Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Tips terbaik mengatasi flu

9 Maret 2013 | Health

Tips terbaik mengatasi flu. Seperti halnya pilek, influsensa atau flu juga disebabkan oleh infeksi virus pada sistem saluran pernapasan. Percaya atau tidak, menurut Mayo clinic, setiap tahunnya flu menyebabkan kematian sekitar 20 ribu orang di Amerika serikat. Kebanyakan dari korban tersebut adalah mereka yang berusia 60 tahun ke atas.

Pencegahan yang terbaik terhadap flu adalah menjalani penyuntikan/vaksinasi untuk mempertinggi daya tahan tubuh. Vaksinasi ini terutama harus dilakukan pada musim-musim flu berjangkit, misalnya di musim hujan atau perubahan cuaca.

Vaksin flu dibuat dari putih telur dan vidur flu yang sudah dimatikan. Injeksi ini akan mengaktifkan sistem imun tubuh anda dan mencegah terjadinya infeksi. Efek samping umum yang timbul dari injeksi ini hanyalah rasa sakit pada kulit yang disuntik. Selain itu, sedikit demam dan nyeri otot mungkin akan timbul selama beberapa hari.

Ahli peneliti AS, Dr. Michael Oppenheim, menemukan bahwa kondisi yang memberatkan penderita flu hingga sulit sembuh adalah vasomotor rhinitis. Hal ini akan membuat penderita amat sensitif terhadap bau yang merangsang bau cat, asap rokok dan perubahan suhu udara. Ini terjadi karena darah yang mengalir di hidung terlalu sedikit atau terlalu banyak.

Gejala vasomotor rhinitis yang terus-menerus menyebabkan gangguan tenggorokan dan batuk serius. Infeksi virus biasanya akan berlangsung 1 sampai 2 minggu. Ketika tubuh mencoba melawan infeksi ini, maka penderita akan merasakan perlawanan tersebut berupa demam, pegal-pegal dan tidak enak badan.

Disamping berobat ke dokter serta mengkonsumsi zat-zat gizi yang memadai, proses penyembuhan flu akan lebih cepat jika disertai istirahat yang cukup. Namun, harap diingat, menurut Oppenheim, kebanyakan tidur ketika terserang flu ternyata tidak baik. “Dengan banyak berbaring, anda malah dapat mengalami pembekuan darah di kaki. Jika berbaring terus-menerus selama 2-4 hari anda juga berkemungkinan besar terserang pneumonia, paparnya”.

Ketimbang kebanyakan berbaring di tempat tidur, Oppenheim menyarankan lebih baik anda duduk santai di kursi yang nyaman. Juga disarankan agar anda banyak melakukan gerakan-gerakan ringan. Ketika beristirahat di tempat tidur, pastikan posisi badan dalam keadaan benar. yaitu posisi istirahat secara total. Tempat tidur dan kamar yang bersih serta tidak ada bau yang merangsang akan sangat membantu.

Duduk di kursi, usahakan pula posisi duduk setengah bersandar dengan menggunakan bantal untuk menyangga. Putarlah musik untuk menciptakan suasana santai dan damai, sehingga proses penyembuhan tak terhalang oleh tekanan psikis.

Untuk makanan sebaiknya pilihlah makanan yang mudah dicerna. Perbanyak buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin c, karena vitamin c memiliki sifat anti infeksi. Agar tidur nyenyak, cobalah minum segelas susu hangat sesudah makan.

Related For Tips terbaik mengatasi flu