Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Cara berpikir fleksibel dan seimbang

5 Juni 2012 | Intelegensi

Cara berpikir fleksibel dan seimbang. Walaupun anda tidak dapat mengendalikan diri anda dengan sempurna, anda dapat memilih untuk berpikir dengan cara yang sehat atau tidak sehat. Seringkali kita menganggap bahwa semua pikiran negatif itu pasti merusak. Tetapi, sebenarnya mungkin saja untuk berpikir dalam cara negatif yang sehat.

Sebagai contoh, anggaplah bahwa anda bekerja di sebuah negara asing. Anda tidak mengenal siapapun. Tentu saja anda tidak suka akan keadaan yang demikian. Tetapi, anda bisa memilih bagaimana hal itu menurut anda dan bagaimana pengaruhnya terhadap anda.

Anda dapat berpikir “Saya tidak suka keadaan ini, tapi keadaan ini tidak akan berlangsung selamanya maka saya bisa bertahan.” Atau anda dapat berpikir, “Saya tidak suka keadaan ini dan saya akan menjadi gila bila saya harus berada dalam keadaan ini lebih lama lagi.”

Kedua pemikiran tersebut di atas negatif. Namun, pemikiran yang pertama adalah pemikiran yang sehat. Sedangkan pemikiran yang kedua membuat anda menjadi korban kondisi tersebut. Setiap orang mempunyai keinginan dan ambisi. Yang akan membantu anda memenuhi kedua hal itu adalah memiliki falsafah yang fleksibel. Dengan demikian, maka akan tercapailah kebahagiaan pribadi.

Sebagai contoh, misalkan anda mendambakan cinta dan ingin diterima. Bila anda merasakan keinginan itu secara wajar, anda akan merasa frustasi yang sehat jika tidak mendapatkannya. Akan tetapi, emosi akan terganggu bila anda mengubah keinginan fleksibel itu menjadi suatu tuntutan mutlak akan cinta dan penerimaan, yang pada kenyataannya anda tidak bisa mendapatkannya.

Jadi, lebih sehat untuk mengatakan: “Saya ingin dicintai tetapi saya tidak harus memiliki cinta itu.” Adalah tidak masuk akal jika berusaha mendapatkan semua yang kita inginkan. Itulah sebabnya, jangan menjadikan keinginan sebagai suatu keharusan yang mutlak, sehingga anda tidak akan mengalami pukulan batin.

Andaikan anda melamar suatu pekerjaan yang sangat didambakan dan ternyata lamaran ditolak. Bisa dimengerti bila anda kecewa atas penolakan tersebut. Menerima penolakan tersebut bukan berarti anda menyerah begitu saja sehingga tidak dapat berbuat apa-apa untuk mengubahnya. Itu hanyalah berarti bahwa anda mengakui keadaan tersebut memang demikian.

Padahal, anda dapat mencoba untuk mengubahnya bila anda mau. Ini pandangan yang jauh lebih sehat dan seimbang terhadap dunia sehingga akan memungkinkan anda untuk tumbuh dan berkembang.

Kesehatan emosional yang baik berpangkal pada keseimbangan antara kepentingan anda dalam jangka pendek dan jangka panjang. Guna mencapai keseimbangan ini adalah penting untuk menumbuhkan toleransi atau kesabaran dalam menghadapi kegagalan. Sehingga, dalam suatu keadaan tidak menyenangkan dan sulit anda tetap dapat bertahan untuk jangka waktu yang pendek selanjutnya anda dapat mencapai tujuan jangka yang lebih panjang.

Setiap orang harus membuat keputusan yang mempengaruhi hidupnya, baik untuk masa kini ataupun masa yang akan datang. Dan jika kepentingan anda untuk jangka panjang dan jangka pendek itu saling bertentangan, maka anda harus membuat pilihan.

Jika anda terus mengabaikan keinginan jangka pendek sehingga dapat mengejar tujuan jangka panjang, anda tidak akan mendapatkan banyak kesenangan dalam hidup ini. Jika anda terus-menerus hanya terpaku pada masa kini saja dan tidak memikirkan masa depan, maka hidup anda akan menjadi dangkal dan tidak mempunyai tujuan.

Bila anda seringkali menunda masalah, menjalani kehidupan yang tidak disiplin, dan keluar untuk menghindari pertentangan, kemungkinan anda memiliki tingkat toleransi yang rendah terhadap frustasi, maka tagihan-tagihan anda yang belum dibayar menumpuk karena anda mengabaikannya, dan anda mencari-cari jalan pintas yang membuat anda merokok berlebihan, lari ke alkohol, obat-obatan terlarang atau makan terlalu banyak.

Untuk itu, kembangkan sikap yang sehat terhadap diri-sendiri. Hubungan anda dengan diri-sendiri mempengaruhi hubungan anda dengan orang lain. Itulah sebabnya, amatlah penting untuk belajar, menyukai, mencintai, menghormati dan menyayangi diri anda sendiri. Bagaimana dengan anda?

tags:

Related For Cara berpikir fleksibel dan seimbang