Tentang infeksi jamur Candida dan pencegahannya

Diposting pada

Advertisement

#Health. Ternyata jamur tidak hanya di temui pada kulit saja tetapi mulut pun bisa berjamur. Apa penyebab jamur mulut dan bagaimana pencegahannya, inilah yang dituturkan drg. F.R. Habsari E.P.

Sebenarnya mulut kita dihuni oleh berbagai flora dan fauna baik itu bakteri maupun jamur. Jamur Candida albicans merupakan salah satu flora normal dalam mulut. Dalam keadaan sehat, jumlah jamur tersebut mencapai kurang dari 200 yeast/ml air liur. Jika jumlah jamur meningkat 3-4 kali lipat atau daya tahan tubuh terhadap jamur menurun, maka mulailah keberadaan sang jamur mengganggu kenyamanan mulut.

Sejak abad XVIII, infeksi jamur Candida telah ditemukan, dan sudah dihubungkan dengan faktor higienis yang buruk. Tetapi, baru pada Kongres Mikrobiologi Internasional ke-3 di New York, Amerika Serikat, tahun 1938, Candida diperkenalkan. Sedangkan pembakuannya baru dilakukan pada tahun 1954 dalam Kongres Botani ke 8 di Paris.

Jamur candida di lidah

Infeksi jamure Candida

Candida dikenal mempunyai lebih dari 30 spesies, namun hanya 7 spesies yang terdapat pada manusia. Secara umum Candida memperbanyak diri dengan membentuk tunas, maka spora jamur tersebut dinamakan blastospora atau sel ragi. Selain itu, Candida juga membentuk pseudohypha yang sebenarnya merupakan rangkaian blastospora. Bentuk Candida bulat, lonjong, atau bulat lonjong.

Jika infeksi candida terjadi di dala mulut, akan terlihat suatu lapisan atau bercak putih yang dapat terjadi pda selaput lendir mulut. Bercak putih tersebut dapat terjadi pada lidah, lapisan pipi bagian dalam, ataupun langit-langit mulut. Kadangkala jika lapisan putih tersebut diangkat maka selaput lendir mulut akan berdarah.

Mulut pun akan terasa terbakar dan kepekaan pengecapan akan berkurang. Gejala-gejala ini yang biasanya sering dikeluhkan. Infeksi jamur candida dapat terjadi jika terdapat faktor penunjang. Faktor penunjang ini akan menambah jumlah jamur atau memudahkan invasi jamur ke jaringan selaput lendir mulut.

Peningkatan jumlah jamur dapat disebabkan oleh pemakaian obat-obatan antibiotika yang terlalu lama. Efek pengobatan ini akan memusnahkan bakteri normal dalam mulut. Bakteri sebenarnya dapat berfungsi menekan bertambahnya populasi jamur. Maka jamur akan berkembang biak dengan cepat jika musuhnya dibasmi.

Gigi palsu tidak stabil

Gigi palsu yang kedudukannya tidak stabil sering kali menyebabkan infeksi candida. Pada gigi palsu seperti itu, terdapat celah antara gigi palsu dan selaput lendir mulut. Celah tersebut merupakan lahan yang baik bagi candida. Lecetnya selaput lendir mulut akibat gesekan yang terus-menerus akan memudahkan invasi jamur ke jaringan selaput lendir mulut.

Saliva atau air liur mengandung sekret antibodi (slgA) yang mampu menangkis jamur candida ini. Pada keadaan tertentu seperti penyakit diabetes perawatan dengan sinar, penyumbatan saluran kelenjar liur yang menyebabkan menurunnya aliran air liur, jumlah candida akan meningkat.

Umur seseorang juga mempengaruhi kerentanan terhadap jamur candida ini. Bayi, wanita hamil, dan manula mudah terjangkit penyakit candida , karena daya imunologinya tidak atau belum sempurna. Penggunaan obat-obatan kostikosteroid dan sitotoksid juga memudahkan invasi jamur ke jaringan. Begitu juga penyakit-penyakit defisiensi imunologi seperti diabetes, leukemia dan lain-lain.

Penularan infeksi candida dapat terjadi akibat kontak langsung dengan daerah infeksi. Misalnya candidiasis pada bayi yang baru lahir yang terinfeksi dari ibunya yang mengidap infeksi candidiasis. Candidiasis pada mulut dapat juga terjadi karena disebabkan gaya hidup yang tidak baik.

Candidiasis dapat juga terjadi  lewat perantaraan alat-alat kedokteran yang telah tercemar jamur candida, misalnya kater dan jarum suntik. Bisa juga karena tangan petugas medis yang telah tercemar candida memegang alat-alat makan di rumah sakit.

Pada kasus-kasus dini candidiasis dapat diterapi dengan obat-obatan anti jamur dan menghilangkan faktor-faktor penunjang. Biasanya kekambuhan terjadi bila faktor penunjang tidak dihilangkan. Pada keadaan kronis, invasi jamur dapat mencapai lapisan selaput lendir yang lebih dalam. Keadaan ini dapat menjadi suatu keganasan.

Bagaimana mencegah infeksi jamur candida?

Infeksi jamur sebenarnya tidak sulit untuk dicegah. Dengan menjaga kebersihan mulut akan sangat bermanfaat untuk mencegah infeksi jamur. Selalu kontrol ke dokter gigi akan memudahkan untuk mendeteksi kelainan mulut secara dini.

Gigi palsu juga harus dirawat dengan baik. Jangan lupa untuk menyikat dan merendamnya dalam air waktu tidak digunakan. Selain itu, ikuti petunjuk dokter dalam pemakaian obat-obatan. Dengan demikian, anda telah mengurangi kemungkinan terinfeksi jamur candida.

Gambar Gravatar
Situs Informasi dan Teknologi