Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Tips Membuat Presentasi Yang Baik

14 April 2011 | Office

Tips Membuat Presentasi Yang Baik. Kalau anda sering menggunakan powerpoint atau slide sebagai media presentasi, maka bisa jadi kamu mengalami berbagai mimpi buruk seputar presentasi yang “jelek”. Presentasi yang hancur seperti ruang rapat yang gelap; slide yang cuman berisi poin-poin, pemilihan huruf yang buruk (terlalu kecil, terlalu besar, terlalu gelap, atau adanya animasi dan suara latar belakang yang mengganggu) bisa juga menghancurkan karir atau nilai anda dimata guru atau hadirin di ruang rapat.

Presentasi seringkali menjadi medan perang antara penyaji yang nggak menarik dengan hadirin yang ingin kabur dari ruangan. Semoga dengan beberapa tips ini bisa membantu anda dalam memberikan presentasi yang menarik dan mendapatkan respon dari para hadirin.

12 Tips Membuat Presentasi Yang Baik

Jika anda berminat selengkapnya baca tips-tips di bawah ini:

Tips 1: Formalitas

Presentasi bukanlah sebuah diari atau jurnal pribadi yang bisa seenaknya anda tulis, tapi presentasi adalah sebuah media dalam menyampaikan pesan, karena itu gunakan bahasa formal.

Tips 2: Strukturisasi

Menggunakan layout terstruktur akan memudahkan hadirin untuk menyerap apa yang akan disajikan. Ini mirip seperti penulisan buku, dimana ada plot/alur tertentu seperti kata pengantar, daftar isi, pengenalan, dsb.

Anda bisa gunakan kerangka dibawah ini untuk memulai presentasi anda:

1. Pembukaan

Seperti halnya acara lain, buka presentasi dengan doa.

2. Judul Presentasi & Nama

Judul akan mewakili apa yang akan anda sampaikan, maka pilih judul sejelas mungkin tanpa adanya singkatan-singkatan yang tidak umum digunakan. Judul ini harus dapat menarik perhatian hadirin, sehingga anda menciptakan kesan pertama yang “menggoda”.

Selain judul, nama anda atau kelompok/grup harus juga ditampilkan sehingga hadirin dapat membacanya dengan jelas.

3. Tujuan Presentasi

Berikutnya adalah jelaskan apa tujuan dari presentasi. Apa manfaatnya bagi hadirin yang hadir, ini akan menjadi daya tarik untuk diperhatikan bagi mereka yang memang tertarik pada topik yang akan anda paparkan.

4. Masalah

Hal yang penting berikutnya adalah adanya masalah/latar belakang yang berkaitan dengan topik yang anda angkat.

5. Solusi

Paparkan solusi apa aja yang bisa dilakukan untuk memecahkan masalah, lalu tawarkan apa yang anda/grup anda bisa lakukan (produk/jasa) untuk memecahkan solusi tersebut.

6. Analisis

Tunjukkan kenapa solusi yang anda sampaikan memang sesuai dengan masalah yang muncul pada topik yang anda angkat.

7. Portofolio (opsional)

Ini bagi anda yang mau menjual jasa dan produk ke calon pembeli.

8. Rangkuman/Kesimpulan

Rangkum semua yang telah anda presentasikan, ini bertujuan untuk mengingatkan kembali pada para hadirin tentang pentingnya bahasan ini bagi mereka dan khususnya tentang apa solusi yang bisa kamu berikan.

9. Sesi Tanya Jawab dan Penutup

Setelah semua presentasi telah diberikan, selanjutnya adalah memulai sesi tanya jawab untuk merangsang hadirin untuk memberikan feedback mengenai topik yang kamu bahas. Lalu tutup dengan doa dan terimakasih pada hadirin yang telah hadir.

Tips 3: Masukkan Cerita

Selipkan cerita atau joke diantara slide sehingga hadirin tidak terlalu bosan pada presentasi yang diberikan.

Tips 4: Tanpa Handout

Jangan print/cetak slide sebagai handout, tapi gunakan dalam bentuk dokumen Word/OpenOffice Writer yang mencakup keseluruhan bahasan topik yang kamu angkat. Ini akan mencegah hadirin untuk mengetahui poin-poin apa yang akan anda berikan (sehingga mereka bisa fokus pada presentasi) sekaligus memberikan hadirin dokumen yang komplit.

Tips 5: Gambar Relevan

Masukkan gambar dan foto yang relevan dan menjelaskan topik pada presentasi. Berpikirlah seperti agen advertising, dengan menyampaikan pesan secara menarik dalam waktu sesingkat mungkin. Gunakan animasi secukupnya dan dengan waktu yang tepat untuk pesan yang ingin disampaikan.

Tips 6: KISS

Gunakan selalu aturan KISS (Keep It Simple, Stupid). Jangan mengaburkan informasi atau menjejalkan seluruh informasi dalam satu slide. Pecah dalam slide-slide lain bila informasi yang ingin kamu sampaikan lumayan banyak, sehingga hadirin tidak pusing dijejali banyak informasi dalam satu waktu.

Tips 7: Tipografi

Presentasi harus dapat dibaca oleh hadirin. Gunakan huruf “aman” seperti Trebuchet MS atau Arial.Hindari penggunaan font dengan bentuk huruf sambung seperti Lucida Handwriting, Lucida Calligraphy, dll.

Tips 8: Template Minimalis

Gunakan template tanpa background berupa gambar dengan warna yang kontras sehingga huruf di foreground dapat dibaca. Kamu bisa selalu menggunakan template aman seperti huruf hitam dengan background putih atau sebaliknya.

Tips 9: Musik dan Sound Effect

Gunakan klip musik atau efek suara yang mendukung visualisasi, jangan gunakan efek-efek suara dan musik secara berlebihan, batasi hanya sekali atau dua kali dalam satu presentasi.

Tips 10: Ukur Lama Presentasi

Berlatihlah dengan santai dan gunakan stopwatch untuk mengukur berapa lama presentasi yang kamu butuhkan. Kalo kurang, mungkin ada yang perlu dibenahi dan ada yang harus dimasukkan lagi. Tapi kalau lebih dari waktu yang disediakan, potong bagian-bagian yang kurang penting dari slide kamu.

Tips 11: Kontak Mata

Hadirin di depan layar proyektor adalah manusia, jadi tatap mata para hadirin sekalian saat presentasi berlangsung. Tidak perlu melakukan kontak mata pada semua hadirin, tapi pandanglah hadirin seolah-olah peserta terbagi dalam dua atau tiga zona. Pilih satu orang dari setiap zona dan tatap matanya selama kira-kira 5 detik sampai 10 detik.

Tips 12: Penguasaan Panggung

Jangan duduk di depan layar komputer, tapi berdiri dan jalanlah. Suruh asisten untuk mengganti slide saat diperlukan. Komputer hanya akan mengurangi interaksi kamu dengan peserta.

Inilah beberapa tips Presentasi.yang mungkin berguna bagi anda, selamat mencoba. Semoga berguna

Related For Tips Membuat Presentasi Yang Baik

Recent Post

Pada hari Selasa tanggal 8…
Benign chronic bullous disease of…
Herpes gestationis is a rankling…
Dermatitis herpetiformis is an endless…

Kategori