Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Penulisan huruf besar untuk gelar

30 Januari 2014 | Sastra

Huruf besar atau huruf kapital dalam berbagai penulisan, mari kita perhatikan penggunaannya untuk menuliskan gelar. Gelar dapat dibedakan atas gelar keturunan, gelar keagamaan, gelar kesarjanaan, gelar kehormatan. Berdasarkan ketentuan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD) penulisan gelar-gelar tersebut diawali dengan huruf besar bila diikuti nama orang.

Perhatikan contoh-contoh di bawah ini :

1. Gelar keagamaan
Haji Agus Salim
Hajjah Sitti Zaenab
Imam Syafii
Nabi Ibrahim
Pendeta Pangkey
Pastor Sudiana

2. Gelar keturunan
Sultan Hasanuddin
Raden Suhartoyo
Sutan Muhammad Besar
Pangeran Mangkubumi

3. Gelar kesarjanaan
Doktor Abimanyu
Insinyur Made Wijaya

Pada contoh di bawah ini nama gelar tidak diawali dengan huruf kapital
1. Seorang haji memiliki tanggung jawab moral untuk memajukan desanya.
2. Hasanuddin, sultan Makasar, digelari juga Ayam Jantan dari Timur.
3. Sudah banyak keturunan bangsawan yang tidak lagi menggunakan gelar raden di muka namanya.
4. Untuk mendapatkan gelar insinyur seseorang harus tekun berusaha.
5. Berdekatan dengan seorang pangeran rasanya kita ikut menikmati kebanggaan tersendiri.

Penggunaan huruf besar untuk nama jabatan dan pangkat yang diikuti oleh nama
Hendaklah anda perhatikan perbedaan antara nama jabatan dengan nama pangkat. Gubernur, presiden, menteri, bupati, wali kota, camat dan lain-lain adalah nama jabatan. Sedangkan kolonel, jenderal, laksamana, sersan, letnan dan lain. lain adalah pangkat.

Ketentuan EYD menyebutkan bahwa baik nama jabatan maupun nama pangkat yang diikuti nama orang ditulis dengan huruf besar.
Contoh :
Gubernur R. Suprapto
Laksamana Muda Udara Abdul Hamid
Menteri Cosmas Batubara
Presiden Soeharto
Bupati Sastrakusumah
Sersan Mayor Kaharudin

Dengan sendirinya nama jabatan dan nama pangkat yang tidak diikuti nama orang ditulis dengan huruf kecil. Perhatikan contoh berikut :

1. Tetangga saya seorang jenderal.
2. Berhadapan dengan seorang gubernur kita harus menunjukkan rasa hormat.
3. Bagiku tidak ada cita-cita untuk menjadi presiden.
Begitulah perbedaan menggunakan huruf besar untuk penulisan nama gelar dan pangkat.

Related For Penulisan huruf besar untuk gelar

Recent Post

Pada hari Selasa tanggal 8…
Benign chronic bullous disease of…
Herpes gestationis is a rankling…
Dermatitis herpetiformis is an endless…

Kategori