Enjang.com

Situs Informasi dan Teknologi

Menu

Variasi dalam satu keturunan makhluk hidup

22 Mei 2014 | Biologi

Variasi dalam satu keturunan makhluk hidup. Makhluk hidup sekarang ini berasal dari makhluk hidup di masa lampau yang mengalami perubahan secara perlahan-lahan. Setiap spesies selalu berusaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Setahap demi setahap sifat-sifat spesies itu akan berubah ke arah yang lebih serasi dengan keadaan lingkungannya.

Proses perubahan dari makhluk hidup yang sederhana menjadi lebih sempurna, berlangsung secara bertahap dalam kurun waktu yang sangat lama. Bukti-bukti yang diberikan Darwin bukan merupakan bukti yang langsung, sebab evolusi berlangsung secara perlahan-lahan dan telah berlangsung semenjak adanya kehidupan di bumi ini.

Variasi dalam satu keturunan
Tidak ada dua individu yang mempunyai sifat yang sama benar. Antara individu-individu yang tergolong dalam satu spesies masih terdapat perbedaan-perbedaan, misalnya perbedaan warna, ukuran, berat, kerja faal, serta kebiasaan-kebiasaan lain. Hal ini berarti bahwa makhluk hidup dalam satu spesies bervariasi.

Darwin juga mengetahui bahwa pertumbuhan suatu variasi dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan, misalnya suhu, tanah, dan makanan. Apabila beberapa variasi hidup di tempat atau lingkungan yang berbeda, mereka akan memperlihatkan perkembangan yang berbeda dengan varian-varian yang berbeda di lingkungan lain.

Pemilihan bibit unggul oleh para petani atau peternak merupakan objek yang sangat menarik bagi Darwin. Penyeleksian bibit yang dilakukan oleh petani atau peternak akan ditemukan jenis-jenis baru yang memperlihatkan sifat-sifat yang jauh berbeda dengan moyangnya.

Kenyataan ini yang memperkuat pendapat Darwin bahwa semua spesies yang ada sekarang ini pasti berasal dari spesies-spesies liar yang telah dimuliakan oleh manusia.

Hal ini dapat terjadi karena adanya variasi. Jadi, variasi merupakan petunjuk adanya evolusi yang menuju ke arah terbentuknya spesies baru, misalnya galur ayam piaraan yang dimuliakan manusia mempunyai galur-galur yang berasal dari jenis unggas liar yang berasal dari Asia Tenggara.

Related For Variasi dalam satu keturunan makhluk hidup