Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

4 kriteria suplemen vitamin yang patut dikonsumsi

9 Juli 2012 | Health

4 kriteria suplemen vitamin yang patut dikonsumsi. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang menjadi terlihat lebih tua dari usianya. Dalam riset baru telah ditemukan dua jenis proses penuaan, yaitu penuaan secara biologis dan patologis. Penuaan biologis biasanya tidak dapat dihindari.

Misalnya, rambut yang botak karena usia yang semakin bertambah, terjadinya manopause pada wanita dan menurunnya produksi kelenjar thymus (kelenjar kecil dekat tenggorokan bagian bawah).

Lain halnya dengan penuaan patologis yang umumnya terjadi karena oksidasi yang tidak normal atau terlalu banyak oksidasi dan polusi. Proses penuaan jenis kedua ini lebih dikenal dengan istilah Premature aging (penuaan dini). Oksidasi merupakan  proses yang normal di dalam tubuh kita.

Tanpa proses ini, tubuh tidak dapat membangkitkan energi, atau dengan kata lain tubuh akan mati. Namun, proses oksidasi yang berlebihan di dalam tubuh manusia merupakan penyebab utama terjadinya Premature aging (penuaan dini).

Lalu bagaimana usaha manusia untuk melindungi oksidasi yang tidak normal dan dapat menyebabkan penuaan dini? Para ahli gizi menganjurkan orang untuk memakan makanan seimbang atau yang disebut sebagai healthy diets. Makanan seimbang yang dimaksud itu harus merupakan makanan yang bervariasi, mengandung 2/3 sampai 3/4 makanan yang diperoleh dari tumbuh-tumbuhan (nabati) dan 1/3 sampai 1/4 makanan yang berasal dari hewani.

Para ahli gizi juga menganjurkan agar juga menambah makanannya dengan vitamin. Ada baiknya jika setiap orang mengkonsumsi sedikit vitamin suplemen dan mineral.

4 kriteria suplemen vitamin

Lalu, suplemen vitamin mana yang yang patut dikonsumsi? Para ahli gizi memberikan beberapa kriteria:
1. Vitamin dan mineral yang baik harus memiliki potensi yang tepat.
Di Amerika, vitamin umumnya mengandung lebih dari 50-100 kali yang ditentukan USRDA (US Recommended Dietary Allowances/kecukupan gizi yang dianjurkan). Ini terlalu tinggi.

Potensi yang tepat adalah satu sampai lima kali USRDA. Tetapi banyak para businessman di sana tidak tahu suplemen vitamin apa yang baik. Mereka menganggap semakin tinggi potensinya akan semakin baik.

2. Proporsi yang cukup antara vitamin dan mineral.
Kebutuhan suplemen vitamin untuk B1,B2, kira-kira 10 kali vitamin B3. Jika perbandingannya sama, terlalu rendah atau tinggi itu tidak baik. Untuk mineral, seperti kalsium, zat besi, zat seng, kromium dan zat tembaga, kandungan yang baik adalah 1 sampai 2 kali yang ditentukan USRDA.

3.Vitamin harus lengkap.
Semakin lengkap vitamin akan semakin baik. Dalam sebuah vitamin harus terkandung semua vitamin: B,C,E,D dan A.

4. Tidak mengandung unsur yang tidak diinginkan.
Salah satu kekeliruan yang umum terjadi dalam pembuatan suplemen vitamin yaitu vitamin tersebut mengandung vitamin K. Vitamin K tidak perlu ada dalam suplemen gizi. Ini sangat penting diketahui. Banyak orang tidak tahu tentang ini.

Vitamin K berguna untuk menambah penggumpalan darah. Banyak para pemakai suplemen vitamin berasal dari orang berduit terkena serangan jantung ketika usia semakin meningkat. Padahal, serangan jantung disebabkan oleh penggumpalan darah. Maka dari itu, berhati-hatilah memilih suplemen vitamin untuk dikonsumsi.

tags:

Related For 4 kriteria suplemen vitamin yang patut dikonsumsi