Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Penyebab latah dan cara menanggulanginya

13 Juli 2012 | Health

Penyebab latah dan cara menanggulanginya. Latah ditemui pada orang-orang Siberia (dinamakan myriachit), pada orang-orang Amerika Utara disebut jumping, juga pada rumpun melayu khususnya di Jawa. Latah merupakan gejala dan gangguan yang bersifat kejiwaan atau psikogenerik

“Seseorang yang mempunyai kecemasan yang menumpuk dapat menjadi rapuh, akibatnya dia tidak dapat mencerna stimulus yang datang dari luar dengan baik. Akhirnya secara spontan dia menggemakan perkataan dan perbuatan orang lain tanpa memikirkannya terlebih dahulu.

Penyebab Latah

Menurut para ahli, hal ini berkaitan dengan dua bagian di otak yang berhubungan dengan bahasa. Bagian pertama berfungsi memberi reaksi terhadap apa yang dilihat dan didengar. Bagian yang kedua, mencerna makna dan apa yang dilihat atau didengar.

Dalam keadaan normal kedua bagian itu bekerja saling mendukung. Nah, pada orang latah yang lebih menonjol adalah bagian otak yang berfungsi untuk memberi reaksi, sehingga ketika terkejut ketika mendengar atau melihat sesuatu yang tak biasa ia langsung bereaksi.

Latah dengan cepat dapat menular dari satu orang ke orang lain. Jadi jangan tertawa dulu jika ada orang latah di dekat anda. Bisa-bisa anda pun ikut-ikutan latah. Ini bisa terjadi karena si pelatah itu terlihat menonjol, sehingga yang lain tanpa sadar mengikuti polah latah tersebut. Jika dilakukan terus-menerus bukan tidak mungkin akan menjadi latah sungguhan.

Ketika mental dan fisik terganggu, misalnya: lelah, banyak pikiran, atau tertekan, apa yang ada di alam bawah sadar akan muncul keluar tanpa diminta. Reaksi orang latah terhadap rangsangan bisa beragam.

Menurut Hanna Jumhana Bastaman, dalam skripsi S1 di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia 1975 tentang latah, menyebut ada 4 tingkah laku yang mungkin direaksikan, yaitu:
1. Echolalia : meniru kata, bunyi atau ucapan pada saat terkejut.
2. Echopraxia : meniru perbuatan atau gerak-gerik.
3. Automatic obedience: menjalankan perbuatan atau gerak-gerik yang diperintahkan orang lain secara mendadak.
4. Coprophilia : melontarkan kata-kata yang kurang pantas.
Yang unik, kata-kata yang sering terlontar adalah yang mengandung huruf O, misal: copot, dor atau peot.

Dari hasil penelitiannya, Hanna menemukan bahwa reaksi Coprophilia muncul pada mereka yang pernah bermimpi melihat organ vital. Selama mimpi berlangsung subjek mengalami rasa takut dan jijik. Setelah mengalami mimpi tersebut, dalam waktu cepat dia mulai menunjukkan reaksi latah.

Latah bisa membuat pelakunya merasa lelah, karena ketika latah dia tidak mengontrol perilaku gerakannya, jadinya seperti orang kejang. Sesudah itu, ia merasa letih akibat tidak menjadi dirinya sendiri dan mungkin merasa malu. Malah kalau sudah menjadi kronis lama-lama ia bisa merasa harga dirinya turun, lalu dia akan menarik diri.

Cara menanggulangi latah

Hanna menulis bahwa gejala latah dapat diobati dengan sikap preventif, yaitu menghindari situasi yang memungkinkan timbulnya reaksi. Hubungan penderita dengan lingkungan yang bisa membuatnya latah harus diputuskan terlebih dahulu.

Langkah selanjutnya, dengan psikoterapi. Psikiater akan mengajak pasien berbicara dan membukakan apa yang selama ini menjadi tekanan. Jika latah itu sudah sampai ke tingkat kecemasan, misalnya konsentrasi penderita cepat buyar, atau dia selalu mengaitkan segala sesuatu ke arah hubungan suami istri, penderita perlu diberi obat anti cemas.

Cara lain adalah dengan behavior therapy (terapi perilaku). Di Amerika pasien menjalani behavior therapy dengan cara disetrum. Penderita disuruh menonton film dewasa, jika dia latah dia distrum.

Di Indonesia behavior therapy dilakukan dengan cara yeng lebih halus. Penderita di suruh menonton film dewasa dan adegan itu direkam. Saat hasil rekaman diputar, pasien akan merasa malu ketika melihat dirinya latah. Penderita latah akan sembuh total jika dia memang punya tekad yang kuat untuk itu.

tags:

Related For Penyebab latah dan cara menanggulanginya