Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Menafsir unsur ekstrinsik novel Pergolakan karya Wildan Yatim

22 Februari 2014 | Sastra

Menafsir unsur ekstrinsik novel Pergolakan karya Wildan Yatim. Unsur ekstrinsik sastra berupa berbagai hal di luar sastra yang mempengaruhi nilai karya sastra dan yang mempermudah bagi pembaca untuk menelaah dan memahami karya sastra yang dihadapinya. Unsur-unsur ini dapat berupa faktor sejarah, sosiologi, biografi pengarang, kondisi sosial ekonomi masyarakat, agama dan falsafah yang dianut pengarang. Sebuah karya sastra memang tidak dapat lepas dari unsur-unsur tersebut.

Marilah kita mencoba memahami unsur-unsur sejarah dan sosiologi yang berpengaruh atas novel “Pergolakan” karya Wildan Yatim. Novel ini berlatarkan kehidupan desa dekat hutan yang masih sederhana, tenang dan murni, tiba-tiba dinodai oleh tingkah manusia yang hendak mengejar kemajuan dan modernisasi.

Dan Pergolakan mengungkapkan adanya pergolakan kehidupan desa dengan usaha beberapa orang untuk memordenisasi desanya yang dirasa terbelakang ini. Ketenangan hidup desa yang masih murni alamnya, yang tenang dan kolot, menjadi ricuh oleh ulah seorang guru bernama Abdul Salim yang berpandangan maju, yang hendak memajukan kehidupan desa itu.

Tantangan harus dihadapi Abdul Salim dari orang-orang yang masih ingin mempertahankan tradisi. Abdul Salim dengan pengikutnya yang banyak di satu pihak, berhadapan dengan orang-orang yang hendak mempertahankan tradisi yang juga banyak pengikutnya, menyebabkan kehidupan desa yang semula tenang menjadi ricuh. Dan Abdul Salim memilih meninggalkan desa untuk membuka desa baru, yang hendak dibangun menurut tradisi yang baru pula.

Di sini jelas unsur sosiologi kondisi masyarakat yang masih tradisional sering merupakan hambatan bagi masuknya ide baru, gagasan baru, tata hidup yang baru. Di desa-desa yang terpencil jauh dari kota, terisolasi dari pergaulan maju memang tidak mudah memasukkan inovasi, memasukkan pembaharuan dalam kehidupan berpikir dan bertindak. Inilah kiranya unsur sosiologi sastra ini.

Abdul Salim, seorang guru Sekolah Dasar yang menjadi figur pembawa ide-ide ke arah pembaharuan berhasil membangun sebuah desa baru dengan tatanan hidup baru. Kemajuan segera terasakan di desa yang baru tersebut.

Tetapi sekali lagi ketenangan hidup desa baru ini terkuak oleh peristiwa politik PRRI, yang dalam alam nyata sebagai fakta sejarah memang pernah ada. Desa di pinggir hutan yang dijadikan tempat pelarian pemberontak PRRI ini terkoyak oleh serbuan tentara pemerintah yang hendak membasmi pemberontak. Dan ketika luka-luka bekas PRRI ini sembuh, datang pula cobaan dengan adanya kegiatan PKI, yang membawa keonaran dan penderitaan.

Walaupun kita mengetahui bahwa novel merupakan sebuah fiksi, tetapi jelas bahwa unsur sejarah berpengaruh di dalamnya. Dalam hal ini peristiwa sejarah PRRI dan PKI yang keduanya sempat mengoyak persatuan, ketenangan, kedamaian dan ketenteraman hidup bangsa Indonesia, termasuk kehidupan rakyat desa pinggir hutan yang menjadi setting atau latar cerita novel Pergolakan karya Wildan Yatim ini.

tags:

Related For Menafsir unsur ekstrinsik novel Pergolakan karya Wildan Yatim