenis tanaman pertanian sebangsa jagung, kedelai, dll, kecuali padi.
  48. Petani gurem : petani kecil yang memiliki tanah garapan maksimal setengah hektar.
  49. Petani berdasi : kaum tuan tanah yang memiliki tanah garapan sangat luas, lagi pula dipekerjakan kepada orang lain (buruh).
  50. Penangkar : orang yang mengawinsilangkan dua jenis tanaman, hewan, sehingga muncul jenis baru.
  51. Pianggang : belalang kecil perusak padi.
  52. Pemijahan : kolam khusus tempat pendederan ikan.
  53. PPL : petugas penyuluh lapangan, penyuluh pertanian lapangan, Proyek Pengembangan Lingkungan
  54. PIR : Perkebunan Inti Rakyat.
  55. Pupuk : bahan atau zat yang ciberikan atau ditambahkan kepada suatu tanaman.
  56. Pupuk daun : pupuk yang berasal dari bahan-bahan kimia guna merangsang pertumbuhan daun, cara penggunaannya langsung disemprotkan pada permukaan daun.
  57. Pupuk buatan : pupuk dari hasil atau proses kimia yang dibuat di pabrik-pabrik yang mengandung zat-zat makanan yang diperlukan.
  58. Pupuk kandang : pupuk tanaman yang berasal dari kotoran hewan piaraan atau ternak.
  59. Pupuk hijau : pupuk tanaman yang berasal dari jenis tumbuhan.
  60. Rehabilitasi tanah : usaha ke arah perbaikan tanah kembali (menyuburkan tanah kembali).
  61. Sengkedan : sistem pertanian untuk daerah yang tanahnya miring (perbukitan).
  62. Suaka alam : daerah-daerah yang harus dilindungi baik hewan, tumbuhan yang ada di dalamnya.
  63. Tambak : kolam air payau untuk mengembangkan jenis ikan bandeng atau udang.
  64. Trawl : jaring kantong yang dipasang pada sebuah kapal.
  65. TRIS : Tebu Rakyat Intensifikasi.
  66. Unggas : golongan binatang bersayap dan berkaki dua, misalnya ayam, bebek, puyuh, dll.
  67. VUTW : Varitas Unggul Tahan Wereng.
67 istilah bidang pertanian
Itulah istilah-istilah pertanian yang kami rangkum menjadi 67 daftar istilah, semoga menjadi informasi online yang bermanfaat. Mohon maaf jika ada kekurangan, alangkah senang jika anda mau melengkapi.

Bagi anda yang sedang belajar Bahasa Indonesia silahkan baca juga :

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sponsor Articles

The worth of a business credit card

Among the so many varieties of credit cards, one of the most underestimated is the value of a business credit card. Many people do not choose to apply for a business credit card because aside from having a definite target market the business owners or business executives it seems to be complicated to use. Although a business credit card has more requirements and has higher interests compared to other types of credit cards there is, contrary to the common conception, t can be very helpful if used properly.

What is a business credit card?
Basically, business credit card is for the business people’s consumption. Compared to the regular credit card, a business credit card has a high limit plus low interest rates. Depending on the manner of choosing, a business credit card may also bring a lot of automatic benefits.

Since it is targeted towards businessmen or those people who are heading towards building a business, a business credit card can definitely benefit these small businesses. A business credit card helps the budding business by extending payments while improving the cash flow. Aside from bearing the image of a dependable credit card, business credit card boasts of having detailed reports and giving quality customer service as its major trademarks.

Aside from having limits and low interest rates, a business credit card provides many alternatives and numerous credit options for small businesses. A business credit card also caters to large corporations that are crafted to aid those people who are starting with their own business to grow while closely monitoring the baseline of credit.

Simplifying business credit cards
It really pays to go to the bank when one applies for a credit card to get the chance to answer all immediate inquiries. But since business credit card is for business people who are always on the go, many business credit card issuers offers online applications for business credit cards.  When one applies for a business credit card, there is no need to visit the bank.

There is also no need to wait in the queue just to talk to a bank representative. When you apply business credit card online, all you have to do is to select the business credit card option that would perfectly suit your small business or corporate credit requirements right from the comforts of your home or office.

Aside from offering safe, secured, and simple processes that are designed help you take care of your starting business, most business credit cards online offer accessible features for the convenience of the business credit card holder like the online payment and reporting. Customized company logos and access to instant cash are also available on line. Other business credit card online offers detailed reporting features for easy monitoring and access.

Most business credit card applications offer free fee for the first year and no pre-set spending limit or finance charges. Other business credit card offers viable membership rewards program that enables the member to earn points towards travel, merchandise and other rewards for his or her business. Some of these business credit cards offer small businesses a line of credit up to $100,000 at a competitive APR as low as prime + 1.99% for both cash and check purchases; 100% of the line is available as cash and no collateral is required.

The business credit card holder or customer might receive fee-free checks as well as a card to access the account. Everyday savings or exclusive savings, express approvals, no annual fee, up to 5 percent rebates on all qualified purchases, and 0% introductory annual percentage rate (APR) on purchases during first half of the year of card membership are some of the great offers of most business credit cards.

Although majority of the business credit card issuers offer great value deals, it is very important to research first what does your business needs. Whether your business credit card is meant for investing in inventory or just for payroll, it is significant to look for a flexible business credit card that can handle almost anything. Whether you opt to go directly to the bank or apply for a business credit card online, a number of premier business credit card suppliers are there to help you find the right credit card product as easy and convenient as possible.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Ingin Bisnis Online dengan mudah?

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel