Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Dihina Ku Tertawa Dipuji Ku Pergi

4 Mei 2011 | Intelegensi

Dihina Ku Tertawa Dipuji Ku Pergi. Ada dua hal berbeda yang membuat manusia sama – sama bereaksi tanpa memikirkan efek buruknya, yaitu ketika dihina dan dipuja. Kedua hal berlawanan tersebut membuat manusia berontak dan salah tingkah.

1. Hinaan

Seseorang akan sangat gampang tersulut emosinya jika ia dihina. Merasa tak dihargai, merasa diinjak-injak harga dirinya. Mengapa? Pada dasarnya manusia gila hormat. Apapun yang ia lakukan ingin mendapatkan penghargaan dari orang lain. Mereka tak ingin apa yang dilakukannya disalahkan apalagi dikritik dari orang-orang di sekitarnya.

Uniknya lagi, jika apa yang mereka lakukan ternyata tak disetujui reaksi keras pun muncul. Berbagai argumen bermunculan dari mulutnya untuk mempertahankan pendapatnya. Aneh bukan?

2. Pujian

Tak ada yang yang menyangkal bahwa pujian akan membuat hati kita berbunga – bunga menyambutnya. Manusia akan sangat bangga jika dipuji dan dielu – elukan. Canda tawapun meriah keluar dari mulutnya. Tak peduli apakah pujian itu sudah sepantasnya ia terima atau tidak. Karena bangganya terkadang manusia akan lupa bahwa pujian terkadang sanggup  menghancurkan dirinya.

Jika kita perhatikan dengan seksama kedua hal tersebut di atas sebenarnya sama – sama menimbulkan reaksi emosi manusia. Hinaan  menimbulkan emosi negatif, pujian menimbulkan emosi positif. Keduanyapun sama – sama membuat manusia tak berdaya.

Benarkah? He heee… tentunya anda lebih tahu…

Hinaan maupun pujian tak banyak berarti bagiku. Bereaksi terhadap keduanya akan membuat kita lemah menghadapi kehidupan ini, kitapun akan jauh dari fikiran jernih. Benar atau tidak anda yang menjalaninya.

Salam hormat saya

tags:

Related For Dihina Ku Tertawa Dipuji Ku Pergi