Saron Gamelan Jawa

Konten [Tampil]
Saron adalah salah satu alat musik tradisional gamelan Jawa pentatonis yang biasa juga disebut balungan. Alat musik gamelan ini termasuk dalam keluarga balungan tengah. Mengapa? Karena ukuran dan bentuk wilahannya (batangan) menengah. Ukuran dan bentuk yang lebih besar dari saron disebut demung, sedangkan yang lebih kecil disebut peking.

Dalam satu set (pangkon) gamelan baik itu gamelan Surakarta maupun Yogyakarta biasanya terdapat dua pasang saron dengan laras slendro dan pelog. Pada sebuah pertunjukan wayang atau karawitan seorang niyaga penabuh saron memegang dua buah saron slendro dan pelog.

Bentuk saron

Bagaimanakah bentuk saron? Secara umum, saron terdiri dari rancakan, wilahan, dan paku wilahan. Rancakan adalah kayu yang digunakan untuk menempatkan paku dan wilahan. Wilahan adalah batang perunggu, kuningan, atau besi yang jika dipukul bisa mengeluarkan bunyi nada.

image: Saron Gaya Surakarta

Saron gaya Yogyakarta dan Surakarta memiliki bentuk yang sedikit berbeda dalam urusan rancaknya, namun larasnya tidak ada bedanya. Bagian kedua ujung rancak gaya Solo lebih simpel, sedangkan gaya Yogyakarta lebih memanjang dan menggunun.
image: Saron Gaya Yogyakarta

Bahan pembuat wilah saron

Baik saron Surakarta maupun Yogyakarta bisa dibuat dari perunggu (paling bagus), kuningan, maupun besi. Bagus dan tidaknya suara saron tergantung bahan yang digunakan. Sampai saat ini bahan perunggulah yang diakui paling bagus suaranya.

Lalu bagaimana jika saron dibuat dari bahan kuningan atau besi? Tidak masalah, dari segi bentuk tidak jauh berbeda dari bahan perunggu, jika ditabuh tentu saja berbunyi, namun kualitas suaranya jelas tidak bagus seperti yang terbuat dari perunggu.

Tabuh saron

Untuk membunyikan atau memainkan saron dibutuhkan alat pukul yang biasa disebut tabuh. Alat ini terdiri dari bagian kepala dan alat pemegang yang digunakan sebagai penyangga ketika dipukulkan ke wilahan.

Tabuh ini biasa dibuat dari kayu jenis apa saja, seperti kayu sono, asem, akasia dan lani-lain. Agar lebih jelas amati gambar tabuh saron di bawah ini:

image: Tabuh saron

Nada saron

Saron terdiri dari dua laras, yaitu laras slendro dan pelog. Secara baku pada kedua laras tersebut ada 7 nada saja. Nada saron pada laras slendro, terdiri dari 6123561. Nada 61 terdiri dari dua nada, yaitu nada rendah dan nada tinggi.

Sedangkan pada laras pelog juga terdiri dari 7 nada, yaitu: 1234567 tanpa nada rendah dan nada tinggi.

Titi Nada saron Slendro

Titi nada saron slendro terdiri dari 7 nada, di mulai dari nada 6 rendah sampai nada 1 tinggi. Secara lengkapnya: 6123561 seperti tampak pada gambar di bawah ini:
image: Titi Nada saron Slendro

Titi Nada saron Pelog

Sedangkan titi nada saron pelog terdiri dari 7 nada, di mulai dari nada 1 sampai nada 7. Secara lengkapnya: 1234567 seperti tampak pada gambar di bawah ini:

image: Titi Nada saron Pelog

Download Suara Nada Saron

Seperti telah disinggung di atas bahwa titi nada saron baik slendro maupun pelog terdiri dari 7 nada, bagi anda yang membutuhkan suara saron silahkan kunjungi kedua link di bawah ini yang dapat anda download gratis. Namun filenya terpisah-pisah dari nada pertama paling rendah sampai nada paling tinggi:

Cara Memainkan Saron

Memainkan saron bisa dibilang tidak mudah, karena bukan alat musik elektrik. Pemain saron harus mampu menguasai teknik-tekniknya agar bisa memainkannya dengan suara yang bagus. Teknik utama yang harus dikuasai adalah teknik pekakan (mekak) atau mitet. Tangan kanan digunakan untuk memukul wilah, sedangkan tangan kiri dgunakan untuk mekak.

Teknik mekak atau mitet adalah teknik menghentikan suara dengungan wilah saron saat nada yang lain di bunyikan. Misalnya pertama kita memukul nada 1, 2, dan tiga. Ketika nada 1 berbunyi dan kita berganti memukul nada, maka nada 1 harus dipekak harus dipekak agar suara dengungannya lenyap sama sekali. Begitu pula ketika kita memukul nada 3 dan seterusnya.

Mengapa harus dipekak? Karena jika tidak dipekak, maka suara dengan nada sebelumnya akan bercampur dengan nada yang kita pukul nadanya, sehingga nada yang terdengar benar-benar bersih.

Agar anda lebih mudah memahami meskipun secara sekilas, silahkan saksikan lihat pemain saron pada video di bawah ini:

Aplikasi saron

Karena saya pemain saron, beberapa yang lalu saya pernah membuat aplikasi saron digital yang saya upload di playstore. Namun aplikasi ini sangat sederhana. Jika koneksi internet anda lelet maka bunyi antara nada 1 dan lainnya akan terlambat.

Jika anda ingin mencobanya silahkan download di: Saron Digital

Harga saron

Jika anda ingin membeli saron, baiknya anda browsing atau tanya-tanya dahulu kepada yang lebih tahu. Jangan mudah tergiur dengan harga murah. Karena murah dan mahalnya saron tergantung dari bahan yang digunakan.

Saron dengan perunggu bagus tentu harganya lebih mahal daripada perunggu yang banyak campurannya. Bahan perunggu yang bagus akan menghasilkan suara dan laras yang bagus pula. Maka dari itu sebaiknya telitilah sebelum membeli.

Dan yang perlu diingat, saat ini harga gamelan termasuk saron ditentukan oleh kurs dolar AS. Jika dolar naik maka harga gamelan juga akan naik, begitu pula sebaliknya.

Demikian ulasan yang kami tahu mengenai saron, mohon maaf jika ada yang kurang karena keterbatasan pengetahuan penulis.

0 Response to " Saron Gamelan Jawa "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel