Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Radikal bebas mempercepat penuaan

2 April 2013 | Health

Radikal bebas mempercepat penuaan. Ahli farmkologi FKUI Dr. Tony Handoko pernah mengatakah, bahwa secara alami manusia pasti menjadi tua. Itu sudah rahasia alam. Dari sudut kedokteran, misteri itu sebenarnya merupakan suatu proses dari kehidupan.

Seperti telah diketahui, bahwa di dalam tubuh manusia terdapat beribu-ribu sel yang secara otomatis akan berganti antara satu sampai dua tahun. Setelah memproduksi sel baru, ia akan mengecil lalu rusak, inilah yang disebut degenerasi sel.

Setelah usia berada di atas 510 tahun, maka proses penuaan akan semakin giat terjadi. Ini karena pergantian sel-sel semakin lambat terjadi. Penyebabnya bisa karena selaput-selaput sel berubah, sirkulasi mikro darah menurun, lapisan luar hidrolipidik berkurang, serat-serat kolagen dan elastin memburuk, terjadinya kehilangan kenormalan jaringan, serta dehidrasi.

Semua itu akan langsung berpengaruh terhadap kulit. Antara lain menjadi keriput, khususnya di sekitar wajah. Akibatnya, orang bersangkutan akan terlihat lebih tua dari usia sebenarnya. Apalagi menderita suatu penyakit, penampilannya pasti semakin loyo dan jelek. Gaya tua pun semakin menonjol, padahal usia masih muda.

Menurut para ahli kesehatan, sekarang ini ada jenis penyebab kelambatan pergantian sel, yaitu radikal bebas yang berada di udara. Adanya penyinaran dan pemanasan di sekitar kita, maka kadang-kadang membuat terjadinya molekul di dalam tubuh kita. Di luar struktur molekul terdapat elektron bebas. Molekul itu sendiri berisi proton yang dikelilingi oleh elektron-elektron dengan konfigurasi yang netral. Jika terjadi kelebihan elektron di dalam tubuh, maka ia akan berubah menjadi radikal yang dapat merusak sel tubuh.

Itulah yang disebut “radikal bebas”. Kalau sudah kena jaringan, maka akan terjadi kerusakan. Sedikit saja terjadi kerusakan pada jaringan, maka langsung terjadi proses penuaan. Sel-sel jadi lambat berganti. Semakin besar kerusakan, makin mudah menimbulkan sakit atau kematian. Jika menyerang DNA, itu bisa menimbulkan kanker.

Radikal bebas memang sudah ada secara alami pada makhluk hidup. Ia akan bertambah banyak bila kulit terkena radiasi sinar ultraviolet. Radikal bebas akan mempercepat penuaan, karena sel tubuh tidak membentuk mekanisme pertahanan diri terhadap perkembang biakannya.

Jika sistem pertahanan sel sudah jenuh, maka radikal bebas akan menyerang komponen-komponen lipidik. Seperti selaput-selaput sel dan komponen-komponen kulit berkantung air, semisal: elastin, kolagen, asam hiluronik, dan DNA di bagian inti sel.

Related For Radikal bebas mempercepat penuaan