Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Sekilas Seni Budaya Jawa

2 Desember 2013 | Culture

Sekilas Seni Budaya Jawa. Pada umumnya masyarakat Jawa menyukai kesenian tradisional, seperti gamelan, tari-tarian daerah, sandiwara (teatre daerah, kethoprak, ludruk), wayang kulit, wayang orang, reog. kuda lumping dan sebagainya.

Sama-sama gamelan dan wayang ternyata ada corak yang khas antara daerah Yogyakarta, Surakarta dan Jawa Timur. Demikian pula halnya pakaian adat, dialek bahasa, dan adat upacara perkawinan. Ketiga daerah tersebut mempunyai ciri khas masing-masing. Anda bisa perhatikan bentuk tutup kepala atau blangkon model Yogyakarta dan Surakarta (Solo), pada bagian belakang atau yang biasa disebut mondholan jelas sekali bedanya.

Rumah orang Jawa yang model tradisional dibuat dengan sistem kerangka tertentu, bentuknya persegi empat. Bangunan induk terdiri dari 2 rumah besar dan 1 rumah kecil untuk dapur. Rumah belakang disekat-sekat yang disebut Senthong, ventilasinya sangat sedikit, pintunya pintu seret (tanpa engsel besi.

Mengenai nama-nama bentuk rumah ditentukan oleh bangun atapnya. Ada yang disebut rumah limasan, rumah serotong, rumah joglo, rumah panggangepe, rumah dara gepak, rumah macan njerum, rumah klabang nyander, rumah tajuk, rumah kutung ngambang dan rumah sinom.

Akan tetapi yang untuk era sekarang ini yang paling banyakdijumpai adalah rumah limasan dan serotongan. Adapun rumah joglo adalah rumah prototipe rumah bangsawan. Tetapi pada jaman sekarang banyak orang Jawa terutama di kota-kota yang dalam membuat rumahnya banyak mengikuti model baru. Karena praktis dan beaya lebih murah dan tak perlu tanah yang luas.

Besar dan gaya atap suatu rumah itu sering menjadi tanda gengsi dan kedudukan sosial seseorang. Berikut contoh 3 model rumah tradisional orang Jawa :

Rumah Limasan
Rumah Limasan
Rumah joglo
Rumah joglo
Rumah serotong
Rumah serotong
Suku Jawa memang memiliki banyak budaya, mulai dari seni musik hingga seni bangunan rumah.

Related For Sekilas Seni Budaya Jawa