Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Memahami penyebab dan cara mengatasi mabuk perjalanan

10 Juli 2012 | Health

Memahami penyebab dan cara mengatasi mabuk perjalanan. Perjalanan jarak jauh, jalan berliku-liku, apalagi ditambah kemacetan, semisal perjalanan mudik lebaran atau akhir tahun, tak sedikit yang mengalami mabuk perjalanan. Untuk memahami penyebab seseorang bisa mabuk, anda perlu tahu mengenai telinga dan fungsinya.

Secara anatomi, telinga manusia mempunyai tiga bagian, yaitu: bagian luar, tengah dan dalam. Telinga bagian luar, terletak di sisi kepala yang terdiri dari tulang rawan dan ditutupi kulit. Fungsi utamanya adalah untuk mengarahkan suara (bunyi) ke dalam tulang-tulang pada kedua sisi kepala, sehingga jelas terdengar.

Memahami penyebab mabuk perjalanan

Terentang di atas ujung dalam liang, terdapat gendang pendengar. Selaput kecil ini akan bergetar sebagai reaksi terhadap berbagai bunyi yang kita dengar, mulai dari titi nada yang terendah sampai yang paling tinggi. Semakin tinggi nadanya, gendang pendengar semakin cepat bergetar. Inilah telinga bagian tengah.

Sedangkan telinga bagian dalam, terdapat dalam tulang tengkorak yang disebut sebagai rumah siput (labirin). Di dalam labirin ini terdapat organ pendengaran dan keseimbangan. Organ keseimbangan inilah yang berhubungan dengan mabuk jalan. Fungsinya adalah untuk menyeimbangkan tubuh manusia yang terkoordinasi dengan alat vestibular, indera mata dan perabaan, muskular dan viseral. Karena itu, seseorang yang mengalami gangguan keseimbangan akan menimbulkan rasa berputar (vertigo).

Menurut Dr. Alfian ahli THT RS. Darmais Jakarta, dalam organ keseimbangan terdapat juga cairan yang selalu bergerak jika terjadi perubahan, seperti akibat goncangan atau ketinggian. Di dalamnya masih ada sel saraf sebesar rambut yang akan mengetahui ke mana aliran gerak tadi.

Dikatakan oleh Alfian, mobilitas gerakan kendaraan, kapal, atau pesawat, akan memberikan rangsangan pada alat keseimbangan melalui sel saraf itu. Jadi, jika keseimbangan berubah-ubah yang mungkin disebabkan oleh goncangan atau ketinggian, akan membuat sel saraf selalu bergerak. Manifestasi inilah yang selalu membuat seseorang jadi pusing dan mabuk.

Masalahnya sekarang, mengapa hanya sebagian orang yang mengalaminya. Dr. Charles menjelaskan, erat kaitannya dengan daya tahan tubuh seseorang. Seperti orang yang sering stres akan berpengaruh langsung pada penyakit maag dan yang lainnya. Begitu juga dengan mabuk jalan, ada orang yang secara anatomi sensitif terhadap rangsangan goncangan yang membuat organ keseimbangan jadi terganggu.

Dalam buku Ilmu Pengetahuan THT Untuk Para Perawat yang dikarang oleh Prof. Dr.H. Nurbaiti Iskandar DSTHT, dikatakan bahwa rangsangan dibawa oleh ujung saraf cabang vestibularis dari saraf otak VIII ke pusat di otak. Sifat rangsangan inilah yang menyebabkan seseorang mengalami vertigo (rasa berputar), sehingga organ keseimbangan akan bereaksi dan menyebabkan seseorang jadi mual dan muntah.

Cara mencegah mabuk kendaraan

Dr. Charles menyebutkan, upaya paling tepat untuk mengatasi mabuk perjalanan adalah dengan cara menyenangkan pikiran. Caranya, berusaha untuk melupakan peristiwanya. Kemudian, duduklah dengan santai, bersandar dengan benar. Bila perlu pejamkan mata untuk lebih menenangkan pikiran.

Di samping itu, perlu ada persiapan sebelum naik mobil, kapal atau pesawat terbang. Persiapan itu adalah makan secukupnya saja jangan terlalu kenyang, makanlah makanan yang mudah dicerna. Hindari makanan atau minuman yang banyak mengandung gas dan alkohol. Carilah tempat yang aman supaya lebih mudah menyenangkan pikiran, duduklah dengan tenang, khususnya kepala jangan banyak bergerak.

Dengan makan secukupnya, rasa mual pada perut akan tertahan. Jadi walaupun pusing, anda tidak akan muntah, karena perut dapat lebih normal. Makanan dan minuman yang beralkohol akan mempercepat reaksi organ keseimbangan. Dengan menyenangkan pikiran dan menghilangkan rasa takut, reaksi saraf akan terhambat untuk mempengaruhi alat keseimbangan.

Setelah menghindari hal-hal yang merangsang organ keseimbangan tersebut, Charles mengingatkan supaya anda memerikasakan diri pada ahli THT. Kalau anda sampai takut naik mobil, kapal atau pesawat (phobia), sebaiknya berkonsultasilah kepada psikiater.

tags:

Related For Memahami penyebab dan cara mengatasi mabuk perjalanan