Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Masa lalu masa depan dan masa kini sebagai motivasi

12 Juni 2012 | Intelegensi

Masa lalu masa depan dan masa kini sebagai motivasi. Jika suatu saat anda ditanya secara spontan, di manakah anda hidup? Masa lalu, masa depan atau masa kini? Saya yakin tak banyak yang secara spontan menjawab dengan cepat dan tepat. Ada yang terbengong, garuk-garuk kepala bahkan mungkin sama sekali tak peduli dengan pertanyaan yang dilontarkan.

Mungkin tak banyak yang menyadari bahwa sebenarnya jawaban anda dari pertanyaan tersebut akan sangat mempengaruhi terhadap cara hidup anda sehari-hari.

Mengapa? Jika anda paham di manakah sebenarnya posisi anda saat menjalani kehidupan ini, tentulah banyak hal yang bisa anda kembangkan untuk mengisi kehidupan ini. Setelah anda paham, anda akan dengan mudah sanggup memotivasi diri tanpa harus bingung mencari saran ke sana ke mari di kala hati galau.

Namun, bukan berarti kritik dan saran tak penting. Kritik dan saran tetaplah penting, namun bukan berarti anda harus rendah diri karena kritik dan mengubah diri karena saran. Pahamilah apakah keduanya memang patut diterapkan pada diri anda.

Karena sadarilah, bahwa setiap orang memiliki sudut pandang beragam, yang banyak dipengaruhi oleh latar belakang keluarga, lingkungan, pendidikan, agama dan lain sebagainya. Dengan pemahaman yang mendalam anda takkan kesulitan untuk memahami diri anda, di manakah kehidupan anda saat ini, bagaimana menempatkan diri yang tepat pada saatnya.

Sesuai judul di atas, saya mencoba membahas satu-persatu tentang masa lalu masa kini dan masa depan untuk memotivasi hidup anda.

1. Masa lalu

Masa lalu adalah masa yang sudah lewat. Kita takkan pernah bisa mengulangnya kembali, karena waktu tak bisa diputar. Coba ingat masa kecil anda yang tanpa beban, bahagia dan menyenangkan. Bila diingat akan membuat anda senyum-senyum sendiri, dan ingin rasanya mengulang kembali.

Pada masa SMA seabrek kenangan bersama teman-teman, tertawa dan bercanda selalu menghiasai hari-hari anda. Anda tak harus memikirkan bagaimana harus bekerja, bagaimana harus mendapatkan uang, bagaimana nantinya setelah lulus SMA dan sebagainya. Karena anda merasa semuanya adalah masih tanggung jawab orang tua.

Hidup anda mulai lebih terisi ketika rasa ketertarikan pada lain jenis mulai tumbuh. Hari-hari selalu ceria mewangi, semangat masuk sekolah membara ketika pagi datang menjelang. Bahkan waktupun ingin rasanya diputar agar cepat pagi menuju sekolah dan bertemu sang pujaan hati.

Tetapi, apakah kesenangan dan kebahagiaan tersebut terus berlanjut? Jika anda jujur, jawabnya tidak! Tuhan Maha Segalanya, hidup ini selalu berubah. Ketika sang pujaan hati mulai menyakiti dan bahkan memutuskan tali kasihnya, hari-hari anda mulai terasa sangat membosankan.

Segalanya terasa tak menyenangkan. Semangat yang tadinya membara perlahan mulai redup dan jalan anda tak tentu arah. Sadar atau tidak satu kenangan masa lalu menyenangkan dan satu kenangan masa lalu menyakitkan tergores di benak anda.

Setelah masa SMA berlalu, anda masuk bangku kuliah. Dengan berbekal sedikit pengalaman dari bangku SMA, anda mencoba mengenal dunia baru dan teman-teman baru di jenjang pendidikan yang baru.

Lain di bangku SMA lain di bangku kuliah. Anda dituntut untuk lebih bertanggung jawab terhadap segala yang dilakukan. Semua tugas diselesaikan atau tidak adalah hak anda, tetapi resiko juga siap menghadang setelahnya. Dalam hubungan lain jenis pun anda lebih berani sekaligus lebih berhati-hati, karena anda pernah tersakiti.

Mungkin pada masa ini tak sedikit yang mulai mencari calon pendamping hidup. Jika mungkin ada kecocokan mungkin berlanjut ke pelaminan, namun tak sedikit pula yang mengulang hal menyakitkan seperti pada masa SMA. Tercatat lagi berbagai kenangan tergores di hati anda.

Dari sedikit ulasan di atas dapat di simpulkan bahwa setiap masa lalu secara tak sadar selalu mencatat dua hal yang berlawanan.

2. Masa depan

Banyak sekali orang yang mengorbankan banyak hal untuk masa depannya. Baik waktu, tenaga, pikiran maupun beaya. Misalnya saja, setiap hari bekerja untuk mencari uang tanpa mempedulikan kesehatan.

Saat bekerja tentulah menggunakan pikiran untuk memaksimalkan pekerjaan anda. Jika anda tak bisa mengatur waktu, tenaga dan pikiran dengan baik, ini akan berakibat fatal terhadap kesehatan anda sendiri. Yang nantinya akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup.

Pernahkah terbayangkan pada suatu saat penyakit menimpa anda? Tak dapat dipungkiri, terkadang semangat kerja yang tinggi akan melupakan segalanya. Dalam hati yang terpikirkan hanya bagaimana anda dan anak cucu bisa hidup lebih baik di masa depan.

Yang menjadi pertanyaan, “Tahukah bagaimana masa depan anda?, “Apakah dengan bekerja sekeras-kerasnya “pasti” hidup anda akan lebih baik?” Bagaimanapun, masa depan adalah tetap bayangan, kita takkan mampu menggapainya, hanya yang kuasa yang mengetahuinya. Jangankan setahun yang akan datang, satu hari, satu jam, satu menit dan bahkan satu detikpun kita takkan pernah tahu apa yang bakal terjadi.

Sebagai contoh saja, pernahkah melihat kecelakaan tragis pengendara sepeda motor yang membawa nyawa setelah seper berapa detik melewati anda dengan kencang? Tahukah anda apa yang diharapkan dan pikirkannya sesaat sebelum ia tewas mengenaskan di depan anda?

Walaupun kita tidak tahu persis apa yang ada di benaknya, tetapi paling tidak kita bisa meraba. Mengapa ia sampai melewati anda dengan begitu kencang? Mungkin saja ia tergesa-gesa karena mengejar waktu, karena tugas dari atasan atau dia takut terlambat pada suatu acara. Dan bisa jadi hari itu ia mempunyai banyak acara yang membutuhkan kecepatan waktu untuk bisa menjangkau semuanya.

Dengan kecepatan waktu diharapkan bisa menyelesaikan semuanya dihari itu juga. Jika selesai, maka diharapkan besok bisa mengerjakan hal lain. Dengan begitu, diharapkan hari yang akan datang membawa kehidupan yang lebih baik, dan seterusnya. Dari rentetan di atas bisa di artikan bahwa harapan masa depanlah yang menjadi tujuannya.

Sekali lagi, kita takkan pernah bisa menjangkau masa depan, sekalipun paranormal paling hebat sedunia. Yang menentukan adalah Tuhan Yang Maha Kuasa, tak ada yang lain. Bukan berarti kita tak peduli masa depan, kita berhak berencana dan wajib bekerja tetapi kita tak bisa menentukan.

Berharaplah masa depan anda baik, tetapi jangan karenanya anda lupa dan membabi buta untuk mewujudkannya. Masa depan bukan hanya bulan maupun tahun yang akan datang, satu detik kemudian pun adalah juga masa depan.

3. Masa kini

Masa kini adalah masa anda saat ini, saat anda membaca ini, saat anda memikirkan tulisan ini. Bagaimana anda memahami dan mengambil manfaat dari tulisan ini tergantung bagaimana cara pandang anda saat ini, saat otak anda mencerna maksud tulisan ini.

Hasil dari analisa dan pemahaman anda saat ini akan mempengaruhi waktu selanjutnya. Jika anda tak memikirkan tulisan ini mungkin akan segera meninggalkannya dan tak pernah memikirkannya. Namun, jika anda memikirkannya, pasti selanjutnya akan mencari maknanya, yang membuat anda esok hari ingin melakukan seperti apa yang dimaksud pada tulisan ini.

Ulasan di atas hanya sebagai contoh saja. Agar lebih jelas, akan saya berikan lagi contoh ringan di bawah ini:

Suatu hari libur anda bangun pagi, dalam hati punya rencana punya kencan dengan sang pacar jam 12.00 siang. Tetapi, tiba-tiba dapat telepon dari atasan agar mengetik laporan dan harus selesai di hari itu juga karena besok akan digunakan. Mau tak mau anda pasti mengerjakannya.

Lalu anda bermaksud menyelesaikan laporan sebelum acara kencan dengan sang pacar, agar saat berasyik-asyik sama sang pacar tidak terbebani. Pada awal-awal mengetik mungkin anda bisa santai, tetapi setelah waktu berjalan dan mendekati jam 12.00 risau mulai mengganggu. Otomatis anda terburu-buru agar laporan cepat selesai dan dapat segera pergi menemui pujaan hati.

Setelah selesai tanpa diteliti langsung diprint dan anda masukkan pada tas kerja. Setelah itu bergegas pergi menemui si dia. Singkat cerita acara kencan dengan sang pacar pun berjalan sukses seharian.

Karena mungkin bahagia anda tidak lagi memikirkan tugas dari atasan yang anda ketik tadi siang. Keesokan harinya, anda masuk kerja dan menyerahkan tugas yang diberikan atasan anda kemarin siang. Beberapa saat kemudian anda di panggil sang atasan. Beliau marah-marah karena ketikkan laporan anda acak-acakan tidak karuan, dan anda di suruh memperbaikinya kembali.

3 poin utama

Ada 3 point yang dapat di ambil:
1. Ketika anda mengetik anda tergesa-gesa karena anda memikirkan ingin segera bertemu dengan pacar, yang mengakibatkan banyak kesalahan pada ketikkan anda. (Anda tidak memikirkan masa kini tetapi lebih memikirkan masa depan).

2. Setelah bahagia bertemu dengan pacar anda tidak lagi memikirkan apakah pekerjaan anda tadi sudah benar atau masih acak-acakan. (Anda tidak memikirkan masa lalu dan akibat yang akan anda temui di masa depan).

3. Anda dimarahi atasan karena pekerjaan anda acak-acakan, saat mengetik anda tidak konsentrasi penuh, tetapi memikirkan acara kencan dengan sang pacar. (Kini anda mendapat marah akibat tidak memikirkan masa lalu dan masa depan).

Masa depan adalah akibat dari masa lalu dan masa kini. Apa yang anda kerjakan pada masa lampau dan masa kini akan nampak hasilnya di masa yang akan datang. Tempatkan masa lalu, masa depan dan masa kini anda pada tempatnya. Jangan mengerjakan masa kini dengan memburu masa depan dan melupakan masa lalu. Ketiga masa tersebut semuanya penting, namun yang terpenting tetaplah masa kini.

Kerjakan pekerjaan anda saat ini dengan memperbaiki kesalahan yang pernah anda lakukan di masa lalu untuk memenuhi harapan-harapan anda di masa mendatang. Tak usah risaukan masa depan jika anda telah mengerjakan masa kini dengan sebaik-baiknya.

tags:

Related For Masa lalu masa depan dan masa kini sebagai motivasi