Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Kalimat majemuk campuran

28 Februari 2014 | Sastra

Kalimat majemuk campuran. Sebelumnya telah kita bahas tentang penggunaan kalimat majemuk setara dengan rapatan. Untuk posting ini kita lanjutkan bahasan tentang kalimat majemuk campuran. Sebagaimana telah dikemukakan kalimat majemuk campuran mengandung bagian-bagian yang setara dan bagian-bagian yang tidak setara.
Contoh : Setelah ia mandi dan setelah mengganti pakaian, pergilah ia ke sekolah.

Kalimat di atas terdiri atas tiga bagian atau tiga suku kalimat, yaitu :
a. setelah ia mandi
b. setelah mengganti pakaian, dan
c. pergilah ia ke sekolah

Kalimat a dan b mempunyai kedudukan yang setara. Sedangkan kalimat a dan b terhadap c tidak setara. Kedudukan a dan b adalah sebagai anak kalimat terhadap c yang berfungsi sebagai induk kalimat.

Kalimat semacam inilah yang disebut kalimat majemuk campuran. Di dalamnya terkandung bagian-bagian yang setara dan bagian-bagian yang tidak setara.

Contoh di atas memperlihatkan adanya anak kalimat, masing-masing sebagai anak kalimat keterangan waktu. Dalam praktek kita menjumpai berbagai macam variasi.
Contoh : Setelah ia mandi dan mengganti pakaian, ia menyiapkan buku-buku pelajaran, kemudian berangkat sekolah.

Kalimat ini terdiri atas empat suku, yaitu :
a. ia mandi
b. mengganti pakaian
c. ia menyiapkan buku-buku pelajaran
d. berangkat ke sekolah

Kalimat a dan b mempunyai hubungan kesetaraan. Begitu pula c terhadap d. Akan tetapi terhadap c dan d kedudukan a dan b tidak setara. Bagian a dan b merupakan anak kalimat. Sedangkan c dan d merupakan induk kalimat. Jadi kalimat ini mengandung du anak kalimat dan dua induk kalimat.

Contoh lain : Manusia harus berusaha, manusia harus bekerja keras, agar cita-citanya dapat tercapai.

Kalimat ini mempunyai dua induk kalimat, yaitu : manusia harus berusaha dan manusia harus bekerja keras. Sedangkan anak kalimatnya adalah cita-citanya dapat tercapai.

Jelas bukan?

tags:

Related For Kalimat majemuk campuran